Sebanyak 43450 item atau buku ditemukan

Pembelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas Rendah

Buku ini menguraikan tentang proses dan pengaruh bahasa pertama dan kedua, teori belajar deskriptif dan behavioristik, strategi inovatif dalam keterampilan berbahasa, serta tujuan dan fungsi penilaian. Buku ini disusun agar pembaca memiliki pemahaman tentang konsep pembelajaran bahasa Indonesia yang dilaksanakan di SD dan kemampuan dalam menyusun perangkat pembelajaran bahasa Indonesia, hingga siap mempraktikkanya Pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan siswa dalam berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, secara Iisan tertulis, serta menimbulkan penghargaan terhadap hasil cipta manusia berusaha agar isyarat dan tuntutan Standar lsi 2006 mata pelajaran Indonesia tersebut dapat kami penuhi semaksimal mungkin dan terwujud buku ini. Buku ini dibuat dengan harapan agar dapat bermanfaat dan membantu dalam memahami materi Bahasa Indonesia. Penulis menyadari bahwa buku ajar ini masih jauh dari kesempurnaan, dan mengharapkan kritik dan saran pembaca untuk kesempurnaan buku ajar ini.

Buku ini menguraikan tentang proses dan pengaruh bahasa pertama dan kedua, teori belajar deskriptif dan behavioristik, strategi inovatif dalam keterampilan berbahasa, serta tujuan dan fungsi penilaian.

Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Era Digital

Terbitnya buku berjudul Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Era Digital ini dalam rangka menjelaskan inovasi pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di era digital. Seperti diketahui, perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat di era digital, kini pembelajaran termasuk di antaranya adalah pendekatan pembelajaran telah berubah ke arah pengetahuan dengan pengaplikasikan teknolgi informasi dan komunikasi yang ada. Di dalam buku ini berisi tentang inovasi pendidikan dan pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di era digital. Dari hasil kajian di artikel ini, ditemukan Inovasi pendidikan Bahasa Indonesia SD meliputi (1) bahasa hendaknya dipandang sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata atau kaidah kebahasaan, (2) penggunaan bahasa merupakan proses pemilihan bentuk-bentuk kebahasan untuk mengungkapkan makna, (3) bahasa bersifat fungsional, artinya penggunaan bahasa yang tidak pernah dapat dipisahkan dari konteks, karena bentuk bahasa yang digunakan mencerminkan ide, sikap, nilai, dan ideologi pemakai/penggunanya, (4) Bahasa merupakan sarana pembentukan berpikir manusia, (5) pendidikan Bahasa Indonesia SD harusnya membangun konteks membentuk model (pemodelan), membangun teks bersama-sama, mengembangkan teks secara mandiri, berisi kompetensi inti dan kompetensi dasar. Sedangkan inovasi pembelajaran Bahasa Indonesia SD yaitu ada empat bentuk aplikasi sebagai inovasi pendidikan dan pembelajaran Bahasa Indonesia SD, yaitu Youtube, Instagram, Zoom Meeting, dan Google Classroom.

Terbitnya buku berjudul Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Era Digital ini dalam rangka menjelaskan inovasi pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Dasar di era digital.

Digital Finance and Regulatory Competition

Regulating Distributed Ledger Technology-Based Financial Products and Services

International Banking and Finance Law Series#39 Digital Finance and Regulatory Competition Regulating Distributed Ledger Technology-Based Financial Products and Services Lucien J. van Romburg Governments, like people, compete against each other but do so in a bid to achieve their myriad socio-economic and political aims. In the operation of regulatory competition, governments may create rules with the intent of attracting capital and labour to their domains. In the twenty-first century, regulatory competition takes on a new dimension in the face of the rapid advancement of digital finance. The role of financial technology (fintech) as a tool through which governments achieve their aims cannot be overstated. The proliferation of distributed ledger technologies (DLT) marked a watershed moment for technological advancement and presented a ripe opportunity for governments to defend their competing claims for resources. In this context, this book tackles the question of whether the world''s leading financial centres - Hong Kong, London, and New York - engaged in regulatory competition against each other through their creation of rules to govern DLT-based financial products and services during the period 2008 until 2022. In answering this question, this book provides a cohesive framework for understanding the influence of regulatory competition on rule creation using a narrative lens based on a comparative study of legal, regulatory, and policy instruments. The lessons distilled from the analysis provide reasoned observations on the potential implications for the future regulation of financial products and services underlined by novel technologies. The topics covered in this book which concern the timely intersection of regulatory competition and fintech include the: emergence and impact of DLT, its core features, types, use cases and applications in the financial services industry; origins of regulatory competition, from Charles Tiebout to the regulatory races to the top and bottom; formulation of a definitional matrix which provides a cohesive framework for understanding regulatory competition; regulatory frameworks for DLT-based financial products and services in Hong Kong, London, and New York; and potential impact of regulatory competition on the future regulation of financial products and services underlined by novel technologies. This book represents one of the very few studies comprehensively tackling the topic of regulatory competition through the guise of fintech. It will deepen the understanding of lawmakers, policymakers, and regulators concerning the influence and significance of regulatory competition. The discussion surrounding the regulation of DLT-based financial products and services will also be of interest to practitioners, students, and general readers alike.

