Sebanyak 236 item atau buku ditemukan

SEJARAH PERADABAN ISLAM

Buku Sejarah Peradaban Islam membahas perjalanan Islam sebagai agama sekaligus peradaban besar dunia. Sejak diutusnya Nabi Muhammad SAW pada abad ke-7 M, Islam hadir bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai sistem nilai yang mengatur politik, hukum, ekonomi, sosial, dan budaya. Masa Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin meletakkan fondasi peradaban melalui Piagam Madinah yang menjunjung keadilan, musyawarah, dan toleransi. Dinasti Umayyah memperluas wilayah hingga tiga benua, sedangkan Dinasti Abbasiyah mencapai zaman keemasan dengan pusat ilmu pengetahuan di Baghdad. Ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Al-Farabi memberi kontribusi besar bagi sains dan filsafat dunia, bahkan memengaruhi Renaisans Eropa. Di Andalusia, Islam melahirkan perpustakaan besar, seni, dan arsitektur monumental seperti Alhambra. Meski peradaban Islam mengalami kemunduran akibat invasi Mongol, konflik internal, dan kolonialisme, hukum Islam tetap bertahan melalui ijtihad dan mazhab fiqh. Di Nusantara, Islam menyatu dengan budaya lokal, membentuk corak peradaban yang khas. Buku ini juga menekankan relevansi hukum Islam di era globalisasi. Melalui prinsip maqāṣid al-syarī‘ah— keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan hak asasi— Islam diharapkan terus memberi kontribusi pada tata dunia yang adil, inklusif, dan berkeadaban.

Buku Sejarah Peradaban Islam membahas perjalanan Islam sebagai agama sekaligus peradaban besar dunia.

Ekonomi Islam

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ditunjukkan lebih banyak dalam bentuk kerjasama daripada dalam bentuk kompetisi (persaingan). Karena kerjasama meupakan tema umum dalam organisasi sosial Islam. Individualisme dan kepedulian sosial begitu erat terjalin sehingga bekerja demi kesejahteraan orang lain merupakan cara yang paling memberikan harapan bagi pengembangan daya guna seseorang dan dalam rangka mendapatkan ridha Allah SWT. Ajaran ini bisa ditemukan di semua bagian Al-Quran dan ditunjukkan secara nyata dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW sendiri. Kerukunan hidup dengan tetangga sangat sering ditekankan baik dalam Al-Quran maupun Sunnah; di sini kita jugamelihat penampilan kepedulian sosial lain yang ditanamkan oleh Islam. Dan akhirnya, kesadaran, kepedulian dan kesiapan untuk melayani dan berkorban disaat diperlukan demi kebaikan masyarakat keseluruhan amat sangat ditekankan. Ajaran-ajaran Islam pada umumnya dan terutama ayat-ayat Al-Quran berulang-ulang menekankan nilai kerjasama dan kerja kolektif. Kerjasama dengan tujuan beramal saleh merupakan perintah Allah yang dinyatakan dalam Al-Quran. Baik dalam masalah spiritual, urusan ekonomi atau kegiatan sosial, Nabi SAW menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya. Selamat membaca!

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ...

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Munculnya pendidikan kewarganegaraan di latar belakangi oleh semangat para pahlawan dan perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sedangkan dalam menghadapi globalisasi untuk mengisi kemerdekaan kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing yang dilandasi oleh nilai-nilai perjuangan bangsa sehingga kita tetap memiliki wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan prilaku yang cinta tanah air dan mengutamakan persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia dan keutuhan NKRI. Pendidikan Kewarganegaraan mengalami berbagai macam perubahan di dalam perkembangannya. Di mana perubahan yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memperbaiki isi dari Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. Pada mulanya istilah Pendidikan Kewiraan merupakan istilah yang digunakan sebelum memakai istilah pendidikan kewaraganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan atau PKN secara umum merupakan bentuk pendidikan yang mengingatkan akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban warga negara supaya mereka menjadi warga negara yang berpikir tajam dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

Pendidikan Kewarganegaraan mengalami berbagai macam perubahan di dalam perkembangannya. Di mana perubahan yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memperbaiki isi dari Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri.