Sebanyak 427 item atau buku ditemukan

PENGANTAR SENI DRAMA DI SD

Pelajaran Seni Drama- Tari di Sekolah Dasar sudah saatnya keluar dari paradigma lama, yakni hanya sebagai mata pelajaran kelas ke dua. Pelajaran ini seringkali identik dengan kegiatan ekstra kurikuler, sehingga tak jarang posisinya tersingkir dari lima pelajaran utama di SD. Posisinya yang tidak seksi menurut banyak kalangan ini menyebabkan pengelolahan sistem pembelajaran untuk pelajaran ini sekedarnya saja. Betapa mudahnya mengajarkan pelajaran ini di SD jika guru hanya menyuruh setiap anak menari atau bermain drama lalu memberikan penilaian satu persatu di setiap akhir semester.

Hal ini penting karena pengalaman anak pada usia dini merupakan landasan dasar bagi kehidupan di masa datang. Oleh karena itu pengalaman kreatif bagi anak meski menjadi bagian utama dalam pendidikan. Pada kurikulum 1994 SD, ...

Koreografi

bahan ajar mata kuliah koreografi : program studi S-1, Seni Tari, STSI Bandung

Study on creation of choreography.

Study on creation of choreography.

Mengenal Seni Tari Indonesia

Seni tari merupakan unsur dari kebudayaan Indonesia yang merupakan bagian dari hasil cipta masyarakat. Untuk mengetahui asal dari seni tari sangatlah sulit, karena banyaknya seni tari yang ada. Seni tari sudah ada sejak zaman prasejarah dan terus berkembang sesuai dengan kemajuan masyarakat. Banyaknya seni tari di Indonesia menunjukkan keanekaragaman bangsa Indonesia. Dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dapat menambah persatuan dan kesatuan. Walaupun adanya perbedaan kesenian dengan semboyan itu dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kita mempunyai seni tari yang menjadi salah satu aset yang berharga. Sebagai negara yang mempunyai banyak seni tari, kita harus dapat menjaga dan melestarikannya. Melalui buku Mengenal Seni Tari Indonesia kita dapat membantu dalam mengetahui sejarah dan berbagai dari seni tari yang ada di Indonesia. Karena kita mempunyai kewajiban untuk melestarikan budaya dari nenek moyang. Kebudayaan seni tari menjadi ciri khas dari daerah. Sehingga dapat menjadi suatu tontonan yang menarik, bagi warga pribumi maupun warga asing yang akan mengunjungi daerah tersebut.

Sebagai negara yang mempunyai banyak seni tari, kita harus dapat menjaga dan melestarikannya. Melalui buku Mengenal Seni Tari Indonesia kita dapat membantu dalam mengetahui sejarah dan berbagai dari seni tari yang ada di Indonesia.

Kebangkitan UMKM Melalui Inovasi Geoproduk Berbasis Geodiversity & Kearifan Lokal

Indonesia dengan karakteristik alam dan lingkungannya yang sangat beragam, memiliki tiga konsep pemanfaatan sumber daya alam yang berlandaskan perlindungan alam, yaitu ekowisata, geowisata, dan taman bumi (geopark). Geopark merupakan konsep yang terbaik saat ini, karena mampu mengintegrasikan seluruh sumber daya alam di sekitar lokasi yang memiliki keunikan geologi dengan tujuan, yaitu perlindungannya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. UMKM sebagai komunitas yang ada dan penting dalam geopark mengembangkan geoproduk berdasarkan geodiversity dan kearifan lokal memiliki kekuatan untuk bangkit dari krisis-krisis yang terjadi. Geoproduk merupakan produk atau jasa yang memiliki keunikan juga ramah lingkungan dan berada dalam lingkungan geopark. Buku ini memberikan gambaran tentang definisi geoproduk, ciri-ciri geoproduk, proses pembuatannya, model bisnis, rantai nilai, manajemen risiko UMKM, dan strategi pemasaran bagaimana geoproduk bisa menjadi unggulan bagi UMKM di Indonesia. Contoh kasus UMKM geoproduk ditampilkan dalam bentuk narasi mulai dari geoproduk yang ada di geopark Indonesia, hingga geoproduk yang ada di geopark negara-negara lain yang masuk ke dalam UNESCO Global Geoparks (UGG).

Indonesia dengan karakteristik alam dan lingkungannya yang sangat beragam, memiliki tiga konsep pemanfaatan sumber daya alam yang berlandaskan perlindungan alam, yaitu ekowisata, geowisata, dan taman bumi (geopark).

