Sebanyak 18 item atau buku ditemukan

BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN

Buku Ajar Metodologi Penelitian ini sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang metodologi penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang penelitian dan di berbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah pengantar metodologi penelitian dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari Pengenalan dan Konsep dasar Metodologi Penelitian, Filsafat dan hakekat penelitian, Etika penelitian, Penelusuran ide dan hipotesa, Pendahuluan Penelitian, Metodologi Penelitian, Hasil dan pembahasan, Daftar Pustaka, Bedah jurnal, Teknik presentasi, Membuat proposal penelitian, dan ditutup dengan materi mengenai studi kasus ( dalam tinjauan sosiologi hukum. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Buku Ajar Metodologi Penelitian ini sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang metodologi penelitian.

DEMOKRASI DAN HAK ASASI MANUSIA

Demokrasi, jika ditelusuri dari sisi etimologis merupakan dua kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu, demos-cratein atau demos-cratos (demokrasi) adalah keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan berada di tangan rakyat, kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama rakyat, rakyat berkuasa, pemerintahan rakyat dan kekuasaan oleh rakyat. Sementara dari sisi terminologis, terdapat beberapa pendapat pakar yang mendefinisikan demokrasi tersebut. Josefh A. Schmeter, mendefinisikan demokrasi dengan suatu perencanaan institusional untuk mencapai keputusan politik dimana individu-individu memperoleh kekuasaan untuk memutuskan cara perjuangan kompetitif atas suara rakyat. Pendapat yang sama dikemukakan oleh Sidney Hook. Menurutnya, demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa. Dengan kata lain, bahwa demokrasi meniscayakan adanya kekuasaan pemerintahan berada di tangan rakyat yang secara substansial mengandung 3 (tiga) hal, yakni pemerintah dari rakyat (government of the people), pemerintahan oleh rakyat (government by the people) dan pemerintahan untuk rakyat (government for the people). Pemerintahan dari rakyat berhubungan dengan legitimasi pemerintahan (legitimate government) dan tidak legitimasi suatu pemerintahan (unligitimate government) di mata rakyat. Legitimasi pemerintahan berarti suatu pemerintahan yang mendapat pengakuan dan dukungan yang diberikan oleh rakyat. Sebaliknya tidak legitimasinya pemerintahan berarti suatu pemerintahan yang sedang memegang kendali kekuasaan tidak mendapat pengakuan dan dukungan dari rakyat. Legitimasi dalam konteks demokrasi bagi suatu pemerintahan sangat penting karena pemerintah dapat menjalankan roda dan program pemerintahan sebagai wujud dari amanat yang diberikan oleh rakyat kepada pemerintah. Lain halnya dengan pendapat yang dikemukakan oleh Schumpeter. Menurutnya demokrasi merupakan konsep yang bisa disederhanakan menjadi sebuah metode politik. Baginya, demokrasi adalah kemampuan warga negara untuk dapat menentukan pemimpin berdasarkan atas pilihannya. Berbeda dengan Schumpeter, David Held mendefinisikan demokrasi lebih komprehensif tidak sebatas dimaknai sebagai metode politik. Held lebih melihat demokrasi sebagai sebuah prinsip dasar otonomi. Prinsip dasar otonomi itulah yang kemudian disebut dengan otonomi demokrasi (democratic autonomy)

Demokrasi, jika ditelusuri dari sisi etimologis merupakan dua kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu, demos-cratein atau demos-cratos (demokrasi) adalah keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan berada di tangan ...

DASAR-DASAR EKONOMI : Panduan Praktis Teori dan Konsep

Buku "Dasar-dasar Ekonomi : Panduan Praktis Teori dan Konsep" adalah sebuah buku yang mengulas secara komprehensif konsep-konsep penting dalam studi ekonomi. Buku ini membahas beragam topik mulai dari definisi dan konsep dasar ekonomi hingga dampak perubahan teknologi dan globalisasi. Pembaca akan mempelajari tentang hukum permintaan dan penawaran, elastisitas harga, serta teori produksi dan biaya produksi. Buku ini juga menggali peran pemerintah dalam regulasi ekonomi, kebijakan moneter dan fiskal, serta dampak ekonomi dari perubahan teknologi dan globalisasi. Selain itu, pembaca akan memahami pentingnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam mengukur kesehatan ekonomi suatu negara, serta implikasi siklus bisnis dan pengangguran. Konsep-konsep seperti pengelolaan keuangan pribadi, investasi, kewirausahaan, dan inovasi juga dibahas dalam buku ini. Dengan menyajikan teori dan aplikasi praktis, Buku "Dasar-dasar Ekonomi" adalah panduan lengkap yang menghubungkan konsep-konsep ekonomi dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan buku "Dasar-dasar Ekonomi" menyajikan pengetahuan yang berharga bagi pembaca yang ingin memahami dan menerapkan konsep-konsep ekonomi dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam skala pribadi maupun global.

... penawaran. Sejauh mana perubahan harga diterjemahkan ke dalam perubahan permintaan dan penawaran dikenal sebagai elastisitas harga produk. Pasar lainnya seperti pasar saham juga beroperasi berdasarkan hukum permintaan dan penawaran ...

Fiqh Mu’amalah Kontemporer

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari hubungan dengan orang lain dalam kerangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan manusia sangat beragam, sehingga terkadang secara pribadi dia tidak mamapu untuk memenuhinya, dan harus berhubungan dengan orang lain. Hubungan anatara satu manusia dengan manusia lain dalam memenuhi kebutuhan lain, harus terdapat aturan yang menjelaskan hak dan kewajiban keduanya berdasarkan kesepakatan. Proses untuk membuat kesepakatan dalam kerangka memenuhi kebutuhan keduanya, lazim disebut dengan proses untuk berakad atau melakukan kontrak. Hubungan ini merupakan fitrah yang sudah ditakdirkan oleh Allah. Islam sebagai agama komprehensif dan universal memberikan aturan yang cukup jelas dalam akad untuk dapat diimplementasikan dalam setiap masa.

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari hubungan dengan orang lain dalam kerangka memenuhi kebutuhan hidupnya.

Uji Kompetensi Guru

Uji Kompetensi Guru merupakan tolok ukur dalam mengukur kemampuan dan kompetensi seorang guru. Pada dasarnya, seorang guru memiliki beberapa kompetensi seperti kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan juga kompetensi keagamaan untuk guru bidang agama. Dengan demikian, uji kompetensi ini harus diadakan secara berkala untuk melihat sejauh mana profesionalisme guru, mengetahui level kompetensi individu guru, dan lain-lain. Buku Uji Kompetensi Guru ini hadir untuk membantu para guru, dalam menghadapi Uji Kompetensi Guru. Dalam buku ini berisi beragam penjelasan dan juga disertai dengan paket soal, yang tentunya dapat memudahkan guru untuk berlatih. Materi-materi yang ada dalam buku ini berkaitan tentang karakteristik siswa, teori belajar, kurikulum, desain pembelajaran, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, dan lain-lain. Segeralah membaca buku ini, dan jawab semua soal-soalnya!

Uji Kompetensi Guru merupakan tolok ukur dalam mengukur kemampuan dan kompetensi seorang guru.

NEOBEL (New era of Blended Learning): Upaya Recovery Pandemic Covid-19 di Sekolah Dasar

Buku ini dikembangkan dengan mengacu pada kebutuhan mendesak para pendidik di satuan pendidikan sekolah dasar terhadap model pembelajaran yang efektif selama Pandemic Covid-19. Efektif yang dimaksud adalah mampu mengatasi learning loss peserta didik dan dapat dilaksanakan secara maksimal untuk mencapai tujuan pembelajaran. Buku ini memuat latar belakang dikembangkannya NEOBEL (New Era of Blended Learning), tujuan pengembangan NEOBEL, teori yang mendasari dikembangkannya NEOBEL, struktur NEOBEL, dan tahapan pelaksanaan NEOBEL.

Buku ini dikembangkan dengan mengacu pada kebutuhan mendesak para pendidik di satuan pendidikan sekolah dasar terhadap model pembelajaran yang efektif selama Pandemic Covid-19.

