Sebanyak 57 item atau buku ditemukan

Sejarah Peradaban Islam

Buku ini banyak berbicara tentang bagaimana sejarah dan apa saja peradaban-peradaban islam dari masa klasik hingga modern, ditulis sangat jujur dan objektif. Buku ini juga di susun berdasarkan tuntutan kurikulum dalam bidang studi Sejarah Peradaban Islam, sehingga perlu kiranya di terbitkan dalam memenuhi kebutuhan akademik.

BAB XI SEJARAH MASUKNYA ISLAM DI ASIA TENGGARA Asia Tenggara atau Indo-Melayu merupakan tujuh dari wilayah kebudayaan atau peradaban Islam yang terdiri atas wilayahwilayah kebudayaan Arab, Islam Peria, Islam Turki, Islam Afrika (Kulit ...

Melawan ketertutupan informasi

menuju pemerintahan terbuka

Study on the need of laws regarding the freedom to gain public information in Indonesia.

Study on the need of laws regarding the freedom to gain public information in Indonesia.

Micro-level Educational Planning and Management

Handbook

To answer this question the micro planner will need information on the total
number of existing teachers classified according ... Given that other factors such
as the method of teaching affects the ratio of teacher to pupils as well as
modalities of ...

Metodologi Penelitian

Pendekatan Kuantitatif

Pengetahuan tentang penelitian menjadi persyaratan penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk dapat memberikan kontribusi ilmiahnya. Tidak hanya bagi yang sudah lulus, tapi juga bagi yang belum lulus; pengetahuan tentang penelitian merupakan sarana bagi kelancaran mereka yang tengah menyelesaikan skripsi, tesis, bahkan disertasi. Untuk keperluan tersebut dibutuhkan banyak buku penelitian sebagai rujukan. Keunikan buku ini dibanding buku-buku sejenis lain adalah sifatnya yang aplikatif. Agar mudah diaplikasikan maka pembahasan setiap materi dalam buku ini dilengkapi contoh-contoh dengan variabel yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Pembahasan secara komprehensif dan aplikatif dengan contoh dan ilustrasi yang kontekstual ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pemakai buku penelitian yang pada dasarnya tidak hanya ingin memahami teori tapi ingin dapat melakukan penelitian. Metode kuantitatif lebih mewarnai isi buku ini karena penulis menganggap bahwa konsep berfikir obyektif dan realistis menjadi landasan untuk mengembangkan disiplin ilmu apapun.

Pengetahuan tentang penelitian menjadi persyaratan penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk dapat memberikan kontribusi ilmiahnya.

Pembelajaran & Penilaian Literasi Gerak Berbasis Web

Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan atas support dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam bentuk hibah penelitian DRPM dan Pusat Kurikulum & Perbukuan. Buku ini mempelajari notasi gerak yang telah disederhanakan berdasarkan Notasi Laban, serta disesuaikan dengan materi pada kurikulum mata pelajaran Seni Budaya di kelas 7, khususnya Seni Tari. Tujuannya agar siswa SMP memiliki keseimbangan antara kemampuan berpikir dan bergerak dengan melakukan kegiatan membaca, menuliskan, dan meninterpreasikan simbol ke dalam gerak atau sebaliknya gerak ke dalam simbol.

Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan atas support dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam bentuk hibah penelitian DRPM dan Pusat Kurikulum & Perbukuan.

"I Come from a Pancasila Family"

A Discursive Study on Muslim-christian Identity Transformation in Indonesian Post-reformasi Era

This book examines social identity transformations through interreligious relations in post-Reformasi Indonesia. It answers two questions: how do Muslims and Christians identify and position themselves and others; and what are the socio-cognitive effects of their identification and positioning? The objectives are, first, to gain insight into the relation between religious discourse and (the lack of) social cohesion, and, second, to contribute to a theory and method of studying interreligious relations. The study is based on 24 focus group discussions in Surakarta (Central Java), making a critical discourse analysis of them. The book concludes that the interviewees use various classifications to identify and position themselves and others, although these are not fixed but fluid, depending on specific situations and interests. The book advocates for a shift from the 'social identity' theory to a 'multiple identity' theory for studying religion and interreligious relations. (Series: Interreligious Studies - Vol. 6)

This book examines social identity transformations through interreligious relations in post-Reformasi Indonesia.

Wacana Bahasa dan Sastra

Dua entitas, bahasa dan sastra Indonesia, bukanlah merupakan dualitas. Akan tetapi, merupakan satu-kesatuan jalinan terkait yang tidak terpisahkan. Ini analog dengan penyakit kulit dan kelamin, yang juga tidak dapat dipisahkan. Untuk mempelajari bahasa apa pun secara ideal, sebaiknya memang harus sampai pada mempelajari sastranya. Demikian sebaliknya, mempelajari sastra, tidaklah mungkin tanpa menguasai wahana sastra itu sendiri, yakni bahasanya. Seorang pengarang yang baik, tentunya juga mestinya adalah seorang yang memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Dengan demikian, bagi seorang pengarang, bahasa sangatlah vital karena merupakan modal utama untuk bersastra. Seorang yang tidak memiliki infrastruktur berbahasa, tidaklah mungkin menjadi pengarang. Secara geneologis, buku ini sebenarnya dirajut dari tulisan-tulisan yang tercerai-berai, yang pernah ditulis pada berbagai forum pertemuan. Sebelum menjadi buku, tulisan-tulisan yang terhimpun dalam buku ini pernah diseminasi dalam berbagai pertemuan ilmiah di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Tulisan ini kemudian dielaborasi dan dijadikan dalam satu buku agar wacana pemikiran bahasa dan sastra ini tersatukan dalam sebuah buku yang utuh.

Sejak masa awal kesusastraan Indonesia tahun 1920-an (masa Balai Pustaka)
hingga perkembangannya yang paling mutakhir menjelang dua dasawarsa
tahun 2000-an, sudah ada berbagai eksplorasi yang tak terkira mengenai
penciptaan ...

Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut untuk Mahasiswa

Dilengkapi Caturtunggal Keterampilan Berbahasa

Sebagai makhluk berbahasa, manusia memiliki potensi dan keunggulan luar biasa dibandingkan makhluk lainnya. Manusia secara fisik memiliki tubuh yang jelas, tampak, bisa dilihat, berbeda dengan hewan, setan, atau malaikat. Jika hewan, tubuhnya ya seperti itu, sementara malaikat dan makhluk halus lainnya, akan berbahaya jika bisa dilihat. Begitu juga dengan kemampuan berbahasa mereka. Akan histeris juga jika kita bisa merasakan bahasa mereka. Di situ lah, perbedaan mendasar yang bisa dipahami antara manusia dengan makhluk lainnya. Kambing, misalnya, bisanya hanya embek saja. Berbeda dengan manusia yang sangat detail bisa mengucapkan A, B, C, D sampai Z, begitu pula dengan angkat dari 1, 2, 3, sampai tak terhingga. Bisa juga huruf hijaiyah dari alif, ba, tsa, dan sampai akhir. Manusia memiliki multiplelanguage, mereka bisa berbicara apa saja asalkan dengan prinsip “terbiasa” karena rumusnya adalah language is a habit. Bahasa adalah kebiasaan, maka dari itu, manusia memiliki potensi untuk menguasai bahasa sedunia, meskipun ia orang Jawa, Sunda, dan lainnya. Sangat wajar, jika ada orang Jawa bisa Bahasa Jepang, Inggris, Arab, Tagalog, dan lainnya. Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga karena memiliki banyak bahasa. Buku ini merupakan bahan ajar perkuliahan Bahasa Indonesia di perguruan tinggi untuk tingkat lanjut. Bahasa Indonesia dalam struktur kurikulum mengacu KKNI-SNPT merupakan mata kuliah yang masuk ke dalam rumpun Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU). Sedangkan di dalam buku ini, berisi materi yang menjadi lanjutan dari Bahasa Indonesia Dasar. (hi).

Sedangkan jika ditinjau dari segi karya, maka penulis membagi tulisan itu ke dalam tiga jenis, yaitu karya jurnalistik, karya ilmiah, dan karya sastra. Jenis-jenis tulisan di masing-masing aspek memiliki pengertian, macam, dan karakter ...