Sebanyak 9012 item atau buku ditemukan

Astronom muslim

sepanjang sejarah peradaban islam

Buku ini berisi potret 25 tokoh astronomi dalam islam, di dalamnya dikemukakan biografi intelektual, karya, pemikiran, sumbangan dan pengaruhnya bagi dunia barat. Tokoh-tokoh dalam buku ini dapat dimunculkan adalah karena karya dan pemikiran mereka sampai dan tersedia untuk hari ini, sementara lainnya tidak atau belum terungkap

Buku ini berisi potret 25 tokoh astronomi dalam islam, di dalamnya dikemukakan biografi intelektual, karya, pemikiran, sumbangan dan pengaruhnya bagi dunia barat.

Sejarah Islam Asia Tenggara

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia, kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan Islam India, kawasan Afrika Selatan, Afrika Tengah, dan kawasan Asia Tenggara Kawasan Asia Tenggara terdiri dari sebelas negara dengan ibu kotanya (1) Indonesia: Jakarta; (2) Malaysia: Kuala Lumpur; (3) Thailand: Bangkok; (4) Vietnam: Hanoi; (5) Philipina: Manila; (6) Kamboja: Phomn Phen; (7) Singapura: Singapura; (8) Myanmar: Birma; (9) Laos: Vientiane; (10), Brunei Darussalam: Bandar Sri Begawan; (11) Timor Leste: Dili Hasil kajian dalam buku Sejarah Islam Asia Tenggara ini dapat diketahui bahwa perkembangan Islam di kawasan Asia Tenggara tidak merata; sebagian berpenduduk Asia Tenggara mayoritas Muslim, seperti Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia, sedangkan sebagian yang lainya berpenduduk minoritas Muslim, seperti Vietnam, Laos, Kamboja, Filipina, Thailand, Singapura, dan Timor Leste Kajian lain dalam buku ini diketahui bahwa agama yang pertama kali berkembang di Asia Tenggara adalah agama Budha pada masa kerajaan Melayu Sriwijaya di Sumatra sekitar abad ke-7–11 M Pengaruh kebudayaan Budha ke dalam bahasa dan budaya masyarakat Melayu begitu banyak Kemudian agama Hindu pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-13 dan ke-15) yang berpusat di Jawa juga punya andil besar dalam mengembangkan agama Hindu, sehingga mampu menyatukan wilayah Nusantara dalam satu kekuasaan Abad ke-13 M, mulai muncul persentuhan antara penduduk Asia Tenggara dengan pedagang Muslim Arab, Persia dan India, lalu terjadi proses Islamisasi berjalan dengan mulus, lewat beberapa saluran, antara lain, melalui pernikahan dan perdagangan, pada akhirnya lahirlah kerajaan Islam pertama, yaitu Kerajaan Samudra Pasai di Aceh Raja pertama kerajaan ini adalah al-Malikul Saleh, sedang rajanya yang terkenal adalah Sulthan Iskandar Muda dan Sulthan Iskandar Tsani Maka Islam mulai berkembang di Asia Tenggara mulai abad ke-13 M tersebar ke sebagian wilayah Nusantara setelah tumbangnya Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit Kemudian, Islam menjadi kekuatan politik di Nusantara sejak memasuki pada abad ke-15 M.

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, ...

Sejarah Peradaban Islam

Agama yang disampaikan oleh Allah Swt. kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw., kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia (Islam dan Negara-negara Islam di Asia Tenggara), kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan India Islam, kawasan Asia Tenggara dan kawasan Afrika Selatan dan Afrika Tengah. Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas. Dalam buku ini, agar pembahasannya lebih terfokus akan dibatasi pada kawasan Arab, meliputi Timur Tengah, Afrika Utara dan Spanyol Islam dengan pendekatan periodisasi yaitu pada masa periode klasik dan periode pertengahan sedangkan dalam periode modern membutuhkan buku tersendiri. Maka kajian dalam buku ini dimulai membahas tentang sejarah peradaban bangsa Arab pra-Islam yang pada awalnya masih rendah kemudian Rasulullah berhasil mengangkat mereka menjadi masyarakat yang berperadaban tinggi berakhlak mulia dalam rentang waktu yang relatif singkat dilanjutkan dengan usaha khulafa’ al-Rasyidin memperluas wilayah Islam ke fron utara, barat dan timur teristimewa keberhasilan Umar ibn Khattab menghancurkan kerajaan adikuasa Persia di Timur digantikan dengan negara Islam menjadi salah satu negara adikuasa di masa itu bersama dengan kerajaan Romawi di Barat.

Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas.

SEJARAH PERADABAN ISLAM

Buku Sejarah Peradaban Islam membahas perjalanan Islam sebagai agama sekaligus peradaban besar dunia. Sejak diutusnya Nabi Muhammad SAW pada abad ke-7 M, Islam hadir bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai sistem nilai yang mengatur politik, hukum, ekonomi, sosial, dan budaya. Masa Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin meletakkan fondasi peradaban melalui Piagam Madinah yang menjunjung keadilan, musyawarah, dan toleransi. Dinasti Umayyah memperluas wilayah hingga tiga benua, sedangkan Dinasti Abbasiyah mencapai zaman keemasan dengan pusat ilmu pengetahuan di Baghdad. Ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan Al-Farabi memberi kontribusi besar bagi sains dan filsafat dunia, bahkan memengaruhi Renaisans Eropa. Di Andalusia, Islam melahirkan perpustakaan besar, seni, dan arsitektur monumental seperti Alhambra. Meski peradaban Islam mengalami kemunduran akibat invasi Mongol, konflik internal, dan kolonialisme, hukum Islam tetap bertahan melalui ijtihad dan mazhab fiqh. Di Nusantara, Islam menyatu dengan budaya lokal, membentuk corak peradaban yang khas. Buku ini juga menekankan relevansi hukum Islam di era globalisasi. Melalui prinsip maqāṣid al-syarī‘ah— keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan hak asasi— Islam diharapkan terus memberi kontribusi pada tata dunia yang adil, inklusif, dan berkeadaban.

Buku Sejarah Peradaban Islam membahas perjalanan Islam sebagai agama sekaligus peradaban besar dunia.

Sejarah dan Kebudayaan Islam

Buku Sejarah dan Kebudayaan Islam merupakan panduan ilmiah yang menggambarkan dinamika perkembangan Islam sejak masa pra kenabian hingga era kontemporer. Disusun secara sistematis, buku ini menyajikan pembahasan mengenai kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat Arab sebelum Islam, diikuti dengan fase dakwah Nabi Muhammad SAW., masa Khulafaur Rasyidin, Dinasti Umayyah, hingga Dinasti Abbasiyah. Selain itu, ditampilkan pula kejayaan Islam di Andalusia dan Afrika Utara, serta kontribusi besar peradaban Islam dalam ilmu pengetahuan, filsafat, dan kesenian. Tidak hanya berfokus pada wilayah Timur Tengah, buku ini juga menyoroti perkembangan Islam di Indonesia, termasuk peran kerajaan-kerajaan Islam Nusantara dalam penyebaran dan pelestarian budaya Islam. Buku ini ditutup dengan refleksi atas kemunduran peradaban Islam dan tantangan yang dihadapi umat Islam di zaman modern. Dengan pendekatan historis dan tematik yang mudah dipahami, buku ini sangat tepat dijadikan rujukan dalam studi sejarah Islam, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat umum.

Buku Sejarah dan Kebudayaan Islam merupakan panduan ilmiah yang menggambarkan dinamika perkembangan Islam sejak masa pra kenabian hingga era kontemporer.

Sejarah Peradaban Islam

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs. Endang Saepudin, M.Ag. Ukuran : 15,5 x 23 Tebal : 244 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-634-235-706-4 No. E-ISBN : 978-634-235-707-1 Terbitan : September 2025 SINOPSIS Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri jejak gemilang peradaban Islam dari masa pra-Islam hingga periode modern. Dimulai dengan gambaran kondisi Arab sebelum kedatangan Islam, pembaca diajak menyaksikan transformasi masyarakat oleh risalah Nabi Muhammad ﷺ dan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Selanjutnya, buku ini mengulas perkembangan Islam pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, termasuk kejayaan Islam di Andalusia, serta munculnya dinasti-dinasti penting seperti Aghlabiyah, Fatimiyah, dan Ayyubiyah. Peristiwa penting seperti Perang Salib dan penyebaran Islam di Asia Tenggara juga menjadi fokus pembahasan, memberikan perspektif global tentang pengaruh peradaban Islam. Buku ini kemudian menyoroti kekuasaan Islam pada periode pertengahan, meliputi dinasti Mamluk di Mesir, kekhalifahan Utsmaniyah, peradaban bangsa Mongol dan Syafawi, serta Kesultanan Delhi. Di bagian akhir, pembaca diajak melihat perkembangan negara-negara Islam pada periode modern. Dengan cakupan yang luas, buku ini menyajikan pemahaman komprehensif tentang sejarah peradaban Islam sebagai landasan penting bagi studi keislaman.

