Sebanyak 163 item atau buku ditemukan

Manajemen Pendidikan

Penerapan manajemen pendidikan agar tujuan pendidikan di sekolah dapat tercapai secara efektif dan efisien, maka proses manajemen pendidikan memiliki peranan yang sangat penting, karena bagaimanapun sekolah merupakan suatu sistem yang di dalamnya melibatkan berbagai komponen dan sejumlah kegiatan yang perlu dikelola secara baik, sekolah tanpa didukung proses manajemen yang baik, boleh jadi hanya akan menghasilkan kesemerautan lajunya organisasi, yang pada gilirannya tujuan pendidikan pun tidak akan pernah tercapai secara semestinya. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Dasar Manajemen Pendidikan Bab 2 Manajemen Kurikulum Bab 3 Biaya Pendidikan Bab 4 Manajemen Kurikulum Bab 5 Evaluasi Bab 6 Kepemimpinan Dalam Manajemen Pendidikan Bab 7 Pengembangan Kompetensi Bab 8 Pengembangan Kurikulum Bab 9 Pemasaran Manajemen Pendidikan Bab 10 Manajemen Pendidikan Di Era Digital

Penerapan manajemen pendidikan agar tujuan pendidikan di sekolah dapat tercapai secara efektif dan efisien, maka proses manajemen pendidikan memiliki peranan yang sangat penting, karena bagaimanapun sekolah merupakan suatu sistem yang di ...

Gizi Kesehatan Pada Masa Reproduksi

Pangan merupakan kebutuhan manusia yang sangat mendasar karena berpengaruh terhadap eksistensi dan ketahanan hidup manusia. Manusia membutuhkan energi untuk menjamin keberlangsungan hidupnya. Energi itu sendiri di peroleh dari bahan pangan yang dikonsumsi yang mengandung berbagai zat-zat kimia yang dikenal sebagai zat gizi. Pangan dalam UU RI No.7 th. 1996 diartikan sebagai segala sesuatu yang berasal dari suber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapkan, pengolahan, dan atau pembuatan makanan dan minuman. Zat gizi merupakan komponen yang terdapat dalam bahan pangan yang terurai selama proses perencanaan dalam tubuh. Zat gizi dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang memadai untuk pertumbuhan, perkembangan dan kebugaran tubuh. Zat gizi yang dimaksudkan termasuk di dalamnya air, karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin

Zat gizi yang dimaksudkan termasuk di dalamnya air, karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin Buku Gizi Kesehatan Pada Masa Reproduksi ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Mengembangkan Intelegensi Quotient (IQ) pada anak prasekolah dengan stimulasi keluarga dan pendidikan anak usia dini

... drama, dan beragam bidang seni lainnya (seni lukis, seni rupa, kerajinan), serta mampu mengapresiasi karya seni, gerak dan tari, serta drama. 3. Standart proses Pelaksanaan pembelajaran dalam program pendidikan anak usia dini (PAUD) ...

Agresi Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang komunikasi, sedikitnya ada dua teknologi yang berkembang sangat pesat dan agresif, yakni telepon seluler (handphone) dan komputer berjaringan internet—komputer yang dapat digunakan untuk menghubungkan seseorang dengan orang lain tanpa adanya batas jarak dan waktu. Materi pokok yang terkandung dalam bunga rampai (referensi) ini menyajikan dan mengulas dinamika perkembangan teknologi informasi, terutama agresivitas perkembangannya dalam bidang komunikasi dan informatika. Substansi buku antara lain menyajikan bahasan mengenai informasi pemerintahan melalui e-government; komparasi strategi komunikasi pemasaran pariwisata Indonesia-Malaysia; strategi komunikasi pemerintah daerah; pergeseran sosial budaya masyarakat Samin (sebagai contoh kasus); dan agresi negatif teknologi informasi menggusur budaya positif bangsa. -PrenadaMedia-

Perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang komunikasi, sedikitnya ada dua teknologi yang berkembang sangat pesat dan agresif, yakni telepon seluler (handphone) dan komputer berjaringan internet—komputer yang dapat digunakan ...

Pemetaan Sosial Menuju Desa Berketahanan Sosial Melalui Penyuluh Sosial Masyarakat Sebagai Agen Perubahan

Penyuluh sosial masyarakat memegang peranan penting dalam masyarakat demi terwujudnya desa berketahanan sosial sebagai jembatan komunikasi dan informasi dari pemerintah kepada masyarakat. Di samping itu, penyuluh sosial masyarakat juga berfungsi sebagai agen pemberi motivasi dan edukasi dalam membantu masyarakat berpartisipasi di desa. Dengan kata lain, penyuluh sosial masyarakat juga menjadi agen perubahan di desanya. Untuk mendukung kebijakan tersebut, diperlukan data dan informasi tentang masalah, potensi dan sumber daya di 7 provinsi yang akan menjadi bahan penyusunan kebijakan teknis Pusat Penyuluhan Sosial, dan rencana aksi bagi penyuluh sosial masyarakat menuju Desa Berketahanan Sosial. Sehubungan dengan itu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial bersama dengan Pusat Penyuluhan Sosial melaksanakan pemetaan sosial yang memfokuskan pada masalah, potensi dan sumber daya sosial serta kesiapan calon penyuluh sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh kabupaten lokasi penelitian memiliki keunikannya masing-masing. Meski memiliki permasalahan yang hampir sama, tetapi tentu memiliki tingkatan darurat yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan penanganan atau pendekatan yang berbeda. Namun yang terpenting para penyuluh sosial masyarakat telah mampu menunjukkan kapasitasnya dalam memahami kondisi di desa mereka masing-masing. Kesadaran mereka akan kondisi desa ini mampu menjadi dasar untuk menerima pelatihan kapasitas sebagai penyuluh sosial masyarakat. Mereka perlu dikembangkan, dibina, dan diperkuat kemampuannya agar dapat berperan besar bagi perubahan sosial yang lebih baik di desa mereka masing-masing.

Pekerja Sosial profesional c. Relawan Sosial d. Penyuluh Sosial Menurut pasal
14 dari Peraturan Menteri Sosial nomor 16 tahun 2017 tentang Standar Nasional
Sumber Daya Manusia Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, disebutkan ...

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH

Berbasis Kecerdasan Intelektual, Emosional, dan Spiritual Terhadap Iklim Sekolah

Dalam upaya menyiapkan calon pemimpin pendidikan/sekolah di era revolusi industri 4.0, yang mampu menciptakan iklim sekolah sebagaimana yang telah digariskan dalam Permendiknas Nomor 13 dan 19 Tahun 2007, maka diperlukan pengembangan materi perkuliahan Kepemimpinan pendidikan. karena itu struktur buku bahan ajar ini selain mengkaji beberapa alasan mendasar pentingnya pemimpin pendidikan menciptakan iklim sekolah, juga mengenai teori-teori kepemimpinan yang melandasi 3 model kepemimpinan kepala sekolah berbasis kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Bahan Ajar ini sebagai salah satu referensi yang akan mempermudah dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan. Memfasilitasi keterbatasan literatur terkadang sulit diperoleh, membantu mahasiswa untuk belajar secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap kehadiran dosen dalam kuliah tatap muka.

Dalam upaya menyiapkan calon pemimpin pendidikan/sekolah di era revolusi industri 4.0, yang mampu menciptakan iklim sekolah sebagaimana yang telah digariskan dalam Permendiknas Nomor 13 dan 19 Tahun 2007, maka diperlukan pengembangan materi ...