Sebanyak 113 item atau buku ditemukan

PEMASARAN SYARIAH (TEORI DAN APLIKASI DALAM EKONOMI ISLAM)

Pemasaran syariah (teori dan aplikasi dalam ekonomi islam) turut mengisi khazanah keilmuan yang digunakan akademisi maupun praktisi untuk mengimplementasikan strategi marketing dalam mencapai keberhasilan sesuai dengan nilai Islam. Pemasaran Syariah secara teori dan aplikasi dalam ekonomi islam merupakan sebuah konsep secara epistemologi yang bersifat shariah driven yaitu digerakan oleh syariah sebagai sumber hukum, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen serta menciptakan value bagi mereka selama tidak bertentangan dengan sumber utama di dalam Islam. Sistematika buku Pemasaran Syariah mengacu pada pendekatan Teori dan Penerapan dalam Ekonomi Islam. Buku ini terdiri atas 19 bab yang dibahas secara rinci. Oleh karena itu, kami menyadari bahwa tulisan yang terdiri dari 19 bab ini jauh dari kesempurnaan dan masih terdapat banyak kekurangan, sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Yang Kuasa. Maka kami tentu menerima masukan dan saran dari pembaca demi penyempurnaan lebih lanjut.

Menurutnya , sistem ekonomi syariah merupakan konstruksi teoritis dari sistem ekonomi industri , yang penulisnya mengikuti ajaran Islam . Sedangkan Kuran ( 1986 ) menyatakan bahwa pelaku ekonomi Islam mengambil keputusan berdasarkan ...

Social Justice and Islamic Economics

Theory, Issues and Practice

Under the rule of the current economic order, social injustice is ever-increasing. Issues such as poverty, inhumane working conditions, inadequate wages, social insecurity and an unhealthy labor market continue to persist. Many states are also unable to produce policies capable of resolving these problems. The characteristics of the capitalist system currently render it unable to provide social justice. In fact, on the contrary, the system reinforces these injustices and prevents economic and social welfare from reaching the masses. Many Muslim scholars have analyzed and, indeed, criticized this system for years. This book argues that an alternative and more equitable theoretical and practical economical order can been developed within the framework of Islamic principles. On the other hand, the experiences of societies under the rule of Muslim governments do not always seem to hold great promise for an alternative understanding of social justice. In addition, the behaviors of Muslim individuals within their economic lives are mostly shaped by the necessities of daily economic conditions rather than by the tenets of Islam that stand with social justice. Until 1990s, studies of Islamic economics made connections between finance and the notion of social justice, but work conducted more recently has neglected this issue. It is therefore evident that the topic of social justice needs to be revisited in a more in-depth manner. Filling an important gap in existing literature, the book uniquely connects social justice and Islamic finance and economics on this topic. Theory, practice and key issues are presented simultaneously throughout this book, which is based on the writings of a number of eminent scholars.

This book argues that an alternative and more equitable theoretical and practical economical order can been developed within the framework of Islamic principles.

Cerita Guru di Atas Garis

Apa maksudnya di atas garis? Garis seperti apa atau garis apa? Garis khatulistiwa atau garis kehidupan atau apa? Pertanyaan itu muncul tatkala buku Siswa di Atas Garis dan Guru di Atas Garis lahir. Demikian pula kakak dari buku yang ada di tangan Anda ini, Pribadi di Atas Garis. Rentetan pertanyaan itu tentu membutuhkan jawaban. Di atas garis merupakan frasa biasa yang bisa bermakna di atas rata-rata. Di atas garis berarti tidak sekadar apalagi di bawah standar. Di atas garis berarti melampaui ambang normal, ambang batasnya, melebihi aturan biasa. Buku Cerita Guru di Atas Garis, unik ditulis bukan hanya oleh guru, motivator, tetapi berbagai latar belakang profesi, bahkan seorang hakim yang telah menjadi Ketua Pengadilan Negeri pun urun rembuk menorehkan kisah inspiratif gurunya semasa SMA.

Buku Cerita Guru di Atas Garis, unik ditulis bukan hanya oleh guru, motivator, tetapi berbagai latar belakang profesi, bahkan seorang hakim yang telah menjadi Ketua Pengadilan Negeri pun urun rembuk menorehkan kisah inspiratif gurunya ...

Perilaku Inovatif Sebagai Pusat Pengembangan Profesional Guru Pada Era Digital

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan meningkatkan perilaku inovatif guru. Perilaku guru inovatif perlu menjadi pusat pengembangan profesional guru. Perilaku inovatif sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan berkelanjutan di era digital ini, dimana guru dihadapkan pada persoalan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang lebih pesat dari ilmu-ilmu lainnya. Guru harus memahami inovasi dan mendukung penerimaan teknologi jika mereka ingin mempertahankan tingkat pengetahuan dan keterampilan tinggi yang diperlukan untuk mengajar peserta didik dan untuk mengembangkan keterampilan mengajar mereka sendiri dalam menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran modern

... pembelajaran terbaru, serta menangkap setiap ada gagasan-gagasan baru sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan. 2. Tindakan guru dalam menghasilkan ide-ide baru untuk menyelesaikan permasalahan pembelajaran dan permasalahan layanan ...

Revolusi Mental dalam Pendidikan Tinggi

Buku ini memuat pembahasan aspek mentalitas dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi pada umumnya dan khususnya di Institut Pertanian Bogor. Hal tersebut relevan dengan tugas visi Komisi A DGB IPB yaitu merumuskan pemikiran, pandangan, dan gagasan tentang karakter, jati diri, dan budaya bangsa, baik yang berkenaan dengan kehidupan bernegara secara umum maupun yang bersifat khusus dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Demikian pula secara umum relevan dengan Visi Dewan Guru Besar IPB yaitu menjadi salah satu pilar yang bermartabat, berwibawa, dan menjadi pelopor dalam mewujudkan Visi Institut Pertanian Bogor.

Buku ini memuat pembahasan aspek mentalitas dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi pada umumnya dan khususnya di Institut Pertanian Bogor.

SOSIOLOGI PEMBANGUNAN DESA

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu penentu bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Di lain pihak bahwa pembangunan desa atau kelurahan diarahkan pada kewajiban antara pemerintah dan masyarakat. Bahkan di dalam pokok-pokok kebijaksanaan pembangunan desa dirumuskan bahwa mekanisme pembangunan desa atau kelurahan adalah merupakan perpaduan yang harmonis dan serasi antara dua kelompok kegiatan utama yaitu berbagai kegiatan pemerintah sebagai kelompok kegiatan pertama dan berbagai kegiatan partisipasi masyarakat sebagai kelompok utama yang kedua. Sasaran pembangunan adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam arti masyarakat diharuskan berpartisipasi sepenuhnya dalam pembangunan. Dengan demikian masyarakat juga perlu diberi kesempatan untuk turut serta mengambil bagian dalam penyusunan suatu perencanaan usulan proyek pembangunan, terutama didalam menentukan proyek-proyek yang lebih diprioritaskan dilaksanakan didesa supaya tercipta bahwa benar-benar pembangunan adalah dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Karena pada dasarnya kegiatan-kegiatan partisipasi masyarakat yang tumbuh dari bawah merupakan inisiatif dan kreasi yang lahir dari rasa kesadaran dan tanggung jawab masyarakat. Mutlak diperlukan sesuai dengan hakekat pembangunan desa atau kelurahan yang pada prinsipnya dilakukan dengan bimbingan, pembinaan, bantuan dan pengawasan pemerintah sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud dengan baik. Pembangunan desa yang bersumber dari program sektoral atau program daerah, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, atau pemerintah kabupaten. Jika ketentuan menyatakan bahwa pelaksanaan program sektor atau program daerah diintegrasikan ke dalam pembangun. Pelaksanaan program sektor atau program daerah dibahas dan disepakati dalam musyawarah desa yang diselenggarakan oleh BPD. Tujuan utama atau akhir kebijakan ekonomi adalah untuk meningkatkan taraf hidup atau tingkat kesejahteraan masyarakat. Diukur secara ekonomi, kesejahteraan masyarakat tercapai bila tingkat pendapatan riil rata-rata per kapita tinggi dengan distribusi pendapatan yang relatif merata. Tujuan ini tidak bisa tercapai hanya dengan kebijakan ekonomi saja. Diperlukan juga kebijakan non kebijakan ekonomi saja. Diperlukan juga kebijakan non ekonomi, seperti kebijakan sosial yang menyangkut masalah pendidikan dan kesehatan. Kebijakan ekonomi dan kebijakan non ekonomi harus saling mendukung. Dalam buku ini dikaji tentang hal-hal diantaranya Definisi dan Pengertian Pembangunan Desa, Peran Aparatur Desa dan Masyarakat dalam Pembangunan Desa, Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Desa serta Evaluasi dalam Pembangunan Desa.

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu penentu bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan.

Evaluasi Penanggulangan Bencana : Pembelajaran Peran Pusat Studi Bencana IPB dalam Penanggulangan Bencana

Buku ini menguraikan evaluasi penanggulangan bencana dari sudut pandang perguruan tinggi sebagai salah satu stakeholder penanggulangan bencana, yang diharapkan dapat menguatkan sistem nasional penanggulangan bencana melalui penguatan komponen IPTEKs-nya. Dengan demikian, buku ini menguraikan evaluasi penanggulangan bencana sesuai tingkat partisipasi, keterlibatan, dan pengalaman yang diperoleh Pusat Studi Bencana selama ini dalam penanggulangan bencana. Sesuai dengan tridarma yang diemban perguruan tinggi maka buku ini juga meliputi empat bab yang menguraikan tridarma, yaitu pendidikan, pengabdian, dan penelitian. Adapun substansi yang diangkat dalam setiap darma tersebut sesuai dengan keterlibatan Pusat Studi Bencana IPB dalam penanggulangan bencana sampai buku ini ditulis.

Buku ini menguraikan evaluasi penanggulangan bencana dari sudut pandang perguruan tinggi sebagai salah satu stakeholder penanggulangan bencana, yang diharapkan dapat menguatkan sistem nasional penanggulangan bencana melalui penguatan ...

Manajemen Keuangan

Book chapter ini disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Manajemen Keuangan. Sistematika buku Manajemen Keuangan ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 12 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Ruang Lingkup Manajemen Keuangan, Analisis Laporan Keuangan, Manajemen Modal Kerja, Manajemen Kas Dan Efek, Manajemen Piutang, Manajemen Persediaan, Nilai Waktu Uang, Pasar Modal, Penilaian Surat Berharga, Capital Budgeting, Sumber Dana Jangka Menengah Dan Leasing, dan Sumber Dana Jangka Panjang.

Treasury Bills: Treasury Bills atau T-Bills adalah tagihan yang diterbitkan oleh Bank Inonesia untuk periode jatuh tempo yang berbeda. Tagihan ini adalah investasi yang sangat aman dan mudah dipasarkan. Surat Perbendaharaan Negara ini ...

Manajemen Keuangan

Manajemen pada dasarnya adalah upaya untuk menggunakan sumber daya ( dalam konteks ini uang) secara efektif sehingga mencapai tujuan. Adapun keuangan berarti segala hal yang berkaitan dengan uang. Pengaturan dan pengelolaan keuangan sebuah perusahaan melingkupi beberapa hal diantaranya keputusan investasi, keputusan keuangan dan keputusan deviden. Manajemen keuangan dalam suatu bisnis maupun individu berfungsi untuk perencanaan keuangan, penentuan komposisi modal, kontrol keuangan, pengelolaan surplus dan investasi dana.

Manajemen keuangan dalam suatu bisnis maupun individu berfungsi untuk perencanaan keuangan, penentuan komposisi modal, kontrol keuangan, pengelolaan surplus dan investasi dana.