Buku kategori hukum yang berjudul Hukum Pidana Internasional Dan Perkembangannya merupakan karya dari T. Mangaranap Sirait. “…Society causes crime and offender (…) no society, no laws, no crime and no criminals. Once a society emerges, rules develop, and they are broken society must respond, otherwise the rules would lose their potency to affect behaviour”. Dalil Julian V. Roberts menjadi relevan dengan tumbuhnya kejahatan internasional dalam yurisdiksi nasional yang bersumber dari dinamika pertumbuhan masyarakat wilayah negara, namun manakala kejahatan semakin berkembang dengan pelaku dan korban yang berdimensi internasional dan transnasional, sehingga masyarakat internasional sepakat membuat berbagai konvensi-konvensi internasional yang melahirkan hukum pidana internasional dan lembaga penegak hukumnya. Kejahatan memang selalu selangkah berada di depan dibandingkan dengan aturan hingga hukum nasional seolah tidak mampu atau diduga tidak mau (unwilling) menegakkan hukum dalam yurisdiksinya. Konsekuensinya, maka hukum pidana internasional mendorong bahkan turut mengisi serta hadir untuk menegakkan yurisdiksinya melalui International Criminal Court atau lembaga lain di bawah PBB agar kejahatan tidak menjadi suatu kebiasaan, sebab kejahatan yang terbiasa akan semakin memburuk (malum quo communius eo pejus). Implikasinya, Hukum Pidana Internasional semakin berkembang dengan yurisdiksi mengadilinya dalam rangka mencegah kejahatan manusia (malitis hominum est obviandum).
Buku kategori hukum yang berjudul Hukum Pidana Internasional Dan Perkembangannya merupakan karya dari T. Mangaranap Sirait. “…Society causes crime and offender (…) no society, no laws, no crime and no criminals.
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Konsep, pemikiran, dan informasi yang diuraikan dalam buku ini merupakan hasil kajian teoritis dan pengalaman empiris. Uraian ini dimaksudkan untuk mengajak para pembaca berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam implementasi asesmen pembelajaran pada kurikulum merdeka. Buku ini menyajikan: pengertian asesmen pembelajaran dan kurikulum merdeka, tujuan dan fungsi asesmen pembelajaran, prinsip, ruang lingkup, dan objek asesmen pembelajaran, macam-macam dan bentuk-bentuk asesmen pada pembelajaran kurikulum merdeka, perencanaan asesmen, pelaksanaan asesmen kurikulum merdeka, pengolahan dan pelaporan hasil asesmen, dan refleksi serta tindak lanjut hasil asesmen.
Buku ini merupakan materi pembelajaran mata kuliah Metodologi Penelitian. Melaluinya diharapkan, mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan ilmu pengetahuan dan pendekatan ilmiah, perbedaan pendekatan ilmiah dan non ilmiah, cara berfikir ilmiah, perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dan etika penelitian. Alasan Mempelajari Metodologi Penelitian secara umum dimaknakan sebagai alat atau cara dimana kita melakukan fungsi-fungsi atau aktivitas. Alasan lainnya adalah dalam rangka menemukan atau memperoleh cara terbaik dan sesuai untuk menghasilkan suatu pengetahuan yang baru dan reliable.
Dikemas dengan metode pendampingan berkelanjutan, buku ini membahas terkait kompetensi pedagogik, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran yang mana hal ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam implementasinya dalam proses belajar mengajar. Setiap bab pembahasan dijelaskan secara rinci, sehingga memudahkan pembaca untuk memahami dan menerapkannya dalam aktivitas belajar mengajar.
Dikemas dengan metode pendampingan berkelanjutan, buku ini membahas terkait kompetensi pedagogik, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran yang mana hal ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam implementasinya dalam proses belajar ...
Kemunculan Fintech (financial technology) merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap revolusi lembaga keuangan global. Efisiensi dan fleksibilitasnya menjadi faktor yang mendukung perkembangan perusahaan fintech di dunia. Lewat dukungan big data, FIntech dapat dengan mudah untuk menemukan transaksi mencurigakan yang dilakukan wajib pajak dalam rangka penghindaran pajak. Sementara itu di sisi lain, kehadiran fintech di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam perpajakan. Peluang dan tantangan fintech dalam aspek perpajakan di Indonesia menjadi penting untuk dipelajari seiring dengan perkembangan pesat fintech di Indonesia. Buku ”FINTECH UNTUK KEPATUHAN PAJAK” merupakan upaya penulis dalam merespon fenomena pemanfaatan teknologi keuangan untuk memaksimalkan perolehan pajak nasional. Semoga kehadiran buku ini mampu memberikan kontribusi bagi dunia Pendidikan dan Ekonomi Bisnis Indonesia.