Munculnya pendidikan kewarganegaraan di latar belakangi oleh semangat para pahlawan dan perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sedangkan dalam menghadapi globalisasi untuk mengisi kemerdekaan kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing yang dilandasi oleh nilai-nilai perjuangan bangsa sehingga kita tetap memiliki wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan prilaku yang cinta tanah air dan mengutamakan persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia dan keutuhan NKRI. Pendidikan Kewarganegaraan mengalami berbagai macam perubahan di dalam perkembangannya. Di mana perubahan yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memperbaiki isi dari Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri. Pada mulanya istilah Pendidikan Kewiraan merupakan istilah yang digunakan sebelum memakai istilah pendidikan kewaraganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan atau PKN secara umum merupakan bentuk pendidikan yang mengingatkan akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban warga negara supaya mereka menjadi warga negara yang berpikir tajam dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.
Pendidikan Kewarganegaraan mengalami berbagai macam perubahan di dalam perkembangannya. Di mana perubahan yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memperbaiki isi dari Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah buku ajar yang dirancang untuk membekali pembaca dengan pemahaman mendalam mengenai peran Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Buku ini tidak hanya menjelaskan nilainilai dan prinsip-prinsip Pancasila, tetapi juga mengulas perjalanan sejarah terbentuknya Pancasila serta proses perumusan yang melibatkan tokoh-tokoh bangsa. Dengan memahami sejarah tersebut, pembaca diajak untuk menghargai peranan Pancasila dalam membangun fondasi negara. Buku ini juga membahas aspekaspek penting seperti perkembangan konstitusi Indonesia, konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan demokrasi Pancasila. Pembaca akan diajak menelaah bagaimana Pancasila menjadi landasan etika kepemimpinan yang menjunjung tinggi keadilan sosial dan kemanusiaan. Selain itu, topik mengenai hak asasi manusia, kepemimpinan, dan sistem pemilihan umum di Indonesia memberikan wawasan mengenai kehidupan berbangsa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Secara keseluruhan, buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para pembaca, khususnya generasi muda, untuk memperkuat identitas kebangsaan, memahami peran dan tanggung jawab sebagai warga negara, serta mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembahasan yang komprehensif, buku ini berupaya menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi pembaca dalam membangun bangsa yang adil dan sejahtera.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah buku ajar yang dirancang untuk membekali pembaca dengan pemahaman mendalam mengenai peran Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling luhur dan mulia. Ia diciptakan secitra dengan Allah. Padanya Tuhan memberikan anugerah "akal budi". Dengan akal budinya, manusia memiliki kemampuan olah pikir sehingga mampu menciptakan berbagai hal untuk memenuhi kebutuhannya. Akal budi inilah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Kemampuan olah pikir dan kemampuan mencipta adalah kemampuan dasar manusia. Olah pikir dan cipta adalah makna yang terkandung dalam pengertian kreativitas. Manusia memiliki kemampuan berkreasi. Kemampuan berkreasi inilah yang membuat manusia merasa berdaya dan hidup. Dengan kreativitasnya manusia terus menerus mampu mengatasi berbagai persoalan yang ditemui dan mampu menciptakan hal - hal baru yang meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Dengan kreativitas manusia mengembangkan diri dan menjelajahi hal - hal baru dan ruang - ruang pengetahuan baru. Dengan demikian kreativitas adalah hal mendasar yang perlu dipahami, digali dan dikembangkan terus menerus oleh setiap manusia.