Sebanyak 3769 item atau buku ditemukan

Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Terpadu

Substansi isi penting buku pegangan utama dalam menyusun RPP Tematik TerpaduÑsebagai implementasi Kurikulum 2013 untuk SD/MIÑini membahas, antara lain: (1) Kurikulum 2013 dan desain baru rencana pembelajaran; (2) Menulis identitas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP); (3) Kompetensi inti; (4) Kompetensi dasar; (5) Mengembangkan indikator; (6) Menyusun tujuan pembelajaran; (7) Menyusun materi pembelajaran; (8) Menentukan pendekatan, model, strategi, metode, dan teknik pembelajaran; (9) Pemilihan media pembelajaran, alat dan sumber belajar, dan alat peraga; (10) Menyusun langkah-langkah pembelajaran dalam RPP Tematik Terpadu; (11) Merancang penilaian autentik; serta (12) Pengesahan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).Ê--- Penerbit Kencana Prenadamedia Group

Substansi isi penting buku pegangan utama dalam menyusun RPP Tematik TerpaduÑsebagai implementasi Kurikulum 2013 untuk SD/MIÑini membahas, antara lain: (1) Kurikulum 2013 dan desain baru rencana pembelajaran; (2) Menulis identitas rencana ...

Syarhus Sunnah: Akidah Imam Al-Muzani

Akidah Anak Murid Utama Imam As-Syafie

Apakah pegangan Akidah Imam As-Syafi’i yang sebenarnya dan mengapa kita jarang mendengar masyarakat mengetengahkan tokoh ini dalam isu akidah? Jawapan yang sering kita dengar ialah kerana Imam As-Syafi’i tidak begitu menonjol dalam bidang akidah, beliau lebih dikenali dalam bidang Fiqh dan Usul Fiqh, tambahan pula beliau tidak meninggalkan hasil karya dalam bidang Akidah sebagaimana hasil tulisan beliau dalam bidang Fiqh yang sampai pada generasi kita pada hari ini. Walaubagaimanapun, beliau meninggalkan ramai anak-anak murid yang terus memperjuangkan Akidah Salaf, antara anak murid utamanya ialah Imam Isma’il bin Yahya Al-Muzani rahimahullah dan beliau meninggalkan sebuah risalah yang sangat berharga bagi menjelaskan pokok-pokok penting mengenai akidah Ahli Sunnah wal Jamaah mengikut fahaman Salafussoleh yang dikenali sebagai “Syarh As-Sunnah”. Daripada hasil tulisan murid utamanya inilah kita dapat mengetahui gambaran sebenar dan bagaimana pendirian akidah guru mereka iaitu Imam As-Syafi’i rahimahullah, sebagaimana pepatah Melayu ada menyebut, “Ke mana tumpahnya kuah, kalau tidak ke nasi”. Wallahu a’lam. Kandungan: => Pendahuluan Penterjemah => Metodologi Penterjemahan => Biografi Imam Al-Muzani => Sanad Kitab => Sebab Penulisan => Pendahuluan => Bab 1: Sifat ‘Uluw (Ketinggian) => Bab 2: Qada’ dan Qadar => Bab 3: Beriman Kepada Malaikat => Bab 4: Penciptaan Adam ‘Alaihis Salam dan Ujian Terhadapnya => Bab 5: Amalan Ahli Syurga dan Neraka => Bab 6: Amal => Bab 7: Al-Quran => Bab 8: Sifat-sifat Allah => Bab 9: Ajal => Bab 10: Kubur => Bab 11: Kebangkitan dan Hisab => Bab 12: Syurga => Bab 13: Ru’yah => Bab 14: Mentaati Imam dan Pemerintah dan Larangan Dari Keluar Memberontak => Bab 15: Menahan Diri daripada Mengkafirkan Ahli Kiblat => Bab 16: Sahabat Nabi => Bab 17: Solat di Belakang Imam dan Berjihad Bersama Mereka => Bab 18: Qasar Solat dan Memilih antara Berpuasa dan Berbuka Ketika Safar => Bab 19: Ijmak Imam-Imam Petunjuk di atas Akidah Ini => Bab 20: Menjaga Kewajipan Amalan Fardu, Sunat dan Menjauhi Perkara-Perkara Yang Haram => Penutup => Bibliografi => Biografi Penterjemah

Apakah pegangan Akidah Imam As-Syafi’i yang sebenarnya dan mengapa kita jarang mendengar masyarakat mengetengahkan tokoh ini dalam isu akidah?

MUTIARA AKIDAH & IBADAT

MUTIARA AKIDAH DAN IBADAT memuatkan persoalan kon temporari yang kerap timbul sejak akhir-akhir ini. Buku ini disediakan dalam dua bahagian iaitu akidah dan ibadat.Soalan yang dimuatkan tidaklah merangkumi kedua-dua topik secara terperinci, namun ia menjurus kepada soalan yang dipilih dan kerap diutarakan. Di setiap bahagian, ada disertakan penerangan ringkas sebagai panduan agar dapat difahami dengan lebih jelas dan sempurna. Hampir semua jawapan disertakan dengan dalil dan nas sandarannya supaya pembaca lebih menyedari akan ketepatan setiap huraian yang diberikan.

MUTIARA AKIDAH DAN IBADAT memuatkan persoalan kon temporari yang kerap timbul sejak akhir-akhir ini.

Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu

Buku ini hadir sebagai sumber referensi sekaligus bahan analisis pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah (SD/MI) yang secara terstruktur sudah dilaksanakan lima tahun terakhir, dari 2013-sekarang. Buku ini sangat direkomendasikan untuk matakuliah pembelajaran tematik maupun matakuliah analisis pembelajaran tematik terpadu di Program Studi PGSD/PGMI/Pendidikan Dasar/Pendidikan Dasar Islam. Buku ini sangat cocok untuk mahasiswa S-1, S-2, S-3, sekaligus dosen dan guru kelas SD/MI, serta para praktisi dan pemerhati pendidikan MI/SD. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Buku ini sangat direkomendasikan untuk matakuliah pembelajaran tematik maupun matakuliah analisis pembelajaran tematik terpadu di Program Studi PGSD/PGMI/Pendidikan Dasar/Pendidikan Dasar Islam.

Hitam Putih Pendidikan

Menyingkap Realitas, Merajut Solusi

Pendidikan memiliki andil yang tidak kecil dalam mempersiapkan sumber daya manusia untuk keberlangsungan pembangunan dan peradaban. Derap langkah pembangunan senantiasa diupayakan selaras dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Perkembangan zaman selalu memunculkan problematika-problematika baru yang sebelumnya hampir tidak terpikirkan. Menjadi dilema tatkala dunia pendidikan terceraikan dengan kualitas pembangunan yang berkeadaban. Sejumput persoalan yang melanda negeri ini juga tidak terlepas dari faktor pendidikan yang semakin hari semakin merumit, kualitas peserta didik yang masih rendah, kurikulum tambal sulam, pengajar yang kurang professional, biaya yang terlampau mahal, bahkan regulasi dan kebijakan yang disharmonis. Buku ini hadir untuk semua lapisan baik pelajar/mahasiswa/santri, pemerhati pendidikan, akademisi guru/dosen/kiai & pemangku kebijakan. Karena di dalamnya mengulas dan menyibak realitas dari berbagai optik dan sudut pandang dengan analisa non mainstream.

Pendidikan memiliki andil yang tidak kecil dalam mempersiapkan sumber daya manusia untuk keberlangsungan pembangunan dan peradaban.