Kajian Kurikulum Sekolah Dasar dan Pengembangannya

Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan, khususnya mengenai penerapan dan pelaksanaan kurikulum. Buku ini terbagi menjadi dua pembahasan umum, yaitu: kurikulum secara makro dan kurikulum secara mikro. Materi pada kurikulum secara makro terdiri dari enam bab pembahasan, yakni: (1) hakikat kurikulum; (2) landasan pengembangan kurikulum; (3) prosedur pengembangan kurikulum; (4) kurikulum sekolah dasar sebelum KBK; (5) KTSP tingkat sekolah dasar; serta (6) Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka tingkat sekolah dasar. Materi pada kurikulum secara mikro terdiri dari lima bab pembahasan, yakni: (1) program pembelajaran; (2) rencana pembelajaran; (3) penyusunan alat evaluasi; (4) pemilihan media, bahan dan sumber belajar; serta (5) pemilihan metode dan perancangan kegiatan pembelajaran. Buku ini masih jauh dari kata sempurna dan kemungkinan pembaca akan menemukan beberapa kekurangan. Oleh karena itu, kami menerima masukan dan saran dari pembaca terkait penyempurnaan buku ini.

Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan, khususnya mengenai penerapan dan pelaksanaan kurikulum.

Kepak Sayap Bahasa: Kata, Makna, dan Ruang Budaya

Kepak Sayap Bahasa: Kata, Makna, dan Ruang Budaya merupakan kumpulan esai yang mengangkat pernak-pernik kebahasaan yang “berkeliaran” mengelilingi kehidupan manusia Indonesia. Persoalan bahasa memang penuh warna dan lika-liku, meski kadangkala diabaikan tetapi terkadang membahana dengan letusan yang dahsyat. Bahasa itu universal, tetapi unik dan klasik. Berbeda dengan warisan budaya lainnya yang diturunkan nenek moyang kepada generasi penerusnya, bahasa bersifat lebih dinamis, fleksibel, dan senantiasa berkembang. Bahasa memiliki daya pragmatik yang memperlihatkan keistimewaannya sebagai kekayaan intelektual manusia. Esai “Kritik dan Humor” mengulas kemahiran segelintir orang yang mengkritik dalam canda atau bergurau yang memuat hujah. Esai “Majas”, “Metafora Celana Tak Berpisak”, “Semiotika Melayu” dan “Sejuta Kata” membicarakan kekuatan bahasa sebagai intelektualitas manusia dalam berinteraksi. Pernik bahasa lain yang cukup unik turut terungkap dalam buku ini seperti masalah pemaknaan unsur serapan dari bahasa asing yang melenceng dari makna sebenarnya dalam bahasa sumber, perbedaan makna sebuah kata dalam kelompok etnis yang berbeda di Indonesia, kata-kata yang mengalami “pelencengan” tetapi masif digunakan, penggunaan akronim yang adakalanya terkesan sesuka hati tetapi viral, dan salah kaprah dalam penamaan mamalia laut. Beberapa peristiwa kebahasaan yang sempat fenomenal di Indonesia ditulis dalam esai yang berjudul “Dilan 1990”, “Hoaks”, “Gado-Gado di Belanda”, “Endemi, Epidemi, dan Pandemi”, ““Berwisata” ke Rumah Sakit”, dan “Bahasa Asing di Ruang Publik: Perlukah?” Kefenomenalan ini tidak sebatas karena menghebohkan, tetapi pada beberapa esai lebih ditekankan pada sikap bahasa masyarakat yang cenderung menyukai sesuatu yang berbau “asing”. Kausalitas bahasa dan masyarakat, kaitan bahasa dan identitas, vitalitas bahasa ibu yang terancam punah, dan geliat literasi pada era milenial turut diangkat dalam buku ini. Persoalan bahasa memang terkesan “ringan”, tetapi jangan pernah menganggapnya tidak penting. Sebab, bahasa berkemampuan untuk melambungkan dan juga menenggelamkan. Paradoksal natural yang terjadi tanpa prediksi.

... (2) lingkungan pergaulan yang semakin majemuk, multisuku, multibudaya, dan multibahasa; (3) perkawinan antarsuku; (4) pemeliharaan identitas etnik tanpa menggunakan bahasa daerah; (5) migrasi penduduk asli ke luar 149 Kepak Sayap ...