Kreativitas, Inovasi, dan Keunikan sebagai Daya Tarik Perpustakaan

"Perpustakaan, pustakawan, dan pemustaka adalah 3 pilar yang saling terkait saling mendukung. Perpustakaan sebagai tempat informasi ilmu pengetahuan dan aktifitas masyarakat, pustakawan sebagai pengelola yang harus kreatif inovatif supaya pemustaka mendapatkan kenyamanan, krasan, dan ketagihan dengan perpustakaan. Kini, pandemi Covid-19 memaksa layanan perpustakaan berubah total, dimana pegawai mulai work from home yang harus dimanfaatkan untuk produktif dan berbenah, sehingga pada saat pelayanan kembali normal maka pustakawan diharapkan mempunyai nilai lebih." Drs. Isa Ashari, M.M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang "Buku ini hadir untuk memberikan wadah berbagi antar pustakawan di Kota Magelang terkait dengan berbagai inovasi dan keunikan yang dimiliki oleh perpustakaan tempat mereka bekerja. Inovasi dan keunikan yang luar biasa akan lebih bermanfaat jika dibagi untuk kemajuan bersama dengan dituangkannya pengalaman dan ide yang dimiliki melalui sebuah karya, yakni tulisan." Jamzanah Wahyu Widayati, S. I. Pust., MA., Ketua PC IPI Kota Magelang "Buku ini memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi pustakawan dan bermanfaat juga bagi pengembangan dunia kepustakawanan Indonesia." Itmamudin, SS., M.IP., Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah (PD IPI Jateng) dan Pustakawan di IAIN Salatiga

Inovasi dan keunikan yang luar biasa akan lebih bermanfaat jika dibagi untuk kemajuan bersama dengan dituangkannya pengalaman dan ide yang dimiliki melalui sebuah karya, yakni tulisan." Jamzanah Wahyu Widayati, S. I. Pust.

Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Praktik Pembelajaran

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang memberikan pelayanan kepada anak yang berada pada rentang usia lahir sampai delapan tahun. Pelayanan yang diberikan kepada anak berupa: perawatan, pengasuhan, pendidikan, dan pembinaan harus sesuai dengan teori dan praktik pembelajaran bagi anak usia dini. Anak usia dini memiliki potensi yang harus dikembangkan melalui rangsangan. Potensi-potensi tersebut berupa aspek-aspek perkembangan. Aspek perkembangan yang harus mendapatkan rangsangan yaitu aspek nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, fisik-motorik, dan sosial-emosional. Aspek perkembangan tersebut harus mendapatkan rangsangan dalam bentuk kegiatan pembelajaran menyenangkan; kegiatan pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan; anak harus terlibat dalam setiap kegiatan pembelajaran (anak terlibat aktif); pengaturan lingkungan menentukan terhadap ketenangan, kenyamanan, dan kesenangan anak dalam belajar; serta memberikan banyak pengalaman untuk mengembangkan wawasan pengetahuan bagi anak. Konsep pembelajaran bagi anak usia dini harus sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangannya hal itu akan berpengaruh kepada proses keberlanjutan tahap perkembangan selanjutnya. Proses kegiatan pembelajaran bagi anak usia dini harus melibatkan seluruh perangkat yang berada di lingkungan anak seperti: pihak sekolah, guru, dan orangtua. Kerja sama antara guru dan orangtua sangat menentukan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. untuk menentukan keberhasilan dari kegiatan pembelajaran diperlukan alat untuk mengakses perkembangan anak, sehingga akan nampak keberhasilan perkembangan pembelajaran anak. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup Kencana

dapat melakukan komunikasi, di antaranya: Telnet, Gopher, WAIS, e-mail, Mailing List (milis), Newsgroup, File Transfer Protocol (FTP), Internet Relay Chat, World Wide Web (WWW). Dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ditawarkan ...

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MULTI KULTURAL DAN KEARIFAN LOKAL (PKBMKKL) SEBAGAI PEGANGAN DAN PANDUAN BAGI PARA FASILITATOR PROVINSI DAN SEKOLAH

Penanaman nilai-nilai pembentukan karakter bangsa secara masif dan efektif melalui implementasi nilai-nilai utama Gerakan Nasional Revolusi Mental (religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas) yang akan menjadi fokus pembelajaran, pembiasaan dan pembudayaan, sehingga pendidikan karakter bangsa sungguh dapat mengubah perilaku, cara berpikir dan cara bertindak seluruh bangsa Indonesia menjadi lebih baik dan berintegritas. Buku ini disusun untuk menjadi rujukan atau pijakan bagi para fasilitator yang akan menerapkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di sekolah dan mengimbaskannya ke sekolah sekitar. Fasilitator utama yang bisa memberikan pelatihan buku ini adalah Kepala Sekolah, Guru, Pengawas, dan Komite Sekolah. Fasilitator dapat memanfaatkan buku ini sebagai sumber pembelajaran mandiri untuk memahami program PPK sesuai dengan tugas dan kewajibannya.

Penanaman nilai-nilai pembentukan karakter bangsa secara masif dan efektif melalui implementasi nilai-nilai utama Gerakan Nasional Revolusi Mental (religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas) yang akan menjadi fokus ...