Sebanyak 39 item atau buku ditemukan

Dasar-Dasar Auditing

Auditing adalah bagian penting dalam menjaga integritas dan akuntabilitas di berbagai sektor, baik swasta maupun publik. Dalam dunia yang semakin kompleks, peran auditor tidak hanya sebagai pemeriksa, tetapi juga sebagai pemberi nilai tambah dalam tata kelola dan pengambilan keputusan. Buku ini hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dan praktik auditing yang relevan dengan kebutuhan saat ini. Buku ini disusun berdasarkan hasil pemikiran dan penelitian terbaru, sehingga dapat menjadi referensi yang berharga bagi siapa saja yang ingin mendalami bidang auditing. Disusun oleh para dosen, peneliti, dan praktisi dengan kualifikasi di bidangnya masing-masing, buku Dasar-Dasar Auditing menawarkan pembahasan yang menyeluruh dan terstruktur. Buku ini terdiri dari 17 (tujuh belas) bab yang mencakup berbagai aspek auditing, mulai dari Konsep Dasar Audit, Sejarah dan Perkembangan Audit, Prinsip, Tujuan dan Manfaat Audi, Etika dan Tanggung Jawab Auditor, Standar dan Regulasi Audit, Proses Audit: Perencanaan, Proses Audit: Pengumpulan Bukti, Proses Audit: Evaluasi Bukti dan Temuan, Audit Internal, Audit Eksternal, Audit Forensik, Audit Sistem Informasi, Audit Lingkungan dan Keberlanjutan, Audit Kepatuhan (Compliance Audit), Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit), Prosedur dan Metodologi Audit, Pelaporan Hasil Audit.

Disusun oleh para dosen, peneliti, dan praktisi dengan kualifikasi di bidangnya masing-masing, buku Dasar-Dasar Auditing menawarkan pembahasan yang menyeluruh dan terstruktur.

AUDITING (PETUNJUK PRAKTIS PEMERIKSAAN AKUNTAN OLEH AKUNTAN PUBLIK)

Dalam "Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik", pembaca akan dibimbing melalui serangkaian proses audit yang komprehensif dan praktis, Buku ini tidak hanya menyoroti perneriksaan aspek aspek tradisional seperti aset tak berwujud, liabilitas jangka pendek dan panjang, serta ekuitas, tetapi juga membahas berbagai konsep modern seperti audit computer, manajemen audit, dan internal audit. Pembahasan yang cermat tentang pemeriksaan laba rugi, termasuk perkiraan dan analisisnya, memberikan pandangan mendalam tentang bagaimana audit dapat membantu dalam evaluasi kesehatan finansial suatu entitas. Melalui penjelasan yang lugas dan contoh kasus yang relevan, pembaca akan diajak untuk memahami pentingnya pemeriksaan subsequent event dan tahap akhir audit. Buku ini juga mengupas audit proses right issue, menyoroti tahapan-tahapannya dengan jelas dan terperinci. Tak hanya fokus pada aspek teknis, buku ini juga memberikan wawasan tentang tanggung jawab setelah audit selesai, serta berbagai jasa lain yang dapat ditawarkan oleh profesi akuntan di luar audit laporan keuangan. Dengan pendekatan yang praktis dan berorientasi pada kebutuhan profesi akuntan publik, "Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik" menjadi panduan yang tak ternilai bagi praktisi audit yang ingin meningkatkan kualitas dan efektivitas pekerjaan mereka. Sinopsis ini mencerminkan karakter buku yang informatif, praktis, dan relevan, serta menekankan kegunaannya bagi pembaca yang ingin mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang praktik audit yang modern dan efektif.

Dalam "Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik", pembaca akan dibimbing melalui serangkaian proses audit yang komprehensif dan praktis, Buku ini tidak hanya menyoroti perneriksaan aspek aspek tradisional seperti ...

Auditing

Dasar-dasar pemeriksaan laporan keuangan

Auditing: Dasar-Dasar Pemeriksaan Laporan Keuangan ini ditulis dengan tujuan sebagai dasar acuan mengenai pemeriksaan akuntan dalam memeriksa laporan keuangan, baik secara teori maupun contoh kasus pemeriksaan. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, dosen dan peneliti yang sedang meneliti auditing dan akuntansi. Isi dari buku ini menjelaskan dasar pemeriksaan akuntansi/auditing terdiri dari tigabelas bab dimulai dari konsep dasar auditing sampai jenis audit EDP. Dalam buku ini penulis berusaha memberikan gambaran secara lengkap mengenai pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor yang bekerja baik Kantor Akuntan Publik, Internal dan Pemerintah. Penulis juga berusaha memberikan gambaran mengenai kertas kerja yang akan digunakan auditor dalam melaksanakan tugasnya.

Auditing: Dasar-Dasar Pemeriksaan Laporan Keuangan ini ditulis dengan tujuan sebagai dasar acuan mengenai pemeriksaan akuntan dalam memeriksa laporan keuangan, baik secara teori maupun contoh kasus pemeriksaan.

Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I)

Standar auditing merupakan pedoman umum untuk membantu auditor dalam memenuhi tanggung jawab profesionalnya sehubungan dengan audit yang dilakukan atas laporan keuangan historis kliennya. Buku Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I) ini membahas tentang standar audit, laporan audit, materialitas, tanggung jawab manajemen, tanggung jawab auditor, asersi manajemen, tujuan audit atas transaksi, saldo, dokumentasi audit, perencanaan audit, prosedur analitis, dan audit atas pengendalian internal. Serta dapat dijadikan referensi bagi para mahasiswa S1 maupun S2 akuntansi, khususnya yang sedang mengambil mata kuliah Auditing.

Buku Auditing (Pemeriksaan Akuntansi I) ini membahas tentang standar audit, laporan audit, materialitas, tanggung jawab manajemen, tanggung jawab auditor, asersi manajemen, tujuan audit atas transaksi, saldo, dokumentasi audit, perencanaan ...

Accounting and Auditing Standards for Islamic Financial Institutions

While accounting and audit functions are significantly regulated and standardized in conventional financial industries and activities, through the implementation of International Accounting Standards, and International Financial Reporting Standards, as well as other international, regional, and local regulations, this is not the case for Islamic financial organizations. Rather than having their own set of comprehensive accounting or auditing standards or policies, these are based, in some cases, on the Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAIOFI), the Islamic Financial Services Board (IFSB)’s standards and Shari’ah based local policies. This book is a timely and comprehensive overview of accounting and auditing standards within the doctrine of Shari’ah. It offers a significant contribution to the field and a wealth of technical know-how. It analyzes Islamic accounting and auditing both in theory and practice and from a distinctly international perspective. The chapters are arranged in a systematic and logical way making it easily accessible and engaging. The book evaluates the existing standards and widens the scope of the discourse to include Maqasid al-Shari’ah, Islamic accounting and audit models and standards, as well as, offering practical policy recommendations. The author presents a Shari’ah justified solution to Islamic Accounting and Audit and offers guidance on overcoming the challenges to implementing Islamic Accounting and Auditing Standards. The book is a unique and exhaustive guide and, as such, will be an invaluable resource for academics, researchers, students, policymakers, as well as, practitioners in accounting and auditing firms and financial institutions.

While accounting and audit functions are significantly regulated and standardized in conventional financial industries and activities, through the implementation of International Accounting Standards, and International Financial Reporting ...

