Sebanyak 774 item atau buku ditemukan

Sejarah Islam Asia Tenggara

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia, kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan Islam India, kawasan Afrika Selatan, Afrika Tengah, dan kawasan Asia Tenggara Kawasan Asia Tenggara terdiri dari sebelas negara dengan ibu kotanya (1) Indonesia: Jakarta; (2) Malaysia: Kuala Lumpur; (3) Thailand: Bangkok; (4) Vietnam: Hanoi; (5) Philipina: Manila; (6) Kamboja: Phomn Phen; (7) Singapura: Singapura; (8) Myanmar: Birma; (9) Laos: Vientiane; (10), Brunei Darussalam: Bandar Sri Begawan; (11) Timor Leste: Dili Hasil kajian dalam buku Sejarah Islam Asia Tenggara ini dapat diketahui bahwa perkembangan Islam di kawasan Asia Tenggara tidak merata; sebagian berpenduduk Asia Tenggara mayoritas Muslim, seperti Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia, sedangkan sebagian yang lainya berpenduduk minoritas Muslim, seperti Vietnam, Laos, Kamboja, Filipina, Thailand, Singapura, dan Timor Leste Kajian lain dalam buku ini diketahui bahwa agama yang pertama kali berkembang di Asia Tenggara adalah agama Budha pada masa kerajaan Melayu Sriwijaya di Sumatra sekitar abad ke-7–11 M Pengaruh kebudayaan Budha ke dalam bahasa dan budaya masyarakat Melayu begitu banyak Kemudian agama Hindu pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-13 dan ke-15) yang berpusat di Jawa juga punya andil besar dalam mengembangkan agama Hindu, sehingga mampu menyatukan wilayah Nusantara dalam satu kekuasaan Abad ke-13 M, mulai muncul persentuhan antara penduduk Asia Tenggara dengan pedagang Muslim Arab, Persia dan India, lalu terjadi proses Islamisasi berjalan dengan mulus, lewat beberapa saluran, antara lain, melalui pernikahan dan perdagangan, pada akhirnya lahirlah kerajaan Islam pertama, yaitu Kerajaan Samudra Pasai di Aceh Raja pertama kerajaan ini adalah al-Malikul Saleh, sedang rajanya yang terkenal adalah Sulthan Iskandar Muda dan Sulthan Iskandar Tsani Maka Islam mulai berkembang di Asia Tenggara mulai abad ke-13 M tersebar ke sebagian wilayah Nusantara setelah tumbangnya Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit Kemudian, Islam menjadi kekuatan politik di Nusantara sejak memasuki pada abad ke-15 M.

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, ...

Sejarah Peradaban Islam

Agama yang disampaikan oleh Allah Swt. kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw., kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia (Islam dan Negara-negara Islam di Asia Tenggara), kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan India Islam, kawasan Asia Tenggara dan kawasan Afrika Selatan dan Afrika Tengah. Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas. Dalam buku ini, agar pembahasannya lebih terfokus akan dibatasi pada kawasan Arab, meliputi Timur Tengah, Afrika Utara dan Spanyol Islam dengan pendekatan periodisasi yaitu pada masa periode klasik dan periode pertengahan sedangkan dalam periode modern membutuhkan buku tersendiri. Maka kajian dalam buku ini dimulai membahas tentang sejarah peradaban bangsa Arab pra-Islam yang pada awalnya masih rendah kemudian Rasulullah berhasil mengangkat mereka menjadi masyarakat yang berperadaban tinggi berakhlak mulia dalam rentang waktu yang relatif singkat dilanjutkan dengan usaha khulafa’ al-Rasyidin memperluas wilayah Islam ke fron utara, barat dan timur teristimewa keberhasilan Umar ibn Khattab menghancurkan kerajaan adikuasa Persia di Timur digantikan dengan negara Islam menjadi salah satu negara adikuasa di masa itu bersama dengan kerajaan Romawi di Barat.

Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas.

