Sebanyak 29 item atau buku ditemukan

Metode Penulisan Karya Ilmiah

Hampir setiap fakultas, bahkan program studi menerbitkan pedoman penulisan karya ilmiah, baik skripsi, tesis, maupun disertasi. Akan tetapi, kebanyakan pedoman tersebut hanya memuat bagian-bagian dan format sebuah proposal serta bagian-bagian dan format skripsi, tesis, dan disertasi. Pedoman tersebut pada umumnya tidak memuat bagaimana suatu ide dan argumen dapat dikemas dengan kriteria karya ilmiah serta memiliki ciri sebagai karangan efektif yang mudah dipahami. Banyak pihak menganggap bahwa penulisan karya ilmiah telah diperoleh oleh mahasiswa pada matakuliah Bahasa Indonesia. Namun, kadangkala anggapan itu tidak sesuai dengan yang terjadi. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa (i) matakuliah Bahasa Indonesia hanya 2 sks sehingga tidak cukup waktu bagi mahasiswa untuk melakukan banyak latihan, sedangkan menulis adalah sebuah skill yang harus banyak latihan; (ii) matakuliah Bahasa Indonesia seringkali diampu oleh dosen yang tidak kompeten sehingga ada kemungkinan penyederhanaan masalah ketika terdapat persoalan ketata-bahasaan yang dihadapi mahasiswa; (iii) matakuliah Bahasa Indonesia diampu oleh dosen yang jarang berkoordinasi dengan program studi sehingga ada kemungkinan ketidaksesuaian antara materi kuliah dengan learning outcome program studi; dan (iv) matakuliah Bahasa Indonesia tidak dimulai dari need assessment terhadap mahasiswa sehingga ada kemungkinan pengulangan dengan materi di SMA atau mengabaikan kepiawaian menulis yang telah dimiliki oleh mahasiswa. Buku ini ditulis berdasarkan pengamatan terhadap pedoman-pedoman karya ilmiah perguruan tinggi, buku-buku Bahasa Indonesia di SMA dan di perguruan tinggi, serta pengalaman mengajar matakuliah Bahasa Indonesia di sejumlah perguruan tinggi. Buku ini memberi penjelasan adanya kesatuan konsep dan keterikatan makna antara satu satuan bahasa dengan satuan bahasa yang lain. Selain itu, buku ini memberi penjelasan yang komprehensif sekaligus mendalam mengenai teknik menulis karya ilmiah sehingga mudah diaplikasikan oleh mahasiswa dari program studi apa saja.

Hampir setiap fakultas, bahkan program studi menerbitkan pedoman penulisan karya ilmiah, baik skripsi, tesis, maupun disertasi.

PENGANTAR ILMU HUKUM

Pengantar Ilmu Hukum memegang peran fundamental sebagai dasar bagi mata kuliah yang lebih lanjut di berbagai bidang hukum. Dalam konteks kurikulum fakultas hukum atau jurusan hukum, Pengantar Ilmu Hukum berfungsi sebagai mata pelajaran peminatan dan ilmu. Selain itu, pengenalan terhadap ilmu hukum juga memiliki tujuan pedagogis, yakni membentuk sikap adil dan merangsang minat belajar tentang hukum dengan serius. Selain itu, ilmu hukum juga berfungsi sebagai panduan untuk seluruh perkembangan ilmu hukum di Indonesia. Mengangkat tema yang sama terkait “Pengantar Ilmu Hukum” buku ini menghadirkan materi yang lebih konfrehensif dan berbeda. Dimulai dengan materi terkait pengantar Ilmu hukum, Sumber-sumber Hukum, Sistem Hukum, Subyek Hukum, Objek Hukum, Struktur Sistem Hukum, Proses Hukum, Hak dan Kewajiban, Hukum dan Etika, Hukum Internasional, Perbandingan Hukum, serta Tantangan dan Isu Kontemporer dalam Ilmu Hukum. Ditulis oleh dosen dan praktisi dibidangnya, menjadikan buku ini sebagai pilihan tepat untuk dibaca.

... Law School : Learning to " Think Like a Lawyer " . Oxford University Press . Miller , R. L. , & Jentz , G. A. 2018. Business Law Today : The Essentials ( 11th ed . ) . Cengage Learning . Nowak , M. 2009. Introduction to the ...

Strategi Dakwah di Era Digital: Menakar Peluang, Tantangan dan Solusinya

Buku "Strategi Dakwah di Era Digital: Menakar Peluang, Tantangan dan Solusinya" membahas bagaimana pesan dakwah dapat disampaikan secara efektif di era digital yang terus berkembang. Buku ini mengulas peluang yang ditawarkan oleh teknologi digital dalam menyebarkan nilai-nilai agama, serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi berbagai platform dan konten yang bersaing. Dengan memberikan solusi praktis dan strategis, pembaca diajak untuk memahami cara mengoptimalkan dakwah di dunia digital agar tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Buku "Strategi Dakwah di Era Digital: Menakar Peluang, Tantangan dan Solusinya" membahas bagaimana pesan dakwah dapat disampaikan secara efektif di era digital yang terus berkembang.

