Sebanyak 28 item atau buku ditemukan

Manajemen Perguruan Tinggi

MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI adalah panduan yang dirancang untuk membantu pemimpin, dosen, dan pengelola perguruan tinggi memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang efektif dalam institusi pendidikan tinggi. Buku ini menawarkan pendekatan strategis yang relevan untuk menghadapi kompleksitas dan tantangan di dunia pendidikan tinggi yang terus berubah. Dalam era globalisasi dan transformasi digital, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Buku ini menggali bagaimana manajemen yang terstruktur dapat menciptakan lingkungan akademik yang produktif, inovatif, dan inklusif. Dengan gaya penulisan yang lugas dan kaya wawasan, MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI memberikan inspirasi bagi pembaca untuk memahami lebih dalam tentang dinamika pengelolaan institusi pendidikan. Buku ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemimpin perguruan tinggi, tenaga pendidik, mahasiswa, serta pihak eksternal dalam membangun institusi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Lebih dari sekadar teori, buku ini juga mengajak pembaca untuk merenungkan peran perguruan tinggi dalam membentuk masa depan bangsa. Dilengkapi dengan refleksi atas pengalaman nyata, MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI menjadi referensi penting bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi yang unggul, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

... Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Nonformal Kotler , P. , & Fox , K. F. A. ( 1995 ) . Strategic Marketing for Educational Institutions ( 2nd ed . ) . Prentice Hall . Kotler , P. , & Keller , K. L. ( 2020 ) . Marketing Management ...

Antropologi hukum Indonesia

Behaviour patterns and adat traditions of various communities in Indonesia.

... Law : Law as Logic , Justice and Social Control . A Study in Jurisprudence , Cambridge . TWINING , WILLIAM 1973 " Law and Anthropology , A Case Study in inter Dicip- linary Collaboration " , Law and Society Revieuw , University of ...

PENGANTAR HUKUM INDONESIA

Buku ini diperuntukkan sebagai sumber bacaan bagi kalangan akademisi, mahasiswa Fakultas Hukum, khususnya mahasiswa yang berada di semester awal untuk mengenal dasar-dasar dan asas-asas hukum, para praktisi di bidang hukum, dan masyarakat yang memiliki ketertarikan untuk mempelajari pengantar hukum di Indonesia dengan segala bentuk Hukum Positif (Ius Constitutum) yang berlaku dari masa ke masa. Uraian substansi dalam buku ini disusun sedemikian rupa sehingga dapat dipelajari secara runtut dan terangkum dalam 12 (dua belas) bab yang terdiri dari : pengantar hukum Indonesia (Bab 1), Sejarah Tata Hukum Indonesia (Bab 2), Sistem Hukum (Bab3), Penggolongan Hukum (bab 4), Hukum Adat (Bab 5), Hukum Perdata (Bab 6), Hukum Pidana (Bab 7), Hukum Tata Negara (Bab 8), Hukum Administrasi Negara (Bab 9), Hukum Dagang (Bab 10), Hukum Agraria (Bab 11), dan Hukum Internasional (Bab 12).

Uraian substansi dalam buku ini disusun sedemikian rupa sehingga dapat dipelajari secara runtut dan terangkum dalam 12 (dua belas) bab yang terdiri dari : pengantar hukum Indonesia (Bab 1), Sejarah Tata Hukum Indonesia (Bab 2), Sistem Hukum ...

PENDIDIKAN ANTIKORUPSI (MENCIPTAKAN PEMAHAMAN GERAKAN DAN BUDAYA ANTIKORUPSI)

Lembaga pendidikan merupakan tumpuan pendidikan karakter jangka panjang bagi generasi muda Indonesia. Untuk itu, sangat penting untuk menanamkan pendidikan anti korupsi secara berkesinambungan. Pendidikan antikorupsi merupakan salah satu bentuk pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan melalui pendidikan, baik formal maupun nonformal. Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (2018), pendidikan anti korupsi adalah proses yang bertujuan untuk memperkuat sikap anti korupsi pada mahasiswa, baik sarjana maupun mahasiswa. Secara mental, bangsa Indonesia memiliki karakter khusus yang menjadi cikal bakal terjadinya tindakan korupsi. Di antara sikap tersebut adalah meremehkan kualitas, mencintai budaya instan, tidak yakin, tidak disiplin, dan sering melalaikan tanggung jawab. Sikap negatif seperti ini perlu dijauhkan dari pola pikir orang Indonesia karena pendidikan mereka di sekolah dan kampus sebagai tempat pendidikan karakter yang baik. Di satu sisi, bangsa kita memiliki kelemahan perilaku yang diwarisi dari kolonialisme. Memotong mental, tidak menghargai waktu, meremehkan kualitas, tidak yakin dan masih banyak lagi. Sementara itu, di sisi lain, dunia pendidikan yang seharusnya memperkuat budaya antikorupsi, semakin terasa tidak konsisten dalam menjalankan fungsinya. Proses pendidikan lebih mementingkan penguasaan pengetahuan itu sendiri daripada membiasakan diri dengan perilaku yang baik. Meskipun sekolah melaksanakan berbagai kegiatan serupa, hal tersebut dilakukan seolah-olah terpisah dari proses pembelajaran secara utuh. Oleh karena itu, sudah saatnya mengembalikan sekolah sebagai lokomotif untuk memperkuat budaya antikorupsi jangka panjang. Kita mulai dengan melakukan pendidikan anti korupsi yang dipimpin oleh satuan pendidikan.

Lembaga pendidikan merupakan tumpuan pendidikan karakter jangka panjang bagi generasi muda Indonesia.

Manajemen Investasi dan Portofolio

Karya ini membahas mengenai pengambilan keputusan investasi dengan mempetimbangkan berbagai faktor eksternal dan faktor internal dan bagaimana cara menyusun, menilai, menganalisis resiko dan menghitung keuntungan dari portofolio tersebut. Harapannya pembaca khususnya mahasiswa mampu mengambilan keputusan investasi dengan mempetimbangkan berbagai faktor eksternal dan faktor internal dan menyusun, menilai, menganalisis resiko dan menghitung keuntungan dari portofolio investasi

Di Amerika Serikat, SPN ini dikenal dengan sebutan Treasury Bills (T-Bills). ➢ Obligasi negara (ON), yaitu SUN berjangka waktu lebih dari 12 bulan. Di Amerika Serikat, obligasi negara ini dikenal dengan sebutan Treasury Bonds (T-Bonds) ...