Pancasila Dasar Negara Paripurna

Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia, menunjukkan bahwa para pendiri negara kita dengan sangat cemerlang mampu menyepakati pilihan yang pas tentang dasar negara sesuai dengan karakter bangsa, sangat orisinal, menjadi sebuah Negara modern yang berkarakter religius, tidak sebagai negara sekuler juga tidak sebagai negara agama. Rumusan konsepsinya benar-benar diorientasikan pada dan sesuai dengan karakter bangsa. Mereka bukan hanya mampu menyingkirkan pengaruh gagasan negara patrimonial yang mewarnai sepanjang sejarah nusantara prakolonial, namun juga mampu meramu berbagai pemikiran politik yang berkembang saat itu secara kreatif sesuai dengan kebutuhan masa depan modern anak bangsa (Ali, 2010). Pancasila adalah warisan dari jenius Nusantara.Sesuai dengan karakteristik lingkungan alamnya, sebagai negeri lautan yang ditaburi pulau-pulau (archipelago), jenius Nusantara juga merefleksikan sifat lautan.Sifat lautan adalah menyerap dan membersihkan, menyerap tanpa mengotori lingkungannya.Sifat lautan juga dalam keluasannya, mampu menampung segala keragaman jenis dan ukuran (Latief, 2011). Pancasila sangat dikagumi oleh tokoh-tokoh di luar negeri. Yaman ketika baru saja lepas dari bentuk monarki, para pemimpin muda Yaman menjadikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pembanding sebelum menentukan dasar negara mereka. Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia. Berbeda dengan bangsa Arab, meskipun mempunyai kesamaan budaya dan bahasa tetapi terkotak-kotak lebih dari 20 negara” (Ali, 2009: xi-xii). Mufti Syria, Syekh Ahmad Kaftaru sangat mengagumi Pancasila. Dalam ceramahnya di Damaskus pada pertengahan 1987, ia menyatakan kagum terhadap Indonesia. Ia juga menyatakan bahwa penduduk Indonesia berperilaku sangat santun dan bersahaja, murah senyum, memberi hormat kepada orang yang baru dikenal dengan membungkukkan badan, terkenal toleran dan terpancar kesabaran serta tutur bicara yang halus. Ia merasa malu dengan dunia Arab yang tercerai berai dan saling bermusuhan. Seharusnya orang Arab memberi contoh kepada orang ajam (non-Arab), karena telah lebih dahulu mengenal budaya Islam.Namun sayang, di era reformasi, Pancasila yang saya kagumi dipersoalkan oleh sejumlah anak bangsa. Saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan di hampir semua kehidupan, Pancasila dijadikan kambing hitam (Ali, 2009: xiv). Buku ini menguraikan sejak awal Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara, Pancasila di awal kemerdekaan, Pancasila di era Soekarno, Pancasila di era Soeharto, Pancasila di era Reformasi, dan disempurnakan dengan makna Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Begitu pula Dr. Izzat Mufti, seorang intelektual dan pejabat tinggi Arab Saudi sangat memuji Pancasila.Ia menyatakan, “Pancasila telah menjadi bingkai persatuan bangsa Indonesia.

Kebijakan Fiskal : Teori dan Implikasi

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, penulis dapat menyelesaikan buku yang berjudul Kebijakan Fiskal: Teori dan Implikasi. Buku ini hadir sebagai upaya memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran kebijakan fiskal dalam pembangunan ekonomi nasional, baik dari sisi landasan teoretis, instrumen penerimaan dan pengeluaran, hingga relevansinya dalam konteks globalisasi, desentralisasi, dan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan yang bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta para pembuat kebijakan publik yang berupaya menyusun strategi fiskal yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam proses penyusunan, penulis berupaya menghadirkan uraian yang terstruktur mulai dari konsep dasar kebijakan fiskal hingga studi kasus terkini di Indonesia maupun internasional. Buku ini juga memperkaya pembahasan dengan analisis tentang tantangan fiskal di era digital, transisi energi terbarukan, serta dinamika reformasi fiskal di Indonesia. Penulis menyadari bahwa karya ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi penyempurnaan di masa mendatang. Semoga buku ini dapat memberi kontribusi nyata dalam pengembangan literatur ekonomi sekaligus mendukung praktik kebijakan fiskal yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, penulis dapat menyelesaikan buku yang berjudul Kebijakan Fiskal: Teori dan Implikasi.

Ekonomi Islam: Sejarah, Konsep, Instrumen, Negara, dan Pasar - Rajawali Pers

Perkembangan sistem perbankan dan keuangan syariah yang saat ini tengah mencapai puncak pertumbuhannya dan semakin dikenal luas oleh masyarakat, tidak terlepas dari pengamatan penulis. Penjelasan dari sisi kebijakan dan regulasi yang ada memperkuat eksistensi dari pengembangan sistem ekonomi Islam pada tataran praktisnya. Demikian pula dari sisi pengawasan terhadap ekspansi kelembagaan dan produk-produk keuangan syariah yang dikembangkan juga menjadi pembahasan dalam buku ini. Harapannya buku ini dapat memberikan panduan yang utuh dan komprehensif untuk konsistensi penerapan dan pengembangan ekonomi Islam dalam tataran sistem kontemporer yang tidak saja dituntut untuk dapat memiliki daya saing yang tinggi tetapi juga kembali pada maqashid asy syariah itu sendiri. Sebagai Direktur PTKI, saya sangat mengapresiasi terbitnya buku EKONOMI ISLAM: Sejarah, Konsep, Instrumen, Negara dan Pasar yang ditulis oleh Prof. Dr. H. Akhmad Mujahidin, M.Ag. Guru Besar Ekonomi Islam UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan sebagai salah seorang Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang sering mendapat tugas mengakreditasi prodi ekonomi syariah yang ada di Indonesia. Buku ini memiliki kontribusi besar dalam membangun teori dan praksis ekonomi syariah (baca: Islam) secara komprehensif dan sangat penting untuk disimak dan dinikmati pembaca dan khususnya peminat kajian ekonomi syariah. Buku Ekonomi Islam cetakan ke-4 ini menunjukkan bahwa buku ini benar-benar telah mendapatkan tempat di kalangan akademisi maupun praktisi ekonomi Islam sehingga tidaklah berlebihan jika saya juga menganjurkan kepada Rektor dan Dekan yang mengelola Program Studi Ekonomi Syariah di lingkungan UIN, IAIN, STAIN dan PTKIS untuk dapat menggunakan buku ini sebagai rujukan dan referensi.

Sebagai Direktur PTKI, saya sangat mengapresiasi terbitnya buku EKONOMI ISLAM: Sejarah, Konsep, Instrumen, Negara dan Pasar yang ditulis oleh Prof.

Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis

Panduan Praktis Penulisan Artikel Ilmiah, Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Dalam perkembangannya, penelitian di bidang ekonomi dan bisnis semakin kompleks dan membutuhkan metodologi yang tepat guna menghasilkan temuan yang akurat dan relevan. Buku ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pembahasan yang komprehensif tentang metodologi penelitian ekonomi dan bisnis. Buku ini menyajikan penjelasan mendalam mengenai prinsip dasar penelitian, jenis-jenis penelitian, dan model yang dapat diterapkan. Buku ini berusaha membekali pembaca dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang bermutu tinggi. Buku ini membahas karakteristik, ruang lingkup, jenis, serta model penelitian ekonomi dan bisnis; rancangan penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ekonomi dan bisnis; bentuk-bentuk penelitian ekonomi dan bisnis; sistematika, desain, teknik penulisan, dan pengajuan usulan penelitian; format penyusunan laporan akhir serta mekanisme bimbingan dan pengujian; contoh proposal karya ilmiah; serta contoh-contoh templat penulisan lainnya.

Buku ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pembahasan yang komprehensif tentang metodologi penelitian ekonomi dan bisnis.