Sebanyak 93 item atau buku ditemukan

Marketing Syariah

Strategi Pemasaran yang Etis dan Religius

Dinamika dunia bisnis dan pemasaran senantiasa bergerak cepat, menuntut inovasi dan adaptasi. Namun, di tengah gemuruh persaingan yang serba materialistik, muncul kesadaran mendalam akan pentingnya etika, moral, dan spiritualitas dalam setiap aspek kehidupan, termasuk kegiatan ekonomi. Marketing Syariah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ini sebuah pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberkahan (barokah), keadilan (‘adl), transparansi (shiddiq), dan tanggung jawab sosial (falah). Buku ini disusun sebagai panduan komprehensif yang menjembatani prinsip-prinsip syariah dengan praktik-praktik pemasaran modern. Kami berusaha mengupas tuntas bahwa pemasaran yang berlandaskan nilai-nilai Islam bukanlah sekadar label atau formalitas, melainkan sebuah strategi holistik yang menjamin hubungan yang jujur, adil, dan saling menguntungkan antara pelaku usaha dan konsumen. Disajikan dalam 16 (enam belas) bab mulai dari: (1) Pendahuluan Marketing Syariah: Beyond Halal Label; (2) Sumber Hukum dan Prinsip Dasar Marketing Syariah; (3) Etika Bisnis Rasulullah Saw: Teladan dalam Berdagang; (4) Strategi Harga (Price) yang Adil dan Anti Eksploitasi; (5) Saluran Distribusi (Place) yang Efisien dan Halal; (6) Komunikasi Pemasaran (Promotion) yang Jujur dan Bertanggung Jawab; (7) Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP) Berbasis Nilai Islam; (8) Personal Selling dan Sales Force Management yang Islami; (9) Servqual Syariah: Layanan Pelanggan yang Memuaskan dan Berkah; (10) Building Brand Equity yang Berlandaskan Syariah; (11) Digital Marketing dan Etika Media Sosial Dalam Perspektif Islam; (12) Riset Pasar untuk Produk dan Jasa Halal: Strategi Pemasaran yang Etis dan Religius; (13) Marketing untuk Industri Keuangan Syariah; (14) Marketing Pariwisata Halal (Halal Tourism); (15) Marketing Makanan, Minuman, dan Kosmetik Halal; (16) Social Marketing dan Community Development dalam Perspektif Syariah.

Marketing Syariah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ini sebuah pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberkahan (barokah), keadilan (‘adl), transparansi (shiddiq), dan tanggung jawab sosial (falah).

Ekonomi Islam

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ditunjukkan lebih banyak dalam bentuk kerjasama daripada dalam bentuk kompetisi (persaingan). Karena kerjasama meupakan tema umum dalam organisasi sosial Islam. Individualisme dan kepedulian sosial begitu erat terjalin sehingga bekerja demi kesejahteraan orang lain merupakan cara yang paling memberikan harapan bagi pengembangan daya guna seseorang dan dalam rangka mendapatkan ridha Allah SWT. Ajaran ini bisa ditemukan di semua bagian Al-Quran dan ditunjukkan secara nyata dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW sendiri. Kerukunan hidup dengan tetangga sangat sering ditekankan baik dalam Al-Quran maupun Sunnah; di sini kita jugamelihat penampilan kepedulian sosial lain yang ditanamkan oleh Islam. Dan akhirnya, kesadaran, kepedulian dan kesiapan untuk melayani dan berkorban disaat diperlukan demi kebaikan masyarakat keseluruhan amat sangat ditekankan. Ajaran-ajaran Islam pada umumnya dan terutama ayat-ayat Al-Quran berulang-ulang menekankan nilai kerjasama dan kerja kolektif. Kerjasama dengan tujuan beramal saleh merupakan perintah Allah yang dinyatakan dalam Al-Quran. Baik dalam masalah spiritual, urusan ekonomi atau kegiatan sosial, Nabi SAW menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya. Selamat membaca!

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ...

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SD/MI Buku Ajar untuk PGSD/PGMI

Kehadiran buku ini berperan penting dalam menambah pengetahuan bagi mahasiswa, guru, maupun dosen khususnya di bidang Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)/Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan juga dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Buku ini memuat tiga bab yang membahas tentang hakikat Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan, pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, dan materi pelajaran PPKn di SD/MI. Menurut Muhammad Yamin (perumus Pancasila), berdirinya negara bangsa Indonesia tidak terlepas dari kerajaan-kerajaan kuno yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Pembentukan negara Indonesia telah melalui tiga tahap, yaitu: (1) zaman Sriwijaya di bawah Dinasti Syailendra (600-1400 M); (2) negara-bangsa pada zaman Majapahit (1293-1525 M). Dua tahap negara-bangsa adalah negara-bangsa lama; (3) negara-bangsa modern, negara Indonesia yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 (Syarbaini, 2012). Pancasila berfungsi sebagai dasar falsafah nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI). Mengenai sejarah Indonesia sebelum proses ini dan setelah ditetapkannya Pancasila sebagai dasar negara, ada beberapa hal yang perlu dipahami di masa lalu. Hal ini terkait dengan perjuangan kerajaan untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Adapun kerajaan dan masa kebangkitannya, misalnya: Kerajaan Kutai, Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Majapahit dan Masa Kebangkitan Indonesia. Berikut penjelasannya.

Kehadiran buku ini berperan penting dalam menambah pengetahuan bagi mahasiswa, guru, maupun dosen khususnya di bidang Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)/Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan juga dapat dijadikan sebagai sumber belajar ...

Manajemen Sumber Daya Manusia

Sebagaimana diketahui bahwa gerakan Literasi Big data, Literasi Teknologi dan penguatan Literasi Manusia Berkarakter dalam memperkuat konsep Merdeka Belajar, bukan lagi hanya menjadi sebuah diskursus semata, akan tetapi sudah harus dapat diimplementasikan secara komprehensif pada setiap Institusi Pendidikan, khususnya di perguruan Tinggi, guna menyongsong era Society 5.0. Tantangan inilah yang harus dijawab dengan berbagai kegiatan ilmiah, salah satunya yang dilakukan dengan adanya penulisan buku ini. Peluang untuk menulis serta menuangkan berbagai ide dan daya nalar serta pemikiran-pemikiran cerdas harus terus dibuka dan diberikan ruang yang baik di setiap Institusi Pendidikan, sehingga dosen, mahasiswa dan seluruh unsur di dalam institusi Pendidikan dapat berkembang dalam jati diri keilmuan masing-masing.

Sebagaimana diketahui bahwa gerakan Literasi Big data, Literasi Teknologi dan penguatan Literasi Manusia Berkarakter dalam memperkuat konsep Merdeka Belajar, bukan lagi hanya menjadi sebuah diskursus semata, akan tetapi sudah harus dapat ...