Sebanyak 141 item atau buku ditemukan

TEKNOLOGI FROZENDOUGH DAN SOURDOUGH

Roti menjadi salah satu gaya hidup yang kini banyak diterapkan di banyak kalangan. Secara umum, proses pembuatan roti terdiri dari penyeleksian bahan-bahan yang akan digunakan, penimbangan bahan, persiapan ragi, pengadukan, fermentasi, potong dan timbang, pembulatan, proofing, pembentukan adonan (moulding), dan pembakaran dalam oven (baking). Minat konsumsi roti yang kian meninggi memberi pengaruh pada unit usaha bakery yang dituntut dalam inovasi maupun teknologi yang digunakan. Umur simpan dan membludaknya pesanan sudah menjadi problematika umum yang bisa ditemui di banyak bakery namun belum ada solusi yang efektif untuk diterapkan. Penerapan pembuatan roti dengan metode frozen dan sourdough menjadi alternatif yang cukup efisien. Metode frozen dough dapat mengatasi membludaknya penerimaan pesanan dengan tetap meningkatkan efektifitas pekerja. Selain dari sisi ekonomi, metode frozen dough juga bisa menjadi terobosan untuk menjaga mutu roti agar tidak terganggu dengan jumlah pesanan yang ada. Sedangkan metode sourdough mampu menghasilkan roti yang lebih sehat karena penggunaan ragi alami sertamemiliki umur simpan yang lebih panjang dan rasa yang khas dibanding penggunaan ragi komersial. Penggunaan fermentasi apel sebagai starter pada adonan roti juga sebagai bukti nyata dari inovasi yang diterapkan pada unit usaha bakery.

Sistem Akuntansi, Edisi ke-3, Cetakan ke-5. Jakarta : Penerbit SalembaEmpat. Mulyadi. 2012. Akuntansi Biaya. Edisi ke-5. Cetakan Kesebelas. Yogyakarta : STIM YKPN. Pattinson, 2004 Pereira, S. C., Lins, R. D., Chndrasekhar, I., ...

E-learning in Libraries

Best Practices

If libraries are to remain centers for lifelong learning, then that learning must increasingly be e-learning. But, where can librarians turn for the best ideas and inspiration on how to implement e-learning programs? This book features nine exemplary programs set in all types of libraries. You ll find proven, successful ways of introducing online credit-based information literacy instruction, innovative methods for teaching critical thinking skills online, ways of using open source software in interactive learning, step-by-step guidance for instructional screencasting, ways to work with faculty on e-learning solutions through streaming video, and how a school library used e-learning to teach about the Holocaust. These stellar models offer solutions and feature the aspects you and your staff need because they recognize the problems you face. There s plenty here for all libraries to grab on to and implement to move learning from inside the library to where your users live and work."

9 E-Learning and Holocaust Education in a School Library MARGARET
LINCOLN Lakeview Schools District Today's school library is a very different
space from the facility where I began my career some 40 years ago with the
Lakeview School ...

Emancipation(s)

In Emancipation(s), Ernesto Laclau addresses a central question: how have the changes of the last decade, together with the transformation in contemporary thought, altered the classical notion of "emancipation" as formulated since the Enlightenment? Our visions of the future and our expectations of emancipation, have been deeply affected by the changes of recent history: the end of the Cold War, the explosion of new ethnic and national identities, the social fragmentation under late capitalism, and the collapse of universal certainties in philosophy and social and historical thought. Laclau here begins to explore precisely how our visions of emancipation have been recast under these new conditions. Laclau examines the internal contradictions of the notion of "emancipation" as it emerged from the mainstream of modernity, as well as the relation between universalism and particularism which is inherent in it. He explores the making of political identities and the status of central notions in political theory such as "representation" and "power," focusing particularly on the work of Derrida and Rorty. Emancipation(s) is a significant contribution to the reshaping of radical political thought.

In Emancipation(s), Ernesto Laclau addresses a central question: how have the changes of the last decade, together with the transformation in contemporary thought, altered the classical notion of "emancipation" as formulated since the ...

FPIC (Free, Prior, and Informed Consent), REDD (Reducing Emissions form Deforestation and Forest Degradation), dan resolusi konflik

workshop dan training di Manokwari, Propinsi Papua Barat, 19-21 Mei 2009

Socialization of Free Prior Informed Consent and Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation for local communities in Papua Barat Province.

Socialization of Free Prior Informed Consent and Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation for local communities in Papua Barat Province.

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

DI SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI

Materi pembelajaran Bahasa Indonesia di SD masih jarang ditemui dilingkungan perguruan tinggi, khususnya pembelajaran dikelas tinggi yakni kelas 4 sampai kelas 6. Materi pembelajaran bahasa Indonesia masih bersifat umum. Sehingga dalam praktiknya mahasiswa menerapkan metode dan model sama dengan mata pelajaran yang lain. Dengan adanya kurikulum 2013 bahasa Indonesia menjadi penghela mata pelajaran lain dengan menerapkan pendekatan saintifik dan menggabungkan empat keterampilan berbahasa. Buku ini menjelaskan tentang karakteristik pembelajaran dikelas tinggi. Pendekatan, metode dan strategi mejnelaskan tentang berbagai metode yang sesuai dengan kelas tinggi baik itu metode membaca, misalnya SQ3R, KWL dan lainnya atau metode menulis, misalnya metode menulis kolaboratif untuk kelas 4 sampai kelas 6. Selanjutnya diberikan contoh materi di kelas tinggi, ruang lingkup materi bahasa Indonesia baik dalam KTSP maupun kurikulum 2013, wujud keterampilan berbahasa dan contoh-contoh penilaian dan rubriknya. Dengan buku ini diharapkan dapat membantu menghadapi permasalahan pembelajaran khususnya bagi SD di kelas tinggi dengan menerapkan pendekatan, metode dan strategi yang sesuai.

Materi pembelajaran Bahasa Indonesia di SD masih jarang ditemui dilingkungan perguruan tinggi, khususnya pembelajaran dikelas tinggi yakni kelas 4 sampai kelas 6. Materi pembelajaran bahasa Indonesia masih bersifat umum.