Sebanyak 774 item atau buku ditemukan

Pengawasan Mutu Hasil Pertanian

Buku ini disusun untuk memberikan dasar pengawasan mutu pada mahasiswa dalam mata kuliah Pengawasan Mutu Hasil Pertanian. Buku ini juga dapat digunakan sebagai peningkatan mutu pada industri kecil dan rumah tangga dalam meningkatkan mutu produk. Untuk memenuhi standar mutu terutama untuk standar mutu proses dan penerapan SNI proses. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Untuk memenuhi standar mutu terutama untuk standar mutu proses dan penerapan SNI proses. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Manajemen Rumah Sakit “Informasi Cakupan Capaian Target Pelayanan, Manajemen Mutu, Manajemen Efisiensi Pelayanan, Biaya Ekonomi Penyakit, Pendidikan Dan Pelatihan” Di Rumah Sakit

Judul : Manajemen Rumah Sakit “Informasi Cakupan Capaian Target Pelayanan, Manajemen Mutu, Manajemen Efisiensi Pelayanan, Biaya Ekonomi Penyakit, Pendidikan Dan Pelatihan” Di Rumah Sakit Penulis : Prof. Dr. Darmawan, M. Kep, M.Kes Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 120 Halaman ISBN : 978-623-6233-20-7 SINOPSIS BUKU Buku ini membahas tentang Manajemen Rumah Sakit “Informasi Cakupan Capaian Target Pelayanan, Manajemen Mutu, Manajemen Efisiensi Pelayanan, Biaya Ekonomi Penyakit, Pendidikan dan Pelatihan” di Rumah Sakit. Buku ini penulis kontribusikan untuk dunia manajemen di Indonesia. Buku ini terdiri dari lima bab. Bab pertama tentang pendahuluan yang meliputi Pentingnya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Tujuan & Manfaat Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Bab kedua membahas tentang Sistem Informasi Manajemen yang meliputi Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Manajemen dan Komputer dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Bab ketiga membahas tentang Indikator dan Kendala Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit yang meliputi Indikator Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Kendala Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Bab ketiga tentang Rumah Sakit Umum Haji Makassar yang meliputi Deskripsi Lokasi Rumah Sakit Umum Haji Makassar, Deskripsi Karakteristik Rumah Sakit Umum Haji Makassar dan Deskripsi Penerapan Sistem Informasi Manajemen di Rumah Sakit Haji Makassar. Bab kelima tentang Studi Kasus Penerapan Sistem Informasi Manajemen yang meliputi Faktor Pendukung Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Haji Makassar, Faktor Penghambat Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Haji Makassar dan Upaya-Upaya Mengoptimalkan Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Haji Makassar.

Judul : Manajemen Rumah Sakit “Informasi Cakupan Capaian Target Pelayanan, Manajemen Mutu, Manajemen Efisiensi Pelayanan, Biaya Ekonomi Penyakit, Pendidikan Dan Pelatihan” Di Rumah Sakit Penulis : Prof.

MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN

Peningkatan mutu pendidikan khususnya pada satuan pendidikan memerlukan adanya kepala sekolah/madrasah yang handal, tangguh dan berkemampuan yang secara bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan di sekolah/madrasah dapat memberikan pelayanan pendidikan yang bermutu kepada semua peserta didik. Kepala sekolah/madrasah yang handal diharapkan dapat menjadi lokomotif dan kekuatan untuk membimbing, menjadi contoh, serta menggerakkan para pendidik dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah/madrasah. Oleh karena itu, program penguatan kemampuan kepala sekolah/madrasah perlu memasukkan pembahasan mengenai EDS/M, yang merupakan bagian penting dalam kompetensi manajerial, sebagai salah satu topik yang harus diketahui dan dipahami secara benar untuk selanjutnya dilaksanakan oleh para kepala sekolah/madrasah

Peningkatan mutu pendidikan khususnya pada satuan pendidikan memerlukan adanya kepala sekolah/madrasah yang handal, tangguh dan berkemampuan yang secara bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan di sekolah/madrasah dapat memberikan ...

