Pandemi Covid-19 berdampak di semua bidang, termasuk pendidikan. Aktivitas pembelajaran di sekolah yang tidak dapat dilaksanakan seperti biasanya, kendala pembelajaran jarak jauh, keterbatasan sarana dan prasaran penunjang, merupakan sebagian kecil dari permasalahan yang muncul akibat kejadian tersebut. Terlebih dalam pembelajaran matematika, adanya pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian siswa di sekolah. Hal inilah yang mendasari penerbitan buku ini. Melalui tulisan di buku ini, diharapkan bisa memberikan gambaran tentang kajian berbagai permasalahan dalam pembelajaran matematika di era pandemi Covid-19 dan solusi-solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
pembelajaran yang dirancang guru juga mengalami perubahan, kondisi yang terjadi interaksi antara guru dan siswa pada saat ... Sumber Daya Manusia yang berinovasi dari berbagai solusi dari permasalahan yang dihadapi, upaya belajar dan ...
Antologi Esai ini disusun oleh mahasiswa praktikan berdasarkan hasil kegiatan PLP I atas bimbingan dosen pembimbing lapangan. Kegiatan PLP I ini dirancang dalam dua capaian, yaitu (1) membangun Jati diri pendidik dengan mengenal kultur sekolah, struktur organisasi sekolah dan tata kelola sekolah, peraturan dan tata tertib sekolah, dan kegiatan-kegiatan di sekolah. (2) Membangun jati diri pendidik dengan mengetahui praktik proses pembelajaran dan karakteristik siswa. Berdasarkan kegiatan tersebutlah mahasiswa praktikan menyusun esai sebagai respon dan kemampuan memberikan pendapat terhadap dunia pendidikan. Antologi ini diharapkan dapat menjadi motivasi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi diri dalam berlatih melatih menulis karya tulis ilmiah sebagai calon seorang pendidik.
Apakah guru - guru di Indonesia sudah memiliki rasa bangga dