Sebanyak 18358 item atau buku ditemukan

PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEMANDIRIAN SANTRI

Di Indonesia, pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren semakin menonjol karena peran penting pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga mempersiapkan santri menjadi alumni yang mandiri dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Namun peran penting tersebut tidak akan berhasil jika konsep pendidikannya tidak tepat, minimnya sumber daya yang disiapkan, apalagi dengan implementasi yang asal-asalan. Konsep pendidikan kewirausahaan di Pondok Pesantren melibatkan pengintegrasian nilai-nilai agama dan keterampilan kewirausahaan dalam kurikulum. Selain itu, pembekalan ilmu agama khas pesantren dan karakter islami juga menjadi bagian integral dari program ini. Implementasi program dilakukan melalui integrasi kurikulum, penyiapan sumber daya, pembelajaran integratif, pelibatan santri secara maksimal, pembentukan kelompok usaha, pendampingan, kegiatan ekstrakurikuler, kontes kewirausahaan, kolaborasi dunia usaha, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Tantangannya adalah keterbatasan sumber dana, keterbatasan SDM pengajar dan mentor berkualitas, resistensi terhadap perubahan, integrasi kurikulum agar selalu relevan, serta sangat padatnya kegiatan. Meski signifikan, tantangan dapat diatasi secara bertahap sehingga tidak mengganggu keberlangsungan program. Respons santri terhadap program ini sangat antusias dan positif, yang terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan kewirausahaan. Dampak positif juga dirasakan oleh alumni, di mana banyak dari mereka telah mampu menjalankan usaha sendiri dan mencapai kemandirian ekonomi

Di Indonesia, pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren semakin menonjol karena peran penting pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga mempersiapkan santri menjadi alumni yang mandiri dan ...

MANAJEMEN KONFLIK Teori dan Praktik

Suatu organisasi memiliki berbagai macam komponen yang berbeda dan saling memiliki ketergantungan dalam proses kerja sama untuk mencapai tujuan. Perbedaan yang terjadi dalam suatu organisasi sering kali menyebabkan terjadinya ketidakcocokan yang bisa menimbulkan konflik. Konflik dapat menjadi masalah yang serius bagi suatu organisasi apabila konflik tersebut dibiarkan berlarut-larut tanpa ada upaya untuk menyelesaikannya. Konflik dalam organisasi sering kali dilihat sebagai sesuatu yang negatif, padahal tidak semua konflik selalu negatif dan merugikan jika bisa ditata dengan baik, bahkan sangat mungkin akan bisa menguntung-kan organisasi.

Suatu organisasi memiliki berbagai macam komponen yang berbeda dan saling memiliki ketergantungan dalam proses kerja sama untuk mencapai tujuan.

Scale Up Your Brand

Panduan Meningkatkan Citra dan Daya Tarik Brand melalui Visual, AI, dan Strategi Digital

Di tengah derasnya arus digital dan konten yang saling berebut perhatian, bagaimana sebuah brand bisa tampil, bertahan, dan dipercaya? Buku ini hadir sebagai panduan praktis sekaligus reflektif bagi siapa pun yang ingin membangun identitas digital yang kuat, bermakna, dan berdampak. Ditulis oleh delapan penulis muda dengan latar belakang kreatif dan akademik, Scale Up Your Brand mengupas tuntas strategi konten visual, kekuatan narasi (copywriting), pemanfaatan teknologi (AI), serta nilai-nilai etis dalam membentuk citra brand yang autentik. Dengan pendekatan yang aplikatif dan penuh contoh nyata—mulai dari UMKM, pesantren, komunitas kreatif, hingga praktik pemerintah daerah dan pusat—buku ini menawarkan cara baru dalam memandang branding: bukan hanya sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai sarana dakwah, pemberdayaan, dan kontribusi sosial. Cocok untuk pelaku usaha, pegiat dakwah digital, santri kreatif, mahasiswa, dan siapa pun yang ingin scale up—bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam makna.

Ditulis oleh delapan penulis muda dengan latar belakang kreatif dan akademik, Scale Up Your Brand mengupas tuntas strategi konten visual, kekuatan narasi (copywriting), pemanfaatan teknologi (AI), serta nilai-nilai etis dalam membentuk ...