In this context, this book tackles the question of whether the world''s leading financial centres - Hong Kong, London, and New York - engaged in regulatory competition against each other through their creation of rules to govern DLT-based ...

Banking 5.0

How Fintech Will Change Traditional Banks in the 'New Normal' Post Pandemic

Bill Gates’ quote, “Banking is necessary, but banks are not,” showcases the opportunity for financial services digital transformation. The next transition from industry 4.0 to 5.0 will impact all sectors, including banking. It will combine information technology and automation, based on artificial intelligence, person-robot collaboration, and sustainability. It is time to analyze this transformation in banking deeply, so that the sector can adequately change to the ‘New Normal’ and a wholly modified banking model can be properly embedded in the business. This book presents a conceptual model of banking 5.0, detailing its implementation in processes, platforms, people, and partnerships of financial services organizations companies. The last part of the book is then dedicated to future developments. Of interest to academics, researchers, and professionals in banking, financial technology, and financial services, this book also includes business cases in financial services.

This book presents a conceptual model of banking 5.0, detailing its implementation in processes, platforms, people, and partnerships of financial services organizations companies.

Hukum Pidana Internasional

Buku ini disusun ke dalam empat bagian, mulai dari pendahuluan yang merupakan pengantar dalam mempelajari hukum pidana internasional, sampai bagian terakhir yang membahas tentang Mahkamah Pidana Internasional. Bagian kesatu merupakan bagian pendahuluan yang menguraikan tentang hubungan antara hukum nasional dan hukum internasional; kedudukan hukum pidana internasional dalam ilmu hukum; istilah hukum pidana internasional; sejarah perkembangan hukum pidana internasional; serta asas-asas hukum pidana internasional. Bagian kedua membahas tentang tindak pidana internasional. Terdapat beberapa perdebatan dalam mengkualifikasikan perbuatan yang termasuk di dalam tindak pidana internasional. Banyak pakar yang menyusun kriteria tertentu dalam menggolongkan perbuatan yang termasuk di dalam tindak pidana internasional. Bab ini membahas tentang kriteria kualifikasi tersebut. Juga menguraikan jenis-jenis tindak pidana internasional; subjek hukum pidana internasional; serta pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana internasional. Selain itu, diberikan juga ulasan mengenai tindak pidana transnasional dan transnasional terorganisasi. Di dalamnya membahas tentang jenis-jenis tindak pidana transnasional dan transnasional terorganisasi menurut United Nations Convention Against Transnational Organized Crimes (UNCATOC) beserta tiga protokol tambahannya.

Buku ini disusun ke dalam empat bagian, mulai dari pendahuluan yang merupakan pengantar dalam mempelajari hukum pidana internasional, sampai bagian terakhir yang membahas tentang Mahkamah Pidana Internasional.

Ilmu Perundang-undangan 2

Proses dan Teknik Penyusunan

Buku ini mengetengahkan dasar-dasar dan pembentukan peraturan perundang-undangan yang meliputi proses, teknik, bahasa, norma hukum, tata susunan (hierarki), jenis-jenis, fungsi, dan materi muatan yang harus dituangkan dalam suatu peraturan perundang-undangan. Buku ini dapat membantu para mahasiswa, teoretisi, teknisi, dan mereka yang berhubungan dengan pembentukan peraturan perundang-undangan agar dapat memahami permasalahan tersebut secara lebih baik.