Pendidikan Multikultural

Pendidikan Multikultural Sangat memuliakan manusia karena memandang semua manusia setara, dapat bekerjasama dan saling menghormati walaupun berbeda budaya, ras, etnis, agama, jenis kelamin, dan cara pandang. Indonesia terkenal dengan jumlah suku bangsa terbanyak di dunia yaitu sekitar 1.128 suku bangsa. Penduduk Indonesia menganut beragam agama yaitu, Islam, Kristen, katolik, Budha, Hindu, Khonghucu. Keenam agama tersebut adalah agama resmi yang diakui pemerintah, sementara kita mengenal agama dan kepercayaan yang lain seperti Sunda Wiwitan, dan Kejawen. Keragaman suku bangsa Indonesia selain Indah dan dapat dibanggakan juga sangat potensial terjadinya konflik. Oleh karena itu pendidikan multikultural dipandang penting untuk diimplementasikan. Buku ini membahas bagaimana pendidikan multikultural itu diaplikasikan. Buku ini dilengkapi dengan tiga video sebagai bahan diskusi. Diharapkan setelah membaca buku ini, pembaca dapat berperilaku sesuai dengan nilai - nilai multikultural dan terinspirasi untuk mentransformasikannya kepada masyarakat. Buku ini sangat baik dibaca oleh pendidik, dosen, dqan siapa saja yang peduli pada masa depan generasi muda bangsa.

Oleh karena itu pendidikan multikultural dipandang penting untuk diimplementasikan. Buku ini membahas bagaimana pendidikan multikultural itu diaplikasikan. Buku ini dilengkapi dengan tiga video sebagai bahan diskusi.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI

Khusus di TK dan SD kelas rendah pembelajaran tematik maka software yang mendukung tema yang sedang dipelajari. 4. Kerjasama dengan orangtua menjadi penting. Komputer bisa menjadi pusat kegiatan belajar bagi anak di dalam keluarga.

MANAJEMEN HUMAS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah terdapatnya kemampuan lembaga pendidikan dalam membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan lingkungan atau masyarakatnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan yang tidak dapat memanfaatkan dan melibatkan bidang hubungan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikannya, akan tertinggal karena tidak mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang strategis baik bagi institusi atapun bagi masyarakat lingkungannya (Public). Aktifitas Hubungan masyarakat pada lembaga pendidikan secara substasi dapat dimakani sebagai sarana komunikasi dua arah atau dikenal dengan istilah two way traffic communication antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam rangka menjalin simbiosis dan sinergi demi tercapainya proses pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, hubungan masyarakat juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk membangun hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya (Public), salah satunya dilakukan melalui proses pelibatan masyarakat (Public) dalam proses penyelenggaraan pendidikan, seperti dalam bentuk keterbukaan informasi publik, penerimaan saran dan kritik dan hal lain yang berkaitan dengan proses penyampaian informasi positif dari lembaga pendidikan kepada masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dengan demikian untuk menjembatani kepentingan kedua pihak tersebut diperlukan satu bidang khusus yang membidangi aktifitas hubungan masyarakat dikelola dengan baik, professional, efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi lembaga Pendidikan, dan yang paling strategis adalah terciptanya hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antar stakeholders, yang terdiri dari pimpinan lembaga pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

... akuntabilitas (Gregory, 2010). C. STUDI KASUS MANAJEMEN STRATEGIS HUMAS DI LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL “ABC” Sebagai contoh salah satu lembaga pendidikan “ABC” yang baru berusia tiga tahun memiliki sejumlah permasalahan yang terkait ...

Manajemen Pendidikan

Buku Manajemen Pendidikan ini penting dipelajari karena manajemen sebagai ilmu pengetahuan itu sendiri telah dipelajari sejak lama dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori. Manajemen juga sebagai suatu seni, karena di dalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerja sama dengan orang lain, bagaimana cara memerintahkan orang lain agar mau bekerja sama. Pada hakikatnya kegiatan manusia umumnya adalah managing (mengatur). Untuk mengatur di sini diperlukan suatu seni, bagaimana orang lain memerlukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Manajemen pendidikan merupakan suatu proses untuk mengkoordinasi-kan berbagai sumber daya pendidikan seperti guru, sarana dan prasarana pendidikan seperti perpustakaan, laboratorium, dan sebagainya untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Manajemen pendidikan merupakan hal yang harus diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan, sehingga menghasilkan impact yang diinginkan. Kenyataannya, banyak institusi pendidikan yang belum memiliki manajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya. Pendidikan yang visioner, memiliki misi yang jelas akan menghasilkan keluaran yang berkualitas. Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan.

Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan. Buku Manajemen pendidikan ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.