Manajemen Humas di Sekolah

Manajemen humas di sekolah menjadi instrumen strategis dalam membangun citra positif, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas lembaga pendidikan. Melalui pendekatan yang sistematis dan aplikatif, buku ini membahas konsep dasar humas, fungsi dan prinsip komunikatifnya, strategi pengelolaan hubungan publik, hingga implementasi program humas yang efektif dalam meningkatkan kepercayaan dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Buku persembahan penerbit PenaCendekia #PenaCendekiaPustaka

Manajemen humas di sekolah menjadi instrumen strategis dalam membangun citra positif, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mewujudkan transparansi dan akuntabilitas lembaga pendidikan.

Akad MMQ (Musyarakah Mutanaqishah) Dalam Transaksi Muamalah Maliyah

Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman mengenai akad MMQ (Musyarakah Mutanaqishah) yang mendapatkan perhatian karena berbagai keunggulannya. Pemahaman yang baik terhadap akad ini sangat penting agar penerapannya dapat sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan memberikan manfaat para pembaca, baik dari kalangan akademisi, praktisi, maupun masyarakat umum yang ingin memahami lebih dalam mengenai akad MMQ (Musyarakah Mutanaqishah). Berikutnya membahas Akad MMQ (Musyarakah Mutanaqishah), termasuk definisi, konsep hybrid contract dalam MMQ, serta berbagai pendapat ulama mengenai akad ini. Selain itu, kami juga mengulas fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) terkait akad MMQ, sebagai dasar hukum yang digunakan dalam praktik perbankan dan lembaga keuangan syariah.

Buku ini disusun untuk memberikan pemahaman mengenai akad MMQ (Musyarakah Mutanaqishah) yang mendapatkan perhatian karena berbagai keunggulannya.

Mendalami Akad Musyarakah Teori Dan Praktik

Kata Musyarakah berasal dari kata syaraka-yusyriku-syarkan-syarikatan-syirkatan yang memiliki makna kerjasama atau kelompok. Bila merujuk pada definisi dari DSN MUI, Musyarakah adalah pembiayaan berdasarkan akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Sehingga dalam hal ini, Akad Musyarakah menekankan pada keterlibatan dua pihak (atau lebih) yang saling memberikan kontribusi berupa dana. Lain halnya dengan Akad Mudharabah yang mana satu pihak memberikan dana sedangkan pihak lain berkontribusi dalam bentuk tenaga dan atau keahlian.

Kata Musyarakah berasal dari kata syaraka-yusyriku-syarkan-syarikatan-syirkatan yang memiliki makna kerjasama atau kelompok.

DIGITAL MARKETING

Buku ini disusun sebagai kontribusi dalam memperkaya khazanah literasi digital khususnya dalam bidang pemasaran modern yang kini mengalami transformasi besar seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Perubahan pola konsumsi masyarakat, kemunculan media sosial, serta kemajuan perangkat digital telah mendorong dunia bisnis untuk beradaptasi dan berinovasi. Dalam konteks ini, digital marketing hadir sebagai solusi sekaligus tantangan baru bagi pelaku usaha, akademisi, dan praktisi di bidang pemasaran. Buku ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, strategi, serta praktik digital marketing yang relevan dengan kebutuhan era industri 4.0 dan masyarakat 5.0. Buku ini disusun berdasarkan berbagai referensi mutakhir, studi kasus, dan pengalaman praktis di lapangan. Di dalamnya dibahas berbagai aspek penting seperti SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), media sosial, content marketing, influencer marketing, hingga pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan dalam pemasaran digital. Dengan pendekatan sistematis dan bahasa yang mudah dipahami, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan yang bermanfaat. Sasaran utama buku ini adalah mahasiswa, dosen, pelaku UMKM, start-up, serta siapa pun yang ingin memahami dan menerapkan strategi pemasaran digital secara efektif. Buku ini juga dapat menjadi bahan ajar di perguruan tinggi, pelatihan kewirausahaan, maupun referensi dalam pengembangan bisnis berbasis digital.

Dalam konteks ini, digital marketing hadir sebagai solusi sekaligus tantangan baru bagi pelaku usaha, akademisi, dan praktisi di bidang pemasaran.

Manajemen Pemasaran Syari’ah: Integrasi Maqāṣid Syari’ah di Era Digital

Dalam perspektif Islam, pemahaman pemasaran tidak semata-mata terbatas pada pencapaian tujuan finansial atau pertumbuhan pasar. Pemasaran dipandang sebagian dari muamalah yang harus selaras dengan prinsip-prinsip syari’ah, dimana setiap aktivitas bisnis tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomis namun juga pada etika, spiritualitas dan dampak sosial. Di tengah perkembangan ekonomi digital yang begitu pesat, pemasaran syari’ah menjadi semakin relevan sebagai pendekatan yang menyeimbangkan tujuan bisnis dengan tanggung jawab moral dan spiritual. Buku “Manajemen Pemasaran Syari’ah: Integrasi Maqāṣid Syari’ah di Era Digital” hadir sebagai ikhtiar intelektual untuk menjawab kebutuhan akan konsep dan praktik pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berpijak pada kemaslahatan sebagaimana diajarkan dalam Islam. Buku ini dapat menjadi rujukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi bisnis, serta siapa saja yang ingin memahami dan menerapkan pemasaran syari’ah secara utuh.

... Sharia Compliance, Komitmen Agama dan Atribut Produk Islam Terhadap Customer's Trust Yang Berdampak Pada Keputusan Menggunakan Jasa Lembaga Keuangan Syariah (Studi Pada BMT Amanah Ummah Sukoharjo). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 4 (1), 28 ...

Mengenal Kapitalisme dan Bagaimana Mengalahkannya

Tulisan dalam buku ini membahas apa itu kapitalisme, tetapi dengan penekanan yang berbeda. Tulisan pertama Gérard Duménil dan Duncan Foley lebih berfokus pada aspek eko- nomi dari kapitalisme. Mereka merangkum teori Marx tentang cara produksi kapitalis, seperti yang dipaparkannya dalam tiga jilid Kapital. Tulisan itu mulai dari menempatkan cara produksi kapitalis sebagai satu epos tertentu dalam sejarah manusia, kemu- dian masuk ke dalam definisi kapital sebagai nilai yang mengeks- pansi dirinya sendiri, baru membahas berbagai macam proses dan entitas yang terkait dengannya, seperti proses sirkulasi, komoditas, uang, dan sebagainya. Dalam pembahasannya, kapitalisme tampil sebagai sebuah struktur dengan kecenderungan ini dan itu di dalamnya. Dan tulisan oleh Michael A. Lebowitz juga membahas aspek- aspek struktural dari kapitalisme, tetapi penekanannya adalah pada aktor yang bertarung dalam kapitalisme, yaitu kapital dan kelas pekerja. Kapital di sini tampil sebagai aktor yang punya kepentingan mengakumulasi dirinya dan berusaha secara aktif menun- dukkan lawannya yang punya kepentingan yang bertentangan dengannya, yaitu kelas pekerja dengan kepentingan kemaslaha- tannya. Perjuangan kelas, dengan demikian, adalah sesuatu yang inheren dalam kapitalisme. Dalam tulisannya, Lebowitz tidak ha- nya membahas cara kerja kapital secara ekonomi, tapi juga membahas cara kapital menundukkan kelas pekerja secara politik, seperti dengan memakai negara dan memecah-belah kelas pekerja.

Dalam tulisannya, Lebowitz tidak ha- nya membahas cara kerja kapital secara ekonomi, tapi juga membahas cara kapital menundukkan kelas pekerja secara politik, seperti dengan memakai negara dan memecah-belah kelas pekerja.

Public Relations Dalam Pemerintahan Daerah: Antara Representasi Dan Akuntabilitas

Buku Public Relations dalam Pemerintahan Daerah: Antara Representasi dan Akuntabilitas menghadirkan analisis mendalam mengenai peran strategis kehumasan (public relations) dalam konteks pemerintahan daerah, khususnya di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam era demokrasi yang menuntut keterbukaan informasi dan partisipasi publik, fungsi humas tidak lagi sekadar penyampai informasi administratif, melainkan menjadi jembatan strategis antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pendekatan teoritis dan praktis, buku ini membahas: · Konsep dasar dan teori public relations yang dikaitkan dengan teori representasi politik, akuntabilitas, dan transparansi. · Model dan strategi kehumasan pemerintah yang berorientasi pada komunikasi dua arah, dialog publik, serta pemanfaatan media digital. · Peran humas dalam memperkuat legitimasi DPRD, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung prinsip good governance. · Tantangan kehumasan di era digital, termasuk pengelolaan isu, krisis komunikasi, serta strategi media relations yang adaptif.

Buku Public Relations dalam Pemerintahan Daerah: Antara Representasi dan Akuntabilitas menghadirkan analisis mendalam mengenai peran strategis kehumasan (public relations) dalam konteks pemerintahan daerah, khususnya di lingkungan Dewan ...