Buku ini mengetengahkan dasar-dasar dan pembentukan peraturan perundang-undangan yang meliputi proses, teknik, bahasa, norma hukum, tata susunan (hierarki), jenis-jenis, fungsi, dan materi muatan yang harus dituangkan dalam suatu peraturan ...

Ilmu Perundang-Undangan

Buku Ilmu Perundang-Undangan merupakan karya komprehensif yang membahas secara sistematis teori, prinsip, dan praktik pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Buku ini menjelaskan mulai dari pengertian dan ruang lingkup ilmu perundang-undangan, hubungan dengan disiplin ilmu hukum lainnya, hingga pembahasan mendalam tentang teori, asas, dan hierarki peraturan. Pembaca juga diajak memahami proses legislasi, peran lembaga dan aktor pembentuk undang-undang, serta pentingnya partisipasi publik dalam proses legislasi modern. Selain aspek teoretis, buku ini menyoroti pula aspek aplikatif seperti teknik penyusunan, evaluasi, pengujian, hingga harmonisasi dan sinkronisasi peraturan perundang-undangan. Dengan penyajian yang sistematis dan bahasa yang akademis namun mudah dipahami, buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi civitas akademika dan praktisi hukum yang ingin mendalami proses pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik, efektif, dan sesuai dengan prinsip negara hukum Indonesia.

... Science of Legislafion. Di Eropa Kontinental, Ilmu Pengetahuan Perundang- undangan telah tumbuh sejak 1970-an ... Law atau Judge made law, Muhammad Saleh Suat, S.H., M.H. 21.

Ilmu dan Teknik Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan

Ilmu dan Teknik Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, buku teks yang mengulas tentang teori, asas-asas dan landasan pembentukan peraturan perundang-undangan. Diulas secara konkrit dan padat, dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan dipahami oleh pembaca.

... perundang - undangan , maka ada baiknya jika didahului dengan pemahaman tentang apa itu ilmu dan dimana letak ... Science " , dalam bahasa Belanda biasa disebut " Wetenschap " , dalam bahasa Bugis , biasa disebut " Paddisengeng ...

Ilmu Perundang-Undangan: Teori, Asas dan Praktik di Indonesia

Ilmu Perundang-Undangan: Teori, Asas dan Praktik di Indonesia adalah buku ajar yang menguraikan secara komprehensif teori-teori dasar pembentukan hukum, asas-asas perundang-undangan yang baik, serta mekanisme pembentukan regulasi berdasarkan sistem hukum nasional. Buku ini menjelaskan konsep hukum dan perundang undangan, struktur norma, hubungan antara hukum dan masyarakat, serta hierarki peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam sistem hukum Indonesia.

... Legislation ) . Regulation diberi pengertian aturan atau ketertiban yang dipaksakan melalui ketentuan hukum yang ... perundang - undangan juga dikemukakan oleh A. Hamid S. Attamimi , yang mengikuti pendapat I.C. van der Vlies ...

Pengantar Ilmu Perundang-Undangan

Buku “Pengantar Ilmu Perundang-Undangan” membahas konsep, asas, dan proses pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia secara komprehensif. Materi dimulai dengan pengertian dan ruang lingkup ilmu perundang-undangan, polemik legislasi nasional, serta hubungan antara teori dan praktik dalam penyusunan regulasi. Buku ini juga menguraikan hierarki peraturan, asas pembentukan, dan materi muatan yang menjadi dasar hukum dalam sistem ketatanegaraan. Selain itu, pembaca diajak memahami sejarah serta perkembangan ilmu perundang-undangan di dunia dan di Indonesia, beserta tantangan dan prospek masa depannya dalam menghadapi perubahan sosial dan politik. Pembahasan berikutnya menjelaskan konsiderans sebagai landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis dalam pembentukan peraturan. Buku ini juga memaparkan asas umum perundang-undangan yang menjamin keadilan dan kepastian hukum. Dengan pendekatan teoritis dan praktis, disertai contoh serta analisis kasus, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi hukum untuk memahami proses legislasi secara sistematis.

... Legislative Science in Europe. Jurnal Sejarah Legislasi, 10(3), 188–207. Gea, A. Y. (2024). Urgensi Landasan Filosofis, Sosiologis dan Yuridis dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia. UNES Law Review, 6(4), 10976–10988. https://doi ...