Sebanyak 160 item atau buku ditemukan

Perbandingan Sistem Hukum

Perbandingan sistem hukum yaitu membandingkan sistem hukum yang satu dengan sistem hukum yang lain. Yang dimaksud membandingkan disini adalah mencari dan mensinyalir perbedaan-perbedaan serta persamaan-persamaan dengan memberi penjelasan dan meneliti bagaimana berfungsinya hukum dan bagaimana pemecahan yuridisnya di dalam praktek serta faktor-faktor non hukum mana saja yang mempengaruhinya. Mempelajari mengenai sistem hukum berarti harus berangkat dari sejarah hukum yang berbeda, walaupun aturannya agak sama, tetapi pasti berbeda. Namun apabila ada kesamaan aturan antara negara satu dengan yang lain, tetap mungkin ada perbedaan prosedur dan filosofinya. Pentingnya mempelajari perbandingan sistem hukum yaitu untuk menambah wawasan lebih luas sehingga mendapatkan pemahaman akan sistem hukum yang lebih baik dan untuk memprediksi sistem hukum tersebut apakah dapat diterapkan di negara Indonesia atau tidak. Secara garis besar di dunia ini meskipun dikenal ada lima sistem hukum, yaitu; civil law, common law, socialis law, Islamic law dan sistem hukum adat, tetapi sesungguhnya yang dominan dipakai di dunia Internasional hanyalah dua, yaitu sistem hukum civil law dan common law.

A. Sistem Hukum Sosialis Sistem hukum sosialis adalah hukum dari negaranegara yang pemerintahannya secara resmi memandang negara ... digunakan sebagai sarana dalam merencanakan dan mengorganisasikan struktur ekonomi dan sosial tersebut, ...

Aspek geografi budaya dalam wilayah pembangunan daerah Nusa Tenggara Barat

Dalam rangka pemerataan kesempatan belajar di Sekolah Dasar , telah dibangun Sekolah Dasar Inpres dan juga rehabilitasi gedung Sekolah Dasar yang lama . Pelayanan pendidikan dasar ikut juga partisipasi swasta dengan mendirikan SD dan ...

Internet Banking in Transition Economies

The electronic evolution is spreading through all sectors with the banking and thrift industries going through swift technological changes. This emerging phenomenon is sweeping through African countries with most banks adopting electronic systems such as ATMs, telephone banking and finally internet banking as the way forward. The internet banking presents a lot of opportunities and has its own challenges. While the implementation and the functioning of these digital systems seem to be relatively smooth in the advanced economies, the situation may be different for developing economies. This book examines the factors that will motivate or inhibit consumers to accept internet banking. A comparative case study approach with questionnaires, interviews and documents were used to investigate and analyze issues surrounding adoption of internet banking in transition economies.Finally, a set of recommended strategies are outlined to serve as a generic set of guidelines on what developing economies need in order to implement online banking for their personal customers.

This book examines the factors that will motivate or inhibit consumers to accept internet banking.

Buku Ajar Manajemen Kinerja Industri

Seiring dengan perkembangan kinerja sering diartikan hasil kerja atau prestasi kerja, meskipun sesungguhnya kinerja bermakna lebih luas, sebab bukan saja berbicara hasil kerja, akan tetapi juga termasuk didalam proses berlangsungnya. Sistem manajemen kinerja mengatur cara pimpinan menetapkan sasaran, memberikan bimbingan melalui coaching dan konseling didalam proses penetapan sasaran kinerja. Buku ini akan memberikan pengetahuan wawasan yang lebih bagaiamana strategi teori organisasi yang jelas dalam rangka mewujudkan tujuan Manajemen Kinerja Industri. Dalam buku ini berisikan tentang: BAB 1 tentang Definisi Manajemen Kinerja, Fungsi dan Alat, Tujuan dan Manfaat, Pengukuran Kinerja Pegawai, Membangun Kinerja. BAB2 2 Organisasi Sebagai Sistem, Tentangan Manajemen, Perencanaan Strategis, Sasaran, Mengembangkan, Komunikasi Kerja, Implementasi Strategis dan Manfaat, Perencanaan Evaluasi Kinerja. BAB 3 Pelaksanaan Kinerja, Tujuan dan Pelaksanaan Kinerja, Patokan Kinerja, Pemilihan Metode Pelaksanaan Kinerja, Rancangan Pelaksanaan Kinerja. Dsb

Seiring dengan perkembangan kinerja sering diartikan hasil kerja atau prestasi kerja, meskipun sesungguhnya kinerja bermakna lebih luas, sebab bukan saja berbicara hasil kerja, akan tetapi juga termasuk didalam proses berlangsungnya.

Hubungan Industrial Dan Kompensasi (Teori Dan Praktik)

Hubungan industrial merupakan sesuatu yang sangat penting di pelajari terutama di era revolusi industri 4.0 sekarang ini. Tidak saja karena hubungan industrial melibatkan berbagai pihak terkait dan berkepentingan dalam sebuah perusahaan. Melainkan lebih dari itu, banyak terjadi konflik antara pekerja dan pengusaha sedikit banyak akibat hubungan industrial yang tidak harmonis dan kondusif. Konsekuensinya, baik pengusaha maupun pekerja sama-sama mengalami kerugian. Perusahaan tidak dapat beroperasi secara maksimal, sehingga pendapatan menurun dan terancam bangkrut. Sedangkan pekerja mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan berimbas pada akibat-akibat sosial lainnya.

Hubungan industrial merupakan sesuatu yang sangat penting di pelajari terutama di era revolusi industri 4.0 sekarang ini.