Model Pengelolaan Kinerja Guru

Dalam kurun dekade terakhir, kebutuhan akan pemimpin yang inovatif menjadi kebutuhan mendesak seiring kian meningkatnya kompetensi antar organisasi dalam upaya memajukan lembaganya agar mampu menjadi yang terdepan, termasuk lembaga pendidikan yang secara keorganisasian merupakan sebuah lembaga yang mesti memiliki pondasi model pengelolaan dengan daya inovasi yang kuat, dan sistem pelayanan yang prima. Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah, sebagai lembaga pendidikan pada akhirnya harus mempersiapkan diri menjadi sekolah yang inovatif dan mempuyai nilai jual di tengah masyarakat dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, menjadi sekolah yang unggul akan berarti harus dimulai dengan memiliki kepala sekolah yang inovatif. Tujuannya tidak lain agar kepala seklah mampu mewujudkan visi, misi sekolah dengan strategi-strategi inovatif dari kepala sekolah. Buku ini berangkat dari suatu penelitian mengenai Model Pengelolaan Kinerja Guru yang dilakukan oleh pihak manajemen sekolah menengah atas Muhammadiyah Provinsi Sumatera Selatan. Kepala sekolah sebagai pemimpin berinovatif serta akan menghasilkan sekolah unggul. Akan berarti bahwa membuat model pengelolaan yang dilakukan oleh pihak manajemen sekolah untuk menjadikan sekolah yang unggul, ini artinya keterpaduan antara kepala sekolah sebagai pemimpin, dan sekolah sebagai lembaga yang dipimpin.

Terkait dengan permasalahan-permasalahan yang dapat mengakibatkan kurang optimalnya kinerja guru sangat banyak sekali, baik karena disebabkan oleh faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor internal antara lain kompetensi diri ...

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas XI

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk SMA/MA Kelas XI secara khusus ditulis untuk guru-guru Biologi di madrasah aliyah; meskipun tidak menutup kemungkinan untuk dipergunakan oleh guru Biologi pada sekolah umum jenjang SMA/MA Kelas XI. Tujuan utama ditulisnya buku ini adalah untuk memberikan panduan bagi guru Biologi MA dalam merencanakan kegiatan pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Hal ini dikarenakan pembelajaran Biologi yang berlangsung di MA selama ini masih bersifat umum, belum mencirikan karakteristik keislamannya. Buku panduan ini terdiri atas dua bagian utama, yaitu petunjuk umum dan petunjuk khusus. Petunjuk umum meliputi gambaran secara keseluruhan isi buku, landasan pengembangan buku, cakupan materi Biologi kelas XI, strategi, proses, serta media pembelajaran secara umum. Pada petunjuk khusus, guru dapat menemukan secara detail terkait komponen-komponen perencanaan penyusunan proses pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Komponen-komponen tersebut meliputi uraian Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran, Tahap-Tahap Pembelajaran, serta Evaluasi Pembelajaran. Seluruh komponen tersebut disusun inklusif antara ilmu umum biologi dengan ilmu agama Islam. Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas XI ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Pada model PBL, terdapat dua hal yang harus dijadikan pedoman dalam menyajikan masalah, yaitu: (1) permasalahan harus sesuai dengan konsep dan prinsip yang akan dipelajari, dan (2) permasalahan yang disajikan adalah permasalahan riil, ...

Tugas Guru Dalam Pembelajaran

Aspek Yang Memengaruhi

Dunia pendidikan tidak pernah terlepas dengan keberadaan seorang guru. Hal tersebut dikarenakan, seorang guru memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan kualitas pendidikan. Tak hanya itu, seorang guru juga memilik andil untuk membentuk karakter peserta didik. Namun, di antaranya banyak tanggung jawab seorang guru, ternyata begitu banyak pula aspek yang memengaruhinya dalam menjalankan tugas. oleh karena itu, perhatian khusus terhadap kondisi guru diharapkan dapat meningktakan mitu pendidikan yang dilaksanakan di sekolah. Buku ini membahas secara teoretis dan kontekstual tentang se4rba-serbi guru, serta aspek-aspek yang memengaruhi tugasnya dalam pembelajaran.