Auditing Syariah Akuntabilitas Sistem Pemeriksaan Laporan Keuangan

Buku Auditing Syariah Akuntabilitas Sistem Pemeriksaan Laporan Keuangan karya Rusdiana, sangat direkomendasikan untuk para akademisi yang sedang mengenyam studi di bidang ekonomi sebagai bahan untuk belajar. Auditing adalah proses pengumpulan serta penilaian bukti-bukti yang dilakukan oleh pihak yang kompeten, untuk menentukan apakah informasi yang disajikan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Ada beberapa tahapan audit yang dilakukan dalam pengauditan lembaga keuangan. Tahapan ini dimulai dari pengecekan bukti audit yaitu berupa kwitansi serta bukti keuangan yang lain. Untuk menyamakan antara laporan dengan bukti yang ada sama atau tidaknya. Dan adanya kekeliruan dalam pencatatan laporan keuangan yang disusun oleh akuntan internal suatu instansi atau tidak. Dalam pandangan islam, Auditing bukanlah suatu hal yang baru. Pada masa Nabi Muhammad SAW dan masa Khilafah terdapat sebuah lembaga yang mempunyai peran sebagai auditor, yaitu lembaga hisbah yang mempunyai tujuan agar membantu umat dalam beribadah terhadap Allah SWT dan memastikan bahwa hak Allah maupun hak asasi manusia lainya telah diperhatikan dan dilaksanakan dengan benar. Lembaga Keuangan Syari’ah merupakan lembaga keuangan yang prinsip operasinya berdasarkan pada prinsip-prinsip syari’ah. Operasional lembaga keuangan Islam harus menghindar dari riba, gharar dan maisir Di indonesia sendiri sudah sangat banyak lembaga keuangan syariah. Seperti lahirnya bank bank syariah, lembaga zakat dan lembaga keuangan syariah lainnya. Meningkatnya jumlah lembaga keuangan syariah di indonesia ini menyebabkan beberapa lembaga keuangan syariah yang ada berlomba lomba untuk menjadi LKS terbaik. Untuk memastikan terjadinya lembaga keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah ini menimbulkan fungsi baru sebagai seorang pemeriksa laporan keuangan atau auditor yang berfungsi sebagai auditor syariah. Dalam hal ini, auditor syariah memiliki fungsi yang sangat penting untuk menjaga akuntabilitas laporan keuangan dan pemenuhan terhadap aspek syariah. Audit yang ada saat ini adalah bagian dari sistem keuangan konvensional yang hanya berfungsi untuk menilai aspek laporan keuangan. Perbedaan praktik audit syariah dan audit konvensional terletak pada tujuan utama yaitu audit syariah yang bertujuan untuk memastikan internal kontrol sudah baik dan efektif dalam menjalankan kepatuhan syariah. Sementara tantangan terbesar dalam menerapkan audit syariah saat ini adalah kurangnya keahlian dan sumber ekonomi saja. Hal yang dibutuhkan oleh auditor syariah mempunyai lingkup yang cukup luas, yaitu selain memeriksa laporan keuangan, auditor syariah juga harus memastikan bahwa laporan tersebut sudah sesuai dengan prinsip syariah, termasuk didalamnya laporan keuangan, produk yang dilaksanakan, penggunaan IT, proses operasi, pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas bisnis. Dalam pelaksanaanya sebagai audit, auditor syariah sangat perlu untuk memenuhi dua kriteria, yaitu mampu dalam bidang keuangan dan perbankan syariah. Bidang syariah yang dimaksud disini adalah mengenai fiqih muamalah. Lebih baik lagi jika menguasai ilmu akuntansi ataupun auditing syariah karena lebih komprehensif bagi seorang auditor syariah, sebab baik aspek syariah maupun aspek keuangan dipelajari keduanya. Sehingga auditor dapat langsung menguasai keduanya kualifikasi tersebut. Jika kedua hal tersebut dapat dipenuhi maka proses proses audit syariah dapat terlaksana secara tepat dan sesuai dengan prinsip syariah.

Buku Auditing Syariah Akuntabilitas Sistem Pemeriksaan Laporan Keuangan karya Rusdiana, sangat direkomendasikan untuk para akademisi yang sedang mengenyam studi di bidang ekonomi sebagai bahan untuk belajar.

Auditing Syariah

Puji dan syukur atas limpahan rahmat dan nikmat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan petunjuk dan maghfirah- Nya sehingga buku yang berjudul “Auditing Syariah” dapat diselesaikan dan telah berhasil diterbitkan. Pada buku ini terdapat 15 bab yang terdiri dari (1) sistem ekonomi Islam, (2) sistem keuangan syariah dan pentingnya audit, (3) filosofi, paradigma, dan sejarah auditing, (4) konsep dasar auditing syariah, (5) kinerja auditing dan profesi akuntan publik, (6) metode audit kepatuhan syariah, (7) kompetensi, standar profesional, dan kode etik auditing syariah, (8) audit kepatuhan syariah, (9) audit internal lembaga keuangan syariah, (10) audit laporan keuangan syariah dan tanggung jawab auditor, (11) sistem pengendalian internal: fraud (kecurangan) auditor, (12) pemeriksaan: audit di lembaga keuangan syariah, (13) pengawasan: audit di lembaga keuangan syariah, (14) implementasi audit syariah di lembaga keuangan syariah, (15) isu kontemporer dan tantangan audit syariah pada lembaga keuangan syariah masa depan.

Pada buku ini terdapat 15 bab yang terdiri dari (1) sistem ekonomi Islam, (2) sistem keuangan syariah dan pentingnya audit, (3) filosofi, paradigma, dan sejarah auditing, (4) konsep dasar auditing syariah, (5) kinerja auditing dan profesi ...