Sebanyak 2325 item atau buku ditemukan

Sistem Ekonomi Dunia: Ekonomi Islam, Kapitalisme, dan Sosialisme dalam Perbandingan - Rajawali Pers

Persoalan ekonomi senantiasa menarik perhatian berbagai lapisan, baik individu maupun masyarakat. Berbagai macam penelitian telah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ekonomi. Namun usaha untuk mencari penyelesaian yang tepat dan akurat dalam mengetahui masalah ekonomi secara keseluruhan banyak menemui hambatan dan kegagalan. Sangat sedikit sekali keberhasilan yang diperoleh. Kebanyakan penelitian yang dihasilkan telah menyimpang jauh dari motivasi semula, sehingga menghasilkan tujuan yang sebenarnya. Di satu pihak ada pendapat yang menyarankan untuk mementingkan hak individu, sementara itu di pihak lain menolak keistimewaan individu. Dewasa ini ada dua kubu teori ekonomi yang saling bertentangan yaitu sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Meskipun dalam masing-masing kategori besar ini sangat variatif. Namun sebenarnya mereka memegang asumsi-asumsi yang sama tentang manusia, masyarakat dan kegiatan ekonomi. Keduanya yakin bahwa manusia mampu dan harus mengatur kehidupan ekonominya tanpa kendala-kendala moral apa pun dan ini sangat menyimpang dari Islam. Hal ini dikarenakan Islam mempunyai konsep yang berbeda dengan konsep ekonomi kapitalis dan sosialis, di mana hak individu maupun hak umum (kolektif) tidak mutlak tetapi terkait oleh ikatan-ikatan untuk merealisasikan kepentingan orang banyak dan mencegah bahaya dengan membuat hak milik menjadi tugas masyarakat berdasarkan syariat. Islam memberi pengakuan terhadap hak milik individu, memberi kebebasan mendorong mengatur dan melindunginya, namun tidak membebaskan terhadap kendali seperti dalam sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Sebaliknya, Islam juga mengakui hak milik umum berupa harta yang dikhususkan untuk kepentingan masyarakat, seperti jalan, sungai, tanah pusaka, barang tambang dan petroleum. Pemilikan umum tersebut, khususnya barang tambang dan petroleum semata-mata harus menjadi milik negara atau baitul mal dan pemanfaatannya harus sesuai dengan syariat.

Persoalan ekonomi senantiasa menarik perhatian berbagai lapisan, baik individu maupun masyarakat.

Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam

Dalam dua dekade terakhir, perkembangan ekonomi Islam di Indonesia ditandai dengan pertumbuhan lembaga keuangan syariah yang sangat pesat. Perkembangan tersebut harus diiringi dengan kemajuan riset agar dapat memberikan akselerasi bagi pertumbuhan keuangan syariah. Untuk itu, sangat diperlukan ilmu penelitian yang membahas dan mendiskusikan kasus-kasus dalam bidang keuangan syariah. Dalam rangka memenuhi kebutuhan para peneliti, buku ini hadir membahas metodologi penelitian secara spesifik yang memberikan perspektif ekonomi dan bisnis Islam. Buku ini akan memberikan semacam panduan praktis bagi pembaca pada umumnya dan mahasiswa bidang keuangan syariah, khususnya dalam menyusun tugas akhir, mulai dari memilih topik penelitian, mengembangkan ide-ide meneliti, penyusunan latar belakang, perumusan masalah, memilih metode yang tepat, menganalisis hasil, sampai penulisan kesimpulan dan saran yang diikuti dengan contoh-contoh kasus dalam bidang keuangan syariah. Pembahasan buku ini meliputi 1) alasan melakukan penelitian; 2) ruang lingkup penelitian ekonomi dan bisnis Islam; 3) etika penelitian ekonomi dan bisnis Islam; 4) jenis dan desain penelitian; 5) pendekatan mixed method pada penelitian ekonomi dan bisnis Islam; 6) perumusan masalah penelitian; 7) tinjauan literatur penelitian ekonomi dan bisnis Islam; 8) kerangka pemikiran dan hipotesis; 9) populasi, sampel, dan informan; 10) variabel penelitian; 11) data penelitian; 12) teknik pengumpulan data; 13) sitasi dan parafrasa; 14) pengujian dan analisis data; dan 15) pelaporan hasil penelitian ekonomi dan bisnis Islam.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan para peneliti, buku ini hadir membahas metodologi penelitian secara spesifik yang memberikan perspektif ekonomi dan bisnis Islam.

Taisirul Karimirrahman Fi Tafsiri Kalamil Mannan