Media Sosial, Identitas, Transformasi, dan Tantangannya

Tanpa kita sadari, revolusi industri juga membawa kita ke era Globalisasi. Hadirnya teknologi internet semakin mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi. Kian berkembangnya teknologi internet membuat masyarakat semakin tidak bisa terlepas dari pesatnya informasi yang disediakan pada berbagai macam media yang disediakan. Perubahan sosial pun kian terasa pada kehidupan masyarakat. Bagaimana bisa? Beragam jenis media, seperti media massa atau pun media online yang kian berkembang menjadi panutan dan kian bersahabat bagi masyarakat. Selain mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi, media pun menjadikan masyarakat mudah dalam memperluas wawasan. Namun, apakah media hanya berperan dalam memberikan informasi terhadap masyarakat saja? Tentu tidak. Media massa atau pun media online memiliki dampak terhadap perubahan sosial pada kehidupan masyarakat. Perubahan-perubahan pada pola kehidupan masyarakat tersebut tentu berbeda jauh dengan sebelum adanya era berkembangnya teknologi.

Tanpa kita sadari, revolusi industri juga membawa kita ke era Globalisasi.

Respons Islam atas Moderasi Beragama dan Multikulturalisme

Satu keniscayaan moderasi dan multukultural menjadi solusi bersama untuk dipertimbangkan dalam membangun keberagamaan di Indonesia. Banyaknya agama, ras, dan suku menjadi pertimbangan penting dalam mengambil dua pola tersebut sebagai pijakan kehidupan beragama di negara Indonesia. Meski tawaran itu menarik untuk terciptanya harmonisasi antaranak bangsa, tetapi belum semuanya mampu menerimanya dengan lapang dada, terutama para agamawan yang masih mempertahankan pola lama, tidak mau bergeser dari tradisi lama menuju tradisi baru. Kajian keilmuan tentang moderasi dan multikulturalisme sebenarnya sudah lama didengungkan, tetapi sampai sejauh ini belum tuntas. Tidak sedikit orang-orang beragama yang memicingkan mata ketika mendengar moderasi beragama, karena dianggap berseberangan dengan agamanya atau jika tidak demikian dianggapnya sebagai bentuk kebablasan dalam beragama. Paling sederhana, jika ada tokoh muslim masuk gereja untuk kepentingan diskusi atau apalah yang tidak berbau ibadah mahdhah dianggap sebagai tindakan yang tidak pantas. Cara pandang demikian berarti menunjukkan bahwa moderasi belum tuntas di kalangan masyarakat muslim. Buku ini merupakan bagian dari diskusi kecil yang diprakarsai oleh DMI Kabupaten Tuban, harapannya buku ini bisa memunculkan sikap dan pemikiran tentang pentingnya moderasi islam untuk bisa dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan beragama, bernegera dan berbangsa, agar moderasi islam di Indonesia bisa lebih kuat dan harmonis sebagai bagian dari misi Islam Rahmatan lil ‘Alamiin.

Satu keniscayaan moderasi dan multukultural menjadi solusi bersama untuk dipertimbangkan dalam membangun keberagamaan di Indonesia.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Tugas Akhir, Skripsi, Dan Tesis

Penulisan karya ilmiah merupakan salah satu tugas akhir yang harus diselesaikan oleh mahasiswa Program Diploma Tiga (D3), Program Strata Satu (S1), dan Program Strata Dua (S2). Untuk menciptakan quality assurance terhadap karya ilmiah tersebut, buku ini memberikan gambaran mengenai penyusun naskah karya ilmiah sebagai pedoman dalam menyelesaikan (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) yang dapat dijadikan pedoman oleh mahasiswa ataupun dosen pembimbing Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) ini menjelaskan tentang hal-hal yang berhubungan dengan tata cara penulisan karya ilmiah baik berupa tugas akhir, skripsi ataupun tesis. Di dalam Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) Mahasiswa ini, juga terdapat perihal berkenaan dengan jumlah pembimbing, jumlah penguji, serta persyaratan dan mekanisme proses pembimbingan. Diharapkan dengan adanya Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) ini akan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu karya ilmiah baik yang ditulis oleh mahasiswa Diploma Tiga (D3), mahasiswa Strata Satu (S1) ataupun mahasiswa Strata Dua (S2) Semoga Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) Mahasiswa Program Diploma Tiga (D3) mahasiswa Strata Satu (S1) ataupun mahasiswa Strata Dua (S2) dapat berguna bagi mahasiswa ataupun dosen pembimbin. Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan masukan untuk penyempurnaan Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir dan Skripsi) Mahasiswa ini.

Untuk menciptakan quality assurance terhadap karya ilmiah tersebut, buku ini memberikan gambaran mengenai penyusun naskah karya ilmiah sebagai pedoman dalam menyelesaikan (Tugas Akhir, Skripsi, dan Tesis) yang dapat dijadikan pedoman oleh ...