Sebanyak 74 item atau buku ditemukan

Sejarah dan Kebudayaan Islam Periode Klasik (Abad VII-XIII M)

Abad ke-7 sampai ke-13 M merupakan momentum yang sangat bersejarah dalam lintasan sejarah kebudayaan dan peradaban Arab-Muslim. Islam mengalami kemajuan pesat. Hal ini ditandai dengan kekuasaan yang sangat luas serta penyatuan antarwilayah Islam. Daulah Abbasiyah di Baghdad (di belahan dunia Timur) dan Daulah Umayyah di Cordova, Andalusia/Spanyol (di belahan dunia Barat) memperlihatkan kemajuan sains, kebudayaan, dan peradaban yang sangat spektakuler. “The Golden Age of Islam” (Masa Keemasan Islam) benar-benar telah menghiasi panggung sejarah dunia pada Abad Klasik tersebut. Buku-buku ilmu pengetahuan Islam yang dihasilkan dan ditulis oleh para sarjana Muslim diterjemahkan secara besar-besaran ke dalam bahasa Barat-Latin. Intensitas persentuhan dan pergumulan Barat dengan peradaban Muslim pada gilirannya menggerakkan munculnya Era Renaissance di Barat pada abad ke-14 M. Era Renaissance pada gilirannya menggerakkan munculnya Era Reformasi dan Era Aufklarung (Pencerahan) pada abad ke-17 M yang kemudian mengantarkan bangsa-bangsa Barat menjadi bangsa yang sangat modern dan canggih di bidang sains dan teknologi. Robert Stephen Briffault, dalam buku terkenalnya yang berjudul The Making of Humanity mengapresiasi kontribusi besar para ilmuwan Muslim terhadap dunia modern. Briffault tanpa ragu mengatakan, “Ilmu pengetahuan adalah sumbangan peradaban Islam yang mahapenting kepada dunia modern. Utang ilmu pengetahuan kita kepada ilmu pengetahuan bangsa Arab tidak tergantung kepada penemuan-penemuan teori yang revolusioner: ilmu pengetahuan berutang besar sekali kepada kebudayaan Islam.”

Abad ke-7 sampai ke-13 M merupakan momentum yang sangat bersejarah dalam lintasan sejarah kebudayaan dan peradaban Arab-Muslim.

Islam di Asia Tenggara

Sejarah Peradaban dan Kebudayaan Islam di 11 Negara

Buku ini menjelaskan tentang sejarah Islam di 11 negara Asia Tenggara, dan corak kebudayaan atau eksistensi Islam di tiap-tiap negara itu. Untuk konteks Indonesia, porsi penjelasannya lebih besar ketimbang negara lain. Ini karena selain secara wilayah sangat luas, sejarah dan keberislaman umat Islam di masing-masing wilayah menampakkan corak yang lebih unik dan lebih kaya daripada negara-negara lain di Asia Tenggara. Dalam pembahasan mengenai sejarah, diuraikan sejarah munculnya Islam di masing-masing negara beserta motif dan agennya, serta perkembangan Islam dari periode ke periode hingga era kontemporer. Adapun dalam membahas kebudayaan Islam yang ada di masing-masing negara itu, perspektif yang dipakai bermacam-macam: ada yang dibahas mazhab, praktik ritual, corak tradisi, dan ada pula yang dibahas sisi perjuangan serta gerakan umat Islam dalam mendakwahkan atau membela agama yang mereka anut. Selamat membaca!

Buku ini menjelaskan tentang sejarah Islam di 11 negara Asia Tenggara, dan corak kebudayaan atau eksistensi Islam di tiap-tiap negara itu.

Merajut Damai dalam Bingkai Moderasi Beragama

Kajian-kajian tentang perempuan dan keragaman sesungguhnya sudah cukup kaya. Fokus kajiannya juga bermacam-macam. Tetapi, riset yang melihat perempuan sebagai korban ternyata lebih banyak dibandingkan riset yang memosisikan perempuan dalam peran konstruktif. Padahal, riset yang menunjukkan bahwa perempuan bisa mengambil peran konstruktif sebagai aktivis dan agen perdamaian tidak kalah menarik untuk dikaji dan disajikan ke publik. Menarik, karena hal itu menunjukkan posisi aktif perempuan dalam membangun perdamaian. Maka dari itu, buku ini sangat penting kehadirannya karena mengulas soal peran aktif perempuan. Yaitu, bagaimana perempuan membangun narasi dan aksi-aksi nyata dalam merajut perdamaian dan harmoni sosial antarumat beragama di Indonesia yang multikultur dan multireligius. Selamat membaca!

Kajian-kajian tentang perempuan dan keragaman sesungguhnya sudah cukup kaya.