Permasalahan pendidikan begitu menarik untuk dicermati karena pendidikan memiliki nilai fundamental bagi kepentingan individu maupun kemajuan masyarakat. Krisis multidimensional yang kita alami saat ini belum menunjukkan adanya ...

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas XII

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk Kelas XII secara khusus ditulis untuk guru-guru Biologi di madrasah aliyah; meskipun tidak menutup kemungkinan untuk dipergunakan oleh guru Biologi pada sekolah umum jenjang SMA kelas XII. Tujuan utama ditulisnya buku ini adalah untuk memberikan panduan bagi guru Biologi MA dalam merencanakan kegiatan pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Hal ini dikarenakan pembelajaran Biologi yang berlangsung di MA selama ini masih bersifat umum, belum mencirikan karakteristik keislamannya. Buku panduan ini terdiri atas dua bagian utama, yaitu petunjuk umum dan petunjuk khusus. Petunjuk umum meliputi gambaran secara keseluruhan isi buku, landasan pengembangan buku, cakupan materi Biologi kelas XII, strategi, proses, serta media pembelajaran secara umum. Pada petunjuk khusus, guru dapat menemukan secara detail terkait komponen-komponen perencanaan penyusunan proses pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Komponen-komponen tersebut meliputi uraian Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran, Tahap-Tahap Pembelajaran, serta Evaluasi Pembelajaran. Seluruh komponen tersebut disusun inklusif antara ilmu umum biologi dengan ilmu agama Islam. Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas XII ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Akal pikiran yang digunakan sebagai upaya memahami permasalahan atau fenomena alam tersebut dimulai dari kegiatan menyusun rancangan penelitian untuk mengungkap permasalahan tertentu (dalam hal ini misalnya yaitu permasalahan tentang ...

Lesson Study Berbasis Sekolah

(Guru Konservatif Menuju Guru Inovatif)

Salah satu usaha yang dilakukan terutama oleh guru adalah menjadi teladan dari manusia yang diinginkan tersebut. Guru harus menunjukkan tanggung jawabnya untuk menjadi guru yang tepat untuk membelajarkan peserta didik yang dari tahun ke tahun dihadapkan pada tuntutan perkembangan zaman yang berubah. Guru yang baik adalah guru yang mampu membelajarkan peserta didik melalui “proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi untuk aktif, kreatif, mandiri sesuai bakat, minat, dan perkembangan fisik dan psikologis peserta didik” (Pasal 19 PP 19,2005)

Salah satu usaha yang dilakukan terutama oleh guru adalah menjadi teladan dari manusia yang diinginkan tersebut.

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas X

Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk SMA/MA Kelas X secara khusus ditulis untuk guru-guru Biologi di madrasah aliyah; meskipun tidak menutup kemungkinan untuk dipergunakan oleh guru Biologi pada sekolah umum jenjang SMA/MA Kelas X. Tujuan utama ditulisnya buku ini adalah untuk memberikan panduan bagi guru Biologi MA dalam merencanakan kegiatan pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Hal ini dikarenakan pembelajaran Biologi yang berlangsung di MA selama ini masih bersifat umum, belum mencirikan karakteristik keislamannya. Buku panduan ini terdiri atas dua bagian utama, yaitu petunjuk umum dan petunjuk khusus. Petunjuk umum meliputi gambaran secara keseluruhan isi buku, landasan pengembangan buku, cakupan materi Biologi kelas X, strategi, proses, serta media pembelajaran secara umum. Pada petunjuk khusus, guru dapat menemukan secara detail terkait komponen-komponen perencanaan penyusunan proses pembelajaran Biologi yang bernuansa Islam. Komponen-komponen tersebut meliputi uraian Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran, Tahap-Tahap Pembelajaran, serta Evaluasi Pembelajaran. Seluruh komponen tersebut disusun inklusif antara ilmu umum biologi dengan ilmu agama Islam. Buku Panduan Guru Biologi Terintegrasi Nilai-Nilai Islam Untuk SMA/MA Kelas X ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Menjelaskan keterkaitan antara ayat Al-Qur'an QS Al Mujadalah: 11, QS Ali Imran: 18, QS Thaaha: 114, QS Az Zumar: 9 dan Hadis Nabi yang menganjurkan manusia untuk menuntut ilmu dengan peran manusia dalam menyelesaikan permasalahan yang ...

