Sebanyak 44 item atau buku ditemukan

Ilmu Akhlak

Mata kuliah Ilmu Akhlak merupakan mata kuliah yang sangat penting di perguruan tinggi Islam, mengingat akhlak merupakan benteng moralitas bagi para mahasiswa. Untuk itu, diperlukan referensi khusus yang mengkaji ilmu akhlak secara lengkap. Buku ini mengulas konsep ilmu akhlak secara menyeluruh, mulai dari pengertian ilmu akhlak, sejarah perkembangannya, kedudukan akhlak dalam Islam, hingga hubungan ilmu akhlak dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Selain itu, buku ini juga menyajikan kriteria baik dan buruk dalam Islam, serta contoh-contoh akhlak mahmudah dan akhlak madzumumah. Disusun berdasarkan kurikulum dan silabus terbaru Dirijen Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI, membuat buku ini sangat tepat dijadikan referensi utama mata kuliah Ilmu Akhlak. Buku ini juga cocok dibaca oleh siapa saja yang ingin memahami akhlak secara mendalam dan menyeluruh.

Mata kuliah Ilmu Akhlak merupakan mata kuliah yang sangat penting di perguruan tinggi Islam, mengingat akhlak merupakan benteng moralitas bagi para mahasiswa. Untuk itu, diperlukan referensi khusus yang mengkaji ilmu akhlak secara lengkap.

Sejarah Peradaban Islam

Islam lahir di Arabia pada abad ke-6 M, dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Islam lahir dengan membawa peradaban manusia yang sangat tinggi, mengantarkan masyarakat Arab yang jahiliah menjadi masyarakat muslim yang memiliki landasan tauhid, yaitu kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (the faith of unity of god). Pada masa puncaknya Islam telah mampu menguasai peradaban dunia dalam berbagai bidang seperti filsafat, ilmu pengetahuan, teknologi, arsitek, sastra, dan seni bangunan. Sebut saja peradaban Islam di Andalusia Spanyol, Usmani di Turki, Baghdad, Mongol India, Afrika Utara, maupun di Asia Tenggara. Demikian pula peradaban Islam telah memunculkan tokoh-tokoh berkaliber dunia seperti Al-Kindi, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, Ibnu Rusyd (Averros), dan Ibnu Sina (Avicenna) yang berada di belahan dunia Barat, karya-karya mereka dijadikan literatur wajib bagi para pengkaji ilmu pengetahuan. Namun, mengapa peradaban Islam saat ini mengalami kemunduran? Mengapa peradaban Islam belum bangkit menguasai peradaban dunia? Bagaimana perjalanan sejarah peradaban Islam dari masa ke masa? Buku ini membahas Sejarah Peradaban Islam sejak awal munculnya Islam di Arabia hingga peradaban Islam kontemporer saat di berbagai kawasan dunia Islam. Oleh karena itu, buku Sejarah Peradaban Islam ini sangat penting bagi para mahasiswa UIN, IAIN, STAIN, PTAIS, maupun Perguruan Tinggi Umum lainnya, dan siapa pun yang ingin mengetahui sejarah peradaban Islam secara komprehensif dan utuh.

Bagaimana perjalanan sejarah peradaban Islam dari masa ke masa? Buku ini membahas Sejarah Peradaban Islam sejak awal munculnya Islam di Arabia hingga peradaban Islam kontemporer saat di berbagai kawasan dunia Islam.

Pendidikan Kewarganegaraan

Mendidik Generasi Milenial Yang Berwawasan Kebangsaan

Pendidikan Kewarganegaraan pada hakikatnya adalah suatu proses INDONESIANISASI, proses meng-indonesia-kan orang-orang Indonesia, dalam hal ini para ‘mahasiswa’, agar sungguh menjadi Indonesia. Maka keseluruhan materi kuliah ini dirancang untuk mengantar para mahasiswa pada suatu ‘penemuan-diri dan penegasan-diri’ sebagai orang Indonesia: AKU INDONESIA – AKU PANCASILA. Seluruh materi dalam perkuliahan ini terdiri dari 11 bab yang secara singkat dapat diuraikan sebagai berikut: Bab 1 Pendahuluan berisi suatu pengantar umum ke dalam materi kuliah Pendidikan Kewarganegaraan sebagai suatu proses INDONESIANISASI, proses meng-indonesia-kan orang-orang Indonesia, dalam hal ini mahasiswa agar mereka sungguh menjadi “Orang Indonesia”. Terkandung maksud “pembentukan karakter keindonesiaan” para mahasiswa sebagai generasi muda pemimpin masa depan bangsa dan negara. Pendidikan Kewarganegaraan dipandang sebagai sarana yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kerakyatan, kebangsaan, dan kenegaraan pada generasi muda. Penanaman nilai-nilai ini melibatkan seluruh aspek kepribadian, dalam arti: harus diketahui dan dipahami ‘akal-budi’ (koqnitif), diresapkan dalam hati, dihayati dan dicintai (afeksi), dan diwujudkan dalam perbuatan nyata (psikomotorik). Hasilnya ialah kita memperoleh sosok-sosok warga negara yang berkualitas unggul: unggul akal budinya, unggul nuraninya dan unggul keterampilan kewarganegaraannya. Bab 2 hingga Bab 7 menyajikan materi-materi terkait Indonesia sebagai bangsa yang menegara. Di dalamnya dikemukakan segala hal ihwal kerakyatan, kebangsaan dan kenegaraan Indonesia, mulai dari : (1) negara dan konstitusi, (2) hak dan kewajiban warga negara dan negara, (3) identitas nasional dan integrasi nasional, (4) ciri Indonesia sebagai sebuah negara hukum yang bersifat demokratis, dan (5) otonomi daerah sebagai suatu kebijakan politik ketatanegaraan orde reformasi, yang menerapkan asas desentralisasi dalam politik administrasi pemerintahan. Tujuan bab-bab kebangsaan dan kenegaraan ini dimaksudkan untuk membekali para mahasiswa dengan materi-materi seputar Negara Indonesia, agar Character Building yang diupayakan melalui Pendidikan Kewarganegaraan ini mempunyai dasar ke-ilmu-an yang kokoh secara ontologis, epistemologis dan axiologis. Berbekalkan materi-materi kebangsaan dan kenegaraan dalam Bab 2 hingga Bab 7, buku ini membawa mahasiswa memasuki 3 bab puncak, yaitu: Bab 8 tentang Geopolitik Indonesia, yang lazim disebut Wawasan Nusantara; Bab 9 tentang Geostrategi Indonesia, yang lazim disebut Ketahanan Nasional, dan Bab 10 tentang Bela Negara. Ketiga bab ini disebut “puncak-puncak” mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, karena sebagai suatu proses Indonesianisasi, Pendidikan Kewarganegaran pada akhirnya harus menyadarkan mahasiswa bahwa watak kepribadian Indonesia yang telah terbentuk dalam diri mereka masing-masing harus berpuncak pada suatu “komitmen dan bakti” pada Nusa dan Bangsa Indonesia yang sedang membangun, dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional sesuai profesi masing masing berdasarkan ‘wawasan Nusantara’ sebagai geopolitik nasional Indonesia. Komitmen dan bakti terhadap Nusa dan Bangsa ini, selain mencerminkan semangat nasionalisme dan patriotisme, juga sekaligus berfungsi membangun suatu postur ‘ketahanan nasional’ yang tangguh, tahan uji, dan tahan banting di tengah rongrongan aneka ragam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, langsung maupun tidak langsung, nyata maupun tidak/belum nyata, bersifat militeristik maupun nir-militeristik. Itulah semangat BELA NEGARA. Dari antara aneka ragam masalah nyata yang merongrong tubuh bangsa dan negara ini, salah satu yang sangat potensial menghancurkan Indonesia dari dalam adalah KORUPSI, KOLUSI dan NEPOTISME. Maka seluruh materi ditutup dengan Bab 11 tentang MEMBANGUN BUDAYA ANTIKORUPSI. Budaya antikorupsi harus dikembangkan di kalangan generasi muda, agar pada saatnya mereka memimpin bangsa dan negara ini, mereka setidak-tidaknya telah memiliki suatu ‘kebiasaan yang jauh dari perilaku koruptif. Demikian SINOPSIS materi perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan di Unika Atma Jaya Jakarta. Semoga berkat Tuhan Yang Mahakuasa menyertai pelaksanaan perkuliahan ini demi Indonesia Maju.

Pendidikan Kewarganegaraan pada hakikatnya adalah suatu proses INDONESIANISASI, proses meng-indonesia-kan orang-orang Indonesia, dalam hal ini para ‘mahasiswa’, agar sungguh menjadi Indonesia.

