Sebanyak 415 item atau buku ditemukan

Manajemen Konflik

Konflik sejatinya adalah bagian inheren dari kehidupan manusia. Konflik seringkali muncul dari perbedaan tujuan, kebutuhan, dan harapan antar individu atau kelompok. Teori konflik memandang bahwa perbedaan-perbedaan ini sebagai pemicu dinamika sosial, ekonomi, dan psikologis yang mendorong perkembangan dan perubahan dalam masyarakat. Dengan demikian, konflik adalah sebuah keniscayaan dan tidak dapat dihindari. Tugas kita adalah mengatur konflik agar paling tidak, dapat mengurangi kerugian yang ditimbulkan, dan jika memungkinkan akan mendatangkan banyak keuntungan. Buku ini dihadirkan sebagai bahan referensi bagi praktisi, akademisi, terkhusus mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah yang berkaitan dengan Manajemen Konflik ataupun siapa saja yang ingin mendalami lebih jauh. Terbitnya buku ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada para pembaca mengenai konsep dasar Manajemen Konflik. Bab yang dibahas dalam buku ini meliputi: Bab 1 Ruang Lingkup Manajemen Konflik Bab 2 Ciri-Ciri Konflik dan Penyebab Terjadinya Konflik Bab 3 Tahapan-Tahapan Terjadinya Konflik Bab 4 Jenis Konflik Bab 5 Sumber Konflik Bab 6 Aspek Manajemen Konflik Bab 7 Dampak Konflik Bab 8 Strategi Mengelola Konflik Bab 9 Strategi Mengatasi Konflik Bab 10 Konflik Spiritual Bab 11 Konflik Lini dan Staf Bab 12 Mengelola dan Mengatasi Konflik Lini dan Staf Bab 13 Negosiasi dalam Proses Manajemen Konflik Bab 14 Manajemen Konflik: Meningkatkan Koeksistensi Damai Bab 15 Manajemen Konflik Sebagai Kualitas Esensial Seorang Pemimpin Bab 16 Kasus Manajemen Konflik Yang Terjadi di dalam Organisasi

... Conflict Management. Berlin: CPI books. Gary, A. (2021). Conflict Management and Tehcniques Involved inConflict Resolution. Journal of Organizational Culture, Communications and Conflict, 25(4), 1-2. Luthans, F., Luthans, C., & Luthans ...

MANAJEMEN KONFLIK

Buku yang kami tulis ini mengulas tentang topik penting seputar manajemen konflik. Manajemen konflik merupakan salah satu aspek yang krusial dalam konteks manajemen organisasi modern. Di tengah dinamika yang terus berkembang di lingkungan kerja, konflik dapat muncul sebagai tantangan yang serius bagi produktivitas, kesejahteraan karyawan, dan kinerja keseluruhan perusahaan. Bagaimana manajemen mengelola konflik dapat menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan bisnisnya.

Buku yang kami tulis ini mengulas tentang topik penting seputar manajemen konflik. Manajemen konflik merupakan salah satu aspek yang krusial dalam konteks manajemen organisasi modern.

Buku Ajar Hukum Acara Perdata

Hukum acara perdata adalah jantung dari proses penegakan hukum, penghubung antara hak-hak keperdataan yang diatur secara materiil dengan realisasi keadilan di ruang sidang. Tanpa mekanisme prosedural yang jelas, hak hanya akan menjadi tulisan tanpa daya paksa. Buku Hukum Acara Perdata ini disusun untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang seluruh tahapan peradilan perdata, mulai dari penyusunan gugatan, penentuan kompetensi pengadilan, proses persidangan, pembuktian, hingga putusan hakim dan pelaksanaannya. Tidak hanya membahas aspek prosedural, buku ini juga mengulas isu-isu kontemporer seperti digitalisasi peradilan (e-Court), class action, citizen lawsuit, arbitrase, hingga penyelesaian sengketa lintas negara. Keunggulan buku ini terletak pada penyajian materi yang sistematis, aplikatif, dan dilengkapi soal-soal latihan pada setiap akhir bab. Kehadiran latihan ini membantu mahasiswa dan pembaca untuk tidak sekadar menguasai teori, tetapi juga menguji pemahaman, melatih keterampilan analisis kasus, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian maupun praktik di dunia nyata. Ditulis oleh akademisi sekaligus praktisi hukum yang berpengalaman, buku ini menjadi referensi yang dapat diandalkan untuk mahasiswa hukum, dosen, advokat, hakim, maupun masyarakat luas yang ingin memahami seluk-beluk peradilan perdata. Dengan gaya bahasa yang sistematis, jelas, dan aplikatif, buku ini menjembatani kebutuhan mahasiswa hukum, dosen, advokat, hakim, dan masyarakat luas yang ingin menyingkap seluk-beluk prosedur peradilan perdata.

Hukum acara perdata adalah jantung dari proses penegakan hukum, penghubung antara hak-hak keperdataan yang diatur secara materiil dengan realisasi keadilan di ruang sidang.

Akuntansi Syariah

Buku ajar berjudul Akuntansi Syariah adalah buku yang membahas secara sistematis konsep, prinsip, dan penerapan akuntansi yang sesuai dengan hukum Islam. Buku ini menguraikan landasan syariah dalam akuntansi, jenis-jenis transaksi yang umum dilakukan di lembaga keuangan syariah, serta bentuk laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi syariah. Buku ini ditujukan untuk masyarakat umum, sehingga disajikan dengan bahasa sederhana dan contoh nyata yang mudah dipahami. Pembaca akan mempelajari perbedaan mendasar antara akuntansi konvensional dan akuntansi syariah, termasuk penerapan akad-akad seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, dan wakalah. Dengan penyajian yang terstruktur, buku ini menjadi panduan praktis yang bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memahami dan menerapkan akuntansi sesuai prinsip syariah, baik untuk usaha pribadi, organisasi, maupun lembaga keuangan.

Buku ajar berjudul Akuntansi Syariah adalah buku yang membahas secara sistematis konsep, prinsip, dan penerapan akuntansi yang sesuai dengan hukum Islam.

Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I)

Standar auditing merupakan pedoman umum untuk membantu auditor dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya sehubungan dengan audit yang dilakukan atas laporan keuangan historis kliennya. Buku Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I) ini membahas tentang standar audit, laporan audit, materialitas, tanggung jawab manajemen, tanggung jawab auditor, asersi manajemen, tujuan audit atas transaksi, saldo, dokumentasi audit, perencanaan audit, prosedur analitis, dan audit atas pengendalian internal. Serta dapat dijadikan referensi bagi para mahasiswa S1 maupun S2 akuntansi, khususnya yang sedang mengambil mata kuliah Auditing.

Buku Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I) ini membahas tentang standar audit, laporan audit, materialitas, tanggung jawab manajemen, tanggung jawab auditor, asersi manajemen, tujuan audit atas transaksi, saldo, dokumentasi audit, perencanaan ...

Pancasila Dasar Negara Paripurna

Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia, menunjukkan bahwa para pendiri negara kita dengan sangat cemerlang mampu menyepakati pilihan yang pas tentang dasar negara sesuai dengan karakter bangsa, sangat orisinal, menjadi sebuah Negara modern yang berkarakter religius, tidak sebagai negara sekuler juga tidak sebagai negara agama. Rumusan konsepsinya benar-benar diorientasikan pada dan sesuai dengan karakter bangsa. Mereka bukan hanya mampu menyingkirkan pengaruh gagasan negara patrimonial yang mewarnai sepanjang sejarah nusantara prakolonial, namun juga mampu meramu berbagai pemikiran politik yang berkembang saat itu secara kreatif sesuai dengan kebutuhan masa depan modern anak bangsa (Ali, 2010). Pancasila adalah warisan dari jenius Nusantara.Sesuai dengan karakteristik lingkungan alamnya, sebagai negeri lautan yang ditaburi pulau-pulau (archipelago), jenius Nusantara juga merefleksikan sifat lautan.Sifat lautan adalah menyerap dan membersihkan, menyerap tanpa mengotori lingkungannya.Sifat lautan juga dalam keluasannya, mampu menampung segala keragaman jenis dan ukuran (Latief, 2011). Pancasila sangat dikagumi oleh tokoh-tokoh di luar negeri. Yaman ketika baru saja lepas dari bentuk monarki, para pemimpin muda Yaman menjadikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pembanding sebelum menentukan dasar negara mereka. Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia. Berbeda dengan bangsa Arab, meskipun mempunyai kesamaan budaya dan bahasa tetapi terkotak-kotak lebih dari 20 negara” (Ali, 2009: xi-xii). Mufti Syria, Syekh Ahmad Kaftaru sangat mengagumi Pancasila. Dalam ceramahnya di Damaskus pada pertengahan 1987, ia menyatakan kagum terhadap Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa penduduk Indonesia berperilaku sangat santun dan bersahaja, murah senyum, memberi hormat kepada orang yang baru dikenal dengan membungkukkan badan, terkenal toleran dan terpancar kesabaran serta tutur bicara yang halus. Ia merasa malu dengan dunia Arab yang tercerai berai dan saling bermusuhan. Seharusnya orang Arab memberi contoh kepada orang ajam (non-Arab), karena telah lebih dahulu mengenal budaya Islam.Namun sayang, di era reformasi, Pancasila yang saya kagumi dipersoalkan oleh sejumlah anak bangsa. Saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan di hampir semua kehidupan, Pancasila dijadikan kambing hitam (Ali, 2009: xiv). Buku ini menguraikan sejak awal Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara, Pancasila di awal kemerdekaan, Pancasila di era Soekarno, Pancasila di era Soeharto, Pancasila di era Reformasi, dan disempurnakan dengan makna Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia.

Sistem Ekonomi Dunia: Ekonomi Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme dalam Perbandingan - Rajawali Pers

Persoalan ekonomi senantiasa menarik perhatian berbagai lapisan, baik individu maupun masyarakat. Berbagai macam penelitian telah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ekonomi. Namun usaha untuk mencari penyelesaian yang tepat dan akurat dalam mengetahui masalah ekonomi secara keseluruhan banyak menemui hambatan dan kegagalan. Sangat sedikit sekali keberhasilan yang diperoleh. Kebanyakan penelitian yang dihasilkan telah menyimpang jauh dari motivasi semula, sehingga menghasilkan tujuan yang sebenarnya. Di satu pihak ada pendapat yang menyarankan untuk mementingkan hak individu, sementara itu di pihak lain menolak keistimewaan individu. Dewasa ini ada dua kubu teori ekonomi yang saling bertentangan yaitu sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Meskipun dalam masing-masing kategori besar ini sangat variatif. Namun sebenarnya mereka memegang asumsi-asumsi yang sama tentang manusia, masyarakat dan kegiatan ekonomi. Keduanya yakin bahwa manusia mampu dan harus mengatur kehidupan ekonominya tanpa kendala-kendala moral apa pun dan ini sangat menyimpang dari Islam. Hal ini dikarenakan Islam mempunyai konsep yang berbeda dengan konsep ekonomi kapitalis dan sosialis, di mana hak individu maupun hak umum (kolektif) tidak mutlak tetapi terkait oleh ikatan-ikatan untuk merealisasikan kepentingan orang banyak dan mencegah bahaya dengan membuat hak milik menjadi tugas masyarakat berdasarkan syariat. Islam memberi pengakuan terhadap hak milik individu, memberi kebebasan mendorong mengatur dan melindunginya, namun tidak membebaskan terhadap kendali seperti dalam sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Sebaliknya, Islam juga mengakui hak milik umum berupa harta yang dikhususkan untuk kepentingan masyarakat, seperti jalan, sungai, tanah pusaka, barang tambang dan petroleum. Pemilikan umum tersebut, khususnya barang tambang dan petroleum semata-mata harus menjadi milik negara atau baitul mal dan pemanfaatannya harus sesuai dengan syariat.

Persoalan ekonomi senantiasa menarik perhatian berbagai lapisan, baik individu maupun masyarakat.