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs.

Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Untuk kepentingan pengembangan perangkat pembelajaran MKI di Universitas Ahmad Dahlan, LPP telah menyusun program bahwa setiap MKI memiliki buku ajar yang ditulis para dosen pengampunya. Buku ajar yang ditulis dosen Universitas Ahmad Dahlan memiliki keuntungan, karena ditulis berdasarkan pengalaman pembelajaran yang telah dilaksanakan, sekaligus menjawab kebutuhan di masa yang akan datang, yang didasarkan pada lingkungan terdekat mahasiswanya. Buku Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang hadir di hadapan pembaca ini, memiliki nilai penting bagi pemenuhan sumber belajar mahasiswa, sekaligus sebagai upaya mengokohkan nation and character building mahasiswa.

Buku Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang hadir di hadapan pembaca ini, memiliki nilai penting bagi pemenuhan sumber belajar mahasiswa, sekaligus sebagai upaya mengokohkan nation and character building mahasiswa.

Ekonomi Islam

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ditunjukkan lebih banyak dalam bentuk kerjasama daripada dalam bentuk kompetisi (persaingan). Karena kerjasama meupakan tema umum dalam organisasi sosial Islam. Individualisme dan kepedulian sosial begitu erat terjalin sehingga bekerja demi kesejahteraan orang lain merupakan cara yang paling memberikan harapan bagi pengembangan daya guna seseorang dan dalam rangka mendapatkan ridha Allah SWT. Ajaran ini bisa ditemukan di semua bagian Al-Quran dan ditunjukkan secara nyata dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW sendiri. Kerukunan hidup dengan tetangga sangat sering ditekankan baik dalam Al-Quran maupun Sunnah; di sini kita jugamelihat penampilan kepedulian sosial lain yang ditanamkan oleh Islam. Dan akhirnya, kesadaran, kepedulian dan kesiapan untuk melayani dan berkorban disaat diperlukan demi kebaikan masyarakat keseluruhan amat sangat ditekankan. Ajaran-ajaran Islam pada umumnya dan terutama ayat-ayat Al-Quran berulang-ulang menekankan nilai kerjasama dan kerja kolektif. Kerjasama dengan tujuan beramal saleh merupakan perintah Allah yang dinyatakan dalam Al-Quran. Baik dalam masalah spiritual, urusan ekonomi atau kegiatan sosial, Nabi SAW menekankan kerjasama diantara umat Muslim sebagai landasan masyarakat Islam dan merupakan inti penampilannya. Selamat membaca!

Judul : Ekonomi Islam Penulis : Dr. Abdul Aziz, M. Ag Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 152 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-623-162-665-3 SINOPSIS Sistem ekonomi Islam merupakan system ekonomi yang bebas, tetapi kebebasannya ...

Tafsir Tematik Ayat-Ayat Bisnis dalam Al-Qur’an

Konsep bisnis konvensional yang sarat dengan riba dewasa ini belum mampu menjawab tantangan zaman. Alih-alih mengobati luka dan ketimpangan menganga pada teori ini, yang ada justeru semakin memperparah ketimpangan para pelaku bisnis. Pemilik modal yang sudah kaya semakin merajalela kekayaannya dengan kesewenang-wenangannya mengeksploitasi kaum lemah dengan mengatasnamakan ekonomi kapitalis, ataupun sosialis. Terbitnya buku ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi khazanah ilmu keislaman khususnya tentang konsep ekonomi perspektif al-Qur’an sehingga al-Qur’an akan selalu up to date bagi segala tempat dan waktu. Yang tidak kalah penting sebagai alternative konsep ekonomi keislaman yang sangat dibutuhkan oleh para pebisnis muslim yang mencari model bisnis yang syar’i untuk mencapai falah di dunia dan akhirat.

Konsep bisnis konvensional yang sarat dengan riba dewasa ini belum mampu menjawab tantangan zaman.