Etika Beribadah

Berdasarkan Alquran dan Sunnah

Petunjuk atau tuntunan dan etika beribadah menjadi keharusan bagi masyarakat muslim agar dapat menunaikan ibadah dengan baik dan sesuai dengan petunjuk yang diajarkan Rasulullah Saw sehingga ibadahnya dapat diterima Allah Swt. Sebaiknya, jika seseorang melakukan ibadah tidak sesuai dengan petunjuk atau tuntunan yang disyaratkan maka amalnya tersebut akan sia-sia. Oleh karena itu, kehadiran buku Etika Beribadah Berdasarkan Alquran dan Sunnah menjadi sangat penting dan istimewa. Buku ini akan menjelaskan bagaimana petunjuk atau tuntunan dan etika beribadah dalam Islam, mulai dari pelaksanaan wudhu dan tayamum, shalat, puasa, zakat, infak, dan sedekah sampai dengan ibadah haji dan umrah. Dengan bahasa sederhana, penulis mengajak pembaca untuk mempelajari secara detail mengenai hal tersebut sehingga dapat menemukan keindahan dan mencapai kesempurnaan dalam beribadah. Dengan demikian, ibadah tidak lagi menjadi tuntutan melainkan suatu kebutuhan yang sudah seharusnya dijalankan dengan penuh keikhlasan. Selamat Membaca.

Petunjuk atau tuntunan dan etika beribadah menjadi keharusan bagi masyarakat muslim agar dapat menunaikan ibadah dengan baik dan sesuai dengan petunjuk yang diajarkan Rasulullah Saw sehingga ibadahnya dapat diterima Allah Swt.

Kurikulum Merdeka: Teori dan Praktik di Sekolah

Buku ini adalah hasil kolaborasi antara beberapa penulis yang merupakan dosen, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah. Buku ini adalah panduan komprehensif yang membahas berbagai aspek penting tentang kurikulum merdeka. Penulis menguraikan berbagai teori, prinsip, dan praktik terkait pengembangan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran dalam kurikulum merdeka di satuan pendidikan. Pembahasan dalam mencakup beberapa poin utama: Proses Pengembangan: Pembahasan merinci langkah-langkah konkret dalam merancang kurikulum, mulai dari merancang KOSP, pengidentifikasian tujuan pembelajaran hingga pemilihan metode pengajaran dan bahan ajar yang tepat. Implementasi dan Evaluasi: Pembahasan mencakup strategi implementasi kurikulum di lapangan, serta metode evaluasi pembelajaran dalam kurikulum merdeka. Best practice: Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik dan mencakup beberapa best practice yang mengilustrasikan bagaimana konsep-konsep teoritis di atas diterapkan dalam situasi nyata. Buku ini cocok untuk para pendidik, satuan Pendidikan, pengambil kebijakan pendidikan, dan siapa pun yang tertarik dalam memahami lebih dalam tentang bagaimana kurikulum merdeka dikembangkan, diimplementasikan, dan dievaluasi. Ini merupakan sumber rujukan yang berguna untuk mendiskusikan perkembangan pendidikan kontemporer dan pembaruan kurikulum yang relevan.

Buku ini adalah hasil kolaborasi antara beberapa penulis yang merupakan dosen, guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Sistem Informasi Manajemen

Konsep Dasar Teknologi Informasi, Teknologi Informasi dan Keunggulan Bersaing, Sistem Informasi Manajemen, Strategi Manajemen Berfokus Masa Depan, Manajemen Informasi, Pengembangan Sistem Informasi, Sistem Informasi Dan Pengambilan Keputusan, Sistem Informasi dan Tantangan Manajemen, Sistem Informasi Eksekutif, Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi Pemasaran, Mengelola Sistem Informasi Global.

Konsep Dasar Teknologi Informasi, Teknologi Informasi dan Keunggulan Bersaing, Sistem Informasi Manajemen, Strategi Manajemen Berfokus Masa Depan, Manajemen Informasi, Pengembangan Sistem Informasi, Sistem Informasi Dan Pengambilan ...

Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya

Buku ini membahas tentang Sistem Keuangan Dan Moneter, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat, Bank Syariah, Asuransi, Dana Pensiun, Pegadaian, Sewa Guna Usaha (Leasing), Modal Ventura, Anjak Piutang Dan Perusahaan Pembiayaan

Buku ini membahas tentang Sistem Keuangan Dan Moneter, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat, Bank Syariah, Asuransi, Dana Pensiun, Pegadaian, Sewa Guna Usaha (Leasing), Modal Ventura, Anjak Piutang Dan Perusahaan ...

MEMBANGUN PENDIDIKAN INDONESIA BERKELAS DUNIA

“Buku ini sebagai salah satu referensi bagi dunia pendidikan di Indonesia dalam rangka memajukan dan meningkatkan kualitas layanan, sistem, manajemen dan sumber daya manusia di lingkungan lembaga pendidikan guna menjawab tantangan global di Era Industri 4.0 yang semakin ketat dan dinamis ini.” - Prof. Dr. KH. Said Aqil Husin al Munawwar, Lc, MA (Guru Besar UIN Jakarta) “Integrasi antar bidang ilmu pengetahuan perlu dilakukan sebagai konsekuensi dari tanggung jawab untuk mensejahterakan umat manusia. Seluruh komponen pendidikan harus berbasis integrasi antar ilmu pengetahuan. Buku ini layak dibaca karena akan membantu pembaca untuk memahami bagaimana integrasi antar ilmu itu dilakukan.” - Prof. Dr. Abuddin Nata, MA (Guru Besar UIN Jakarta) “Pendidikan harus berorientasi pada berbagai aspek, baik aspek intelektual, emosional, moral, sosial maupun spiritual. Harmonisasi aspek tersebut dimungkinkan terwujudnya wajah pendidikan yang integral dan mampu menjawab tantangan global. Buku ini sangat cocok untuk bahan renungan bagi kita dalam rangka memperbaiki dan memajukan pendidikan yang lebih baik.” - Prof. Dr. Samsul Nizar, M.Ag (Guru Besar dan Ketua STAIN Bengkalis Riau) “Dalam memperbaiki sistem pendidikan diperlukan berbagai strategi yang tepat; mapan berbasis integratif dan bernuansa holistik untuk membentuk paradigma yang seimbang, moderat, dan berbudaya. Sebagaimana yang telah dikaji dalam buku ini.” Selamat membaca..! - Prof. M. Mas’ud Said, Ph.D (Direktur Pascasarjana Univ. Islam Malang) “Buku ini penting untuk dibaca terutama bagi para pengelola pendidikan di Indonesia.” - Prof. Dr. Zumrotul Mukaffa, M.Ag (Guru Besar UIN Surabaya)

telah dengan sadar dikondisikan sebuah pendidikan karakter melalui pendidikan karakter yag ditranformasikan ke dalam silabus pembelajaran di sekolah (Dalyono & Lestariningsih, 2016). Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) telah masuk dan ...

STUDI ISLAM KOMPREHENSIF

Studi terhadap misi ajaran Islam secara komprehensif dan mendalam sangat diperlukan karena beberapa sebab. Pertama, untuk menimbulkan kecintaan manusia terhadap ajaran Islam yang didasarkan pada perintah oleh Allah dan bukan sekadar emosional karena didukung oleh argumentasi yang bersifat rasional, kultural, serta aktual yang dapat dihayati dan dirasakan oleh umat manusia. Kedua, untuk membuktikan kepada umat manusia bahwa Islam secara normatif, kultural, dan rasional adalah ajaran yang dapat membawa manusia kepada kehidupan yang lebih baik tanpa harus mengganggu keyakinan agama lain. Ketiga, untuk menghilangkan citra negatif dari sebagian masyarakat terhadap ajaran Islam. Terdapat sejumlah argumentasi yang digunakan untuk menyatakan bahwa misi ajaran Islam sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam. Kata Islam memiliki makna masuk dalam perdamaian. Sedangkan orang muslim ialah orang yang damai dengan Allah dan manusia. Artinya, manusia berserah diri sepenuhnya terhadap kehendak-Nya dan ia selalu berbuat baik serta tidak sewenang-wenang kepada sesamanya. Pengertian tersebut dinyatakan dalam Al-Qur’an sebagai inti dari agama Islam. Al-Qur’an menyatakan bahwa Islam adalah agama perdamaian dengan dua ajaran pokok, yaitu keesaan Allah dan kesatuan atau persaudaraan umat manusia menjadi bukti nyata bahwa agama Islam selaras dengan maknanya.

Studi terhadap misi ajaran Islam secara komprehensif dan mendalam sangat diperlukan karena beberapa sebab.