Sebanyak 4791 item atau buku ditemukan

Sejarah Peradaban Islam

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs. Endang Saepudin, M.Ag. Ukuran : 15,5 x 23 Tebal : 244 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-634-235-706-4 No. E-ISBN : 978-634-235-707-1 Terbitan : September 2025 SINOPSIS Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri jejak gemilang peradaban Islam dari masa pra-Islam hingga periode modern. Dimulai dengan gambaran kondisi Arab sebelum kedatangan Islam, pembaca diajak menyaksikan transformasi masyarakat oleh risalah Nabi Muhammad ﷺ dan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Selanjutnya, buku ini mengulas perkembangan Islam pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, termasuk kejayaan Islam di Andalusia, serta munculnya dinasti-dinasti penting seperti Aghlabiyah, Fatimiyah, dan Ayyubiyah. Peristiwa penting seperti Perang Salib dan penyebaran Islam di Asia Tenggara juga menjadi fokus pembahasan, memberikan perspektif global tentang pengaruh peradaban Islam. Buku ini kemudian menyoroti kekuasaan Islam pada periode pertengahan, meliputi dinasti Mamluk di Mesir, kekhalifahan Utsmaniyah, peradaban bangsa Mongol dan Syafawi, serta Kesultanan Delhi. Di bagian akhir, pembaca diajak melihat perkembangan negara-negara Islam pada periode modern. Dengan cakupan yang luas, buku ini menyajikan pemahaman komprehensif tentang sejarah peradaban Islam sebagai landasan penting bagi studi keislaman.

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs.

Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa

Smart and Good Citizen di Era AI

Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa: Smart and Good Citizen di Era AI disusun untuk menjawab kebutuhan zaman di tengah arus globalisasi, Revolusi Industri 4.0, serta penetrasi teknologi kecerdasan buatan yang kian masif. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di perguruan tinggi tidak lagi sebatas mata kuliah normatif, tetapi wahana pembelajaran kritis yang membekali mahasiswa dengan wawasan kebangsaan, keterampilan digital, dan integritas moral. Buku ini menguraikan hakikat, fungsi, serta urgensi PKn dalam membentuk generasi muda sebagai smart and good citizen. Di dalamnya, mahasiswa diajak untuk memahami kembali nilai dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, bhinneka tunggal ika, dan NKRI, serta mengaitkannya dengan isu kontemporer seperti demokrasi digital, literasi media, etika bermedia sosial, dan tantangan global citizenship. Dengan landasan civic knowledge, civic skills, dan civic disposition, buku ini menegaskan pentingnya membentuk generasi smart and good citizen: warga negara yang kritis, adaptif, cerdas digital, tetapi tetap berakar pada etika dan nilai kebangsaan. Disajikan dengan pendekatan akademik-reflektif dan berbasis studi kasus, buku ajar ini tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, sikap demokratis, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, buku ini menjadi panduan strategis bagi mahasiswa untuk bertransformasi menjadi warga negara yang cerdas digital, kritis terhadap realitas sosial, berkarakter, dan berdaya guna bagi bangsa dan umat.

Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa: Smart and Good Citizen di Era AI disusun untuk menjawab kebutuhan zaman di tengah arus globalisasi, Revolusi Industri 4.0, serta penetrasi teknologi kecerdasan buatan yang kian masif.

TUNTUNAN PRAKTEK IBADAH

Praktik Ibadah tidak hanya bermakna sebagai bagian dari proses penyadaran fitrah kemanusiaan sebagai hamba Allah yang berkewajiban untuk komitmen terhadap ajaran Islam melalui ibadah mahdah (hablum minallah), tetapi juga sebagai proses pembentukan sikap dan perilaku “susila hasanah” yang kredibel. Praktik Ibadah termasuk proses pembentukan insan kamil yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT, serta sebagai terapi mentalitas keagamaan, yang pada hakikatnya mencakup bimbingan dan nasihat. Tujuan tuntunan Praktik Ibadah ini adalah untuk meningkatkan kualitas manusia dalam menguasai, menghayati pengetahuan ibadah, melaksanakannya, serta merefleksikan hidmah (pesan moral dan etik) ibadah ke dalam perilaku nyata dalam pergaulan sebagai al-insan (makhluk sosial), baik di dalam maupun di luar kampus. Substansinya merupakan bagian dari perwujudan tujuan Pendidikan Nasional. Dalam kerangka itu, buku “Tuntunan Praktik Ibadah” ini hadir dalam konteks mendukung peningkatan kualitas insani dalam menguasai, menghayati, melaksanakan, serta merefleksikan pesan moral dan etik ibadah ke dalam perilaku nyata dalam kehidupan sosial. Tidak hanya itu, substansinya juga menjadi bagian dari perwujudan tujuan Modernisasi Beragama. Awalnya, buku ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam memandu praktik ibadah mahasiswa S1 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, seiring dengan tugas penulis sebagai pembimbing akademik dan pembimbing praktik ibadah dari tahun 2013 sampai 2018, sebelum terjadi alih tugas. Maka, buku ini akan lebih bermakna jika diperuntukkan bagi: Jamaah Pengajian Majelis Ta’lim Al-Mishbah (Ibu-ibu, Bapak-bapak, dan para Remaja) dalam memahami konsep-konsep ibadah. Para Guru Muhitsab Al-Mishbah maupun para pengajar mata kuliah PKMB (Praktik Keagamaan Mahasiswa) dalam membimbing praktik ibadah selama masa belajar. Pembaca umum lainnya yang ingin memperdalam pengetahuan tentang praktik ibadah. Dalam perwujudannya, buku ini dimulai dari Bagian Pertama: Praktik Ibadah (Sebuah Pengantar), kemudian dilanjutkan secara berturut-turut dengan bahasan: Taharah, Azan dan Iqamah, Shalat, Khutbah, Pengurusan Jenazah, Penyembelihan Hewan, Puasa, Zakat, serta sekilas tentang Haji. Selain itu, untuk kelancaran, efektivitas, dan efisiensi dalam melakukan praktik ibadah, buku ini juga dilengkapi dengan model praktik bagi peserta yang akan mengikuti praktik ibadah. Penulis berharap kehadiran buku ini dapat memberikan inspirasi dan urunan pemikiran, turut serta memajukan, mencerdaskan, dan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan praktik ibadah. Semoga buku ini bermanfaat bagi kepentingan umat dan mendapat ridha Allah SWT. Amin. Bandung, 21 April 2019 Penulis

Praktik Ibadah tidak hanya bermakna sebagai bagian dari proses penyadaran fitrah kemanusiaan sebagai hamba Allah yang berkewajiban untuk komitmen terhadap ajaran Islam melalui ibadah mahdah (hablum minallah), tetapi juga sebagai proses ...

Teologi kaum tertindas

kajian tematik ayat-ayat mustadh'afin dengan pendekatan keindonesiaan

Study on Koran interpretation concerning poverty.

Study on Koran interpretation concerning poverty.

Psikologi Pendidikan

Psikologi Pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari interaksi antara proses psikologis dan proses Pendidikan, dan sebagai aplikasi psikologi yang digunakan untuk memahami bagaimana individu belajar, mengajar, dan berkembang dalam konteks pendidikan. Buku ini menjelaskan dari Pengantar psikologi pendidikan, teori pembelajaran, perkembangan kognitif dalam konteks pendidikan, motivasi dalam pembelajaran, strategi pengajaran efektif, kepribadian, evaluasi dalam pendidikan, masalah-masalah khusus dalam pendidikan, diversitas budaya dalam pembelajaran, pendidikan inklusif, perkembangan moral dan etika dalam pendidikan, hubungan antara psikologi pendidikan dan psikologi terapan. Dengan pendekatan yang komprehensif, buku ini menyajikan informasi yang dapat membantu pendidik, orang tua, dan para pembelajar untuk memahami dinamika kompleks yang terjadi dalam proses pendidikan. Diharapkan sinopsis ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kontribusi psikologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan panduan praktis bagi mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan.

Psikologi Pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari interaksi antara proses psikologis dan proses Pendidikan, dan sebagai aplikasi psikologi yang digunakan untuk memahami bagaimana individu belajar, mengajar, dan berkembang ...

Public Relations dan Kehumasan

Penerapan di Lembaga Publik, Kesehatan, dan Industri

Buku “Public Relations dan Kehumasan : Penerapan di Lembaga Publik, Kesehatan, dan Industri” membahas secara menyeluruh konsep dasar, teori, dan praktik kehumasan dalam dunia modern. Pembahasan diawali dengan pengertian, prinsip-prinsip dasar, serta peran humas dalam membangun citra positif lembaga. Buku ini juga menguraikan teori serta model komunikasi klasik dan modern yang menjadi fondasi penting dalam kegiatan public relations. Melalui pemahaman ini, pembaca diajak mengenali bagaimana komunikasi yang efektif dapat memperkuat hubungan antara organisasi dan publik. Selain itu, fungsi media relations dan manajemen informasi publik dijelaskan sebagai bagian penting dari strategi komunikasi yang profesional dan terarah. Pada bagian selanjutnya, buku ini menyoroti peran humas di era digital yang menuntut kecepatan, kreativitas, dan kemampuan adaptasi tinggi. Transformasi public relations di media sosial, strategi menghadapi tantangan digital, serta pentingnya manajemen krisis dan reputasi organisasi dijelaskan secara mendalam. Buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk memahami dinamika kehumasan di berbagai sektor.

Buku “Public Relations dan Kehumasan : Penerapan di Lembaga Publik, Kesehatan, dan Industri” membahas secara menyeluruh konsep dasar, teori, dan praktik kehumasan dalam dunia modern.

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK PERGURUAN TINGGI Perspektif Demokrasi Lokal

Mengenal Lebih Dekat Demokrasi di Indonesia

Di dalam perjalanannya, demokrasi di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan. Pemilu tahun 1955 merupakan pesta demokrasi pertama di Indonesia. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari sistem demokrasi ini. Dengan demokrasi maka pemerintah dapat menjalankan pemerintahan dengan adil dan terarah. Balai Pustaka

Di dalam perjalanannya, demokrasi di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan.

Pancasila Dasar Negara Paripurna

Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia, menunjukkan bahwa para pendiri negara kita dengan sangat cemerlang mampu menyepakati pilihan yang pas tentang dasar negara sesuai dengan karakter bangsa, sangat orisinal, menjadi sebuah Negara modern yang berkarakter religius, tidak sebagai negara sekuler juga tidak sebagai negara agama. Rumusan konsepsinya benar-benar diorientasikan pada dan sesuai dengan karakter bangsa. Mereka bukan hanya mampu menyingkirkan pengaruh gagasan negara patrimonial yang mewarnai sepanjang sejarah nusantara prakolonial, namun juga mampu meramu berbagai pemikiran politik yang berkembang saat itu secara kreatif sesuai dengan kebutuhan masa depan modern anak bangsa (Ali, 2010). Pancasila adalah warisan dari jenius Nusantara.Sesuai dengan karakteristik lingkungan alamnya, sebagai negeri lautan yang ditaburi pulau-pulau (archipelago), jenius Nusantara juga merefleksikan sifat lautan.Sifat lautan adalah menyerap dan membersihkan, menyerap tanpa mengotori lingkungannya.Sifat lautan juga dalam keluasannya, mampu menampung segala keragaman jenis dan ukuran (Latief, 2011). Pancasila sangat dikagumi oleh tokoh-tokoh di luar negeri. Yaman ketika baru saja lepas dari bentuk monarki, para pemimpin muda Yaman menjadikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pembanding sebelum menentukan dasar negara mereka. Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia. Berbeda dengan bangsa Arab, meskipun mempunyai kesamaan budaya dan bahasa tetapi terkotak-kotak lebih dari 20 negara” (Ali, 2009: xi-xii). Mufti Syria, Syekh Ahmad Kaftaru sangat mengagumi Pancasila. Dalam ceramahnya di Damaskus pada pertengahan 1987, ia menyatakan kagum terhadap Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa penduduk Indonesia berperilaku sangat santun dan bersahaja, murah senyum, memberi hormat kepada orang yang baru dikenal dengan membungkukkan badan, terkenal toleran dan terpancar kesabaran serta tutur bicara yang halus. Ia merasa malu dengan dunia Arab yang tercerai berai dan saling bermusuhan. Seharusnya orang Arab memberi contoh kepada orang ajam (non-Arab), karena telah lebih dahulu mengenal budaya Islam.Namun sayang, di era reformasi, Pancasila yang saya kagumi dipersoalkan oleh sejumlah anak bangsa. Saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan di hampir semua kehidupan, Pancasila dijadikan kambing hitam (Ali, 2009: xiv). Buku ini menguraikan sejak awal Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara, Pancasila di awal kemerdekaan, Pancasila di era Soekarno, Pancasila di era Soeharto, Pancasila di era Reformasi, dan disempurnakan dengan makna Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia.