Filsafat ilmu yang ditulis dalam buku ini untuk membahas apa (ontologi), bagaimana (epistemologi), dan untuk apa (aksiologi) sebagai wujud kegiatan keilmuan. Selanjutnya juga dikaji hakekat sarana berfikir ilmiah yang patut dikuasai seperti bahasa, logika, matematika dan statistika. Teknologi sebagai bentuk kongkrit penerapan pengetahuan ilmiah dalam memecahkan masalah mempunyai implikasi-implikasi moral dan sosial dalam pelaksanaannya. Materi filsafat ilmu yang terkandung dalam buku ini ada enam bab. Bab pertama tentang pendekatan dan beberapa pengertian filsafat. Bab kedua mengenai pengertian, manfaat dan ruang lingkup filsafat ilmu. Bab ketiga tentang metode, sistem berfikir ilmiah dalam perkembangan ilmu. Bab keempat tentang bangunan teori dalam filsafat ilmu dan pengetahuan. Bab kelima menjelaskan tentang sarana berfikir ilmiah dan prilaku ilmiah sedangkan Bab keenam tentang rangkuman : pengetahuan, metode ilmiah, struktur pengetahuan ilmiah dan ilmu dalam perspektif moral dan politik. Dengan demikian titik berat pembahasan diletakkan pada kesamaan yang terdapat dalam berbagai aliran dan bukan pada pembahasannya. Untuk pembahasan filsafat ilmu ini, maka pendekatan ilmiah dapat dipertanggungjawabkan. Keutamaan kajian Filsafat Ilmu dalam buku ini bukanlah pendalaman yang bersifat teknis, melainkan pengkajian secara menyeluruh. Salah satu tujuan yang ingin dicapai dalam kajian buku ini untuk senang belajar Filsafat Ilmu, Sehingga pengkajian filsafat ilmu (das sein) tidak pernah bisa dilepaskan dari moral (das sollen). Sebab, ilmu tanpa moral seperti kapal tanpa kompas. Kaitan antara kebenaran (berkonotasi ilmiah) dan keadilan (berkonotasi moral), yang merupakan asas dalam menegakkan hukum Filsafat Ilmu ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak
Untuk pembahasan filsafat ilmu ini, maka pendekatan ilmiah dapat dipertanggungjawabkan. Keutamaan kajian Filsafat Ilmu dalam buku ini bukanlah pendalaman yang bersifat teknis, melainkan pengkajian secara menyeluruh.
Monograf ini membicarakan kajian tentang pengaruh kompetensi emosi ke atas efikasi kendiri guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta di Malaysia. Perbincangan juga meliputi aspek perbezaan kompetensi emosi dan efikasi kendiri guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta dari segi faktor demografi umur, jantina dan pengalaman mengajar, serta dimensi utama dalam kompetensi emosi yang mempengaruhi efikasi kendiri seorang guru. Kajian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi emosi guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta dengan efikasi kendiri. Wujud perbezaan yang signifikan antara faktor umur dan pengalaman mengajar ke atas guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta. Jelas, hasil kajian menunjukkan bahawa kompetensi emosi memainkan peranan penting dalam meningkatkan tahap efikasi kendiri dalam kalangan guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta di Malaysia. http://uumpress.uum.edu.my/
Monograf ini membicarakan kajian tentang pengaruh kompetensi emosi ke atas efikasi kendiri guru prasekolah kebangsaan dan guru prasekolah swasta di Malaysia.
Within the Context of the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women
Islam and womena (TM)s human rights entertain an uneasy relationship. Much has been written on the subject. This volume addresses it from a new perspective. It attempts to define some basis for constructive dialogue and interaction in the context of international law and, more precisely, in the context of participation of many Muslim States in the United Nations Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women. Having discovered a constructive potential in both Islam and womena (TM)s human rights, the author concentrates on the role which international law should play in promoting dialogue and constructive interaction. This is done mainly through analysis of the regime of reservations and of the practice of reservations developed in the context of Muslim Statesa (TM) participation in the CEDAW. The basic thesis defended is the following: Islam as articulated in the practice of States and womena (TM)s human rights, as reflected in international instruments, are both results of human activity. Their analysis in this study reveals more commonalities than one might expect. International law should be more attentive to their voices and more innovative in using these commonalities in order to promote constructive dialogue between them and thus help to improve the situation of women suffering from discrimination and inequalities.
955 I. APPROACHING CONCLUSIONS The analysis made above clearly
demonstrated that introduction oflaws based on Islam in relation to the status of
women should not necessarily mean safeguarding and promotion of
discriminatory ...
Kita sangat butuh fikih pada hari ini. Hari-hari dimana begitu banyak orang bicara tentang agama tanpa dalil, tanpa mengerti petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah. Hari-hari dimana begitu banyak orang yang tidak memahami hukum-hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari. Hari-hari dimana sebagian juru dakwah secara tidak sadar seorang terjauh dari mempelajari hukum dengan alasan menghindari ikhtilaf atau perbedaan pendapat. Buku Fikih Sunnah, yang merupakan karya monumental dari syaikh Sayyid Sabiq, merupakan salah satu alternatif solusi untuk memupus keawaman tentang hukum Islam. Berbagai topik dibahas, mulai dari masalah ibadah, muamalah, hingga masalah hudud atau pidana. Penyajiannya yang tematik, rinci, lengkap dan mudah dipahami membuat buku ini dikenal luas dan diganjar dengan penghargaan bergengsi King Faishal Awward. Syekh Sulaiman Ahmad Al-Fifi lantas menringkas buku tiga jilid ini kedalam satu jilid. Tujuannya agar makin mudah dipahami oleh kaum Muslimin, juga agar manfaatnya makin tersebar luas. Buku ini sangat pantas untuk menlengkapi kepustakaan Anda.
Kita sangat butuh fikih pada hari ini. Hari-hari dimana begitu banyak orang bicara tentang agama tanpa dalil, tanpa mengerti petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah.
Fikih Wanita Hamil Yahya Abdurrahman al-Khatib Penting dan perlu! Itulah salah satu alasan penulis bersikeras menyelesaikan buku ini. Pasalnya, temuan-temuan terkini dunia medis, menurut penulis, telah membuatnya terusik untuk menelaah ulang hasil-hasil ijtihad para ulama fikih klasik tentang hukum-hukum fikih yang berlaku untuk dan bagi para wanita hamil. Yang demikian itu, karena pada prinsipnya Islam sangat memperhatikan posisi dan kedudukan wanita hamil sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan keistimewaan-keistimewaan tertentu bagi mereka. Buku ini merupakan buku fikih yang sangat spesifik. Pembahasannya tentang berbagai macam hukum fikih wanita hamil dan problematikanya pun sangat komprehensif dan jelas. Karena itu buku ini tidak hanya penting bagi kaum Muslimah, tetapi juga sangat diperlukan bagi para suami yang menghendaki istri yang salehah -Qisthi Press-