Mendidik dengan Hati (Kepekaan Interkultural sebagai Kompetensi Afektif Calon Guru di UIN Raden Fatah Palembang dan IAIN Curup untuk Menginternalisasikan Prinsip Pendidikan Multikultural)

Buku ini menjabarkan secara lebih detail berbagai faktor kontekstual yang mendasari tiap domain kepekaan interkultural, yang mana faktor-faktor kontekstual tersebut dikondifikasi secara empiris berdasarkan data penelitian terhadap mahasiswa calon guru di UIN Raden Fatah Palembang dan IAIN Curup. Domain keterlibatan dalam interaksi lintas kultur didasari oleh 9 (sembilan) faktor, yaitu rasa ingin tahu tentang kultur lain, sikap hati-hati dalam memberi impresi, kebiasaan mengakses pengetahuan tentang budaya, usaha mempertahankan komunikasi lintas budaya, usaha memotivasi lawan bicara yang berbeda kultur, usaha mempertahankan identitas, usaha menunjukkan kesetaraan dalam identitas yang berbeda, dan pemahaman bahwa perbedaan melatih kemampuan berfikir mendalam dan bijak. Domain menghargai perbedaan kultur didasari oleh 4 (empat) faktor, yaitu sering mengikuti kegiatan dari kultur berbeda, hidup dalam lingkungan multikultural, pengalaman memiliki banyak teman dari berbagai etnis, dan pengalaman kolaborasi dengan orang berbeda kultur. Domain kepercayaan diri dalam interaksi lintas kultur didasari oleh 7 (tujuh) faktor, yaitu percaya diri terlibat dalam komunikasi, hidup dalam lingkungan multikultural, suka mempelajari kultur umum dari lawan bicara, suka mempraktekkan kemampuan investigasi saat komunikasi, pengalaman interaksi dengan orang dari berbagai etnis, pengetahuan terhadap kultur lawan bicara, dan rasa ingin tahu tentang kultur lain. Domain menikmati interaksi lintas kultur didasari oleh 5 (lima) faktor, yaitu pengetahuan tentang stereotip dalam interaksi, sikap menyadari bahwa kesalahpahaman itu biasa terjadi, rasa ingin tahu tentang kultur lain, rasa kekeluargaan dan pertemanan, dan hidup dalam lingkungan multikultural. Domain perhatian dalam interaksi lintas kultur didasari oleh 4 (empat) faktor, yaitu pengalaman belajar di mata kuliah Cross-Cultural Understanding, terbiasa praktik komunikasi dalam mata kuliah bahasa asing, rasa ingin tahu tentang kultur lain, dan pengalaman terbiasa terlibat dalam interaksi lintas kultur. Mendidik dengan Hati (Kepekaan Interkultural sebagai Kompetensi Afektif Calon Guru di UIN Raden Fatah Palembang dan IAIN Curup untuk Menginternalisasikan Prinsip Pendidikan Multikultural) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Mendidik dengan Hati (Kepekaan Interkultural sebagai Kompetensi Afektif Calon Guru di UIN Raden Fatah Palembang dan IAIN Curup untuk Menginternalisasikan Prinsip Pendidikan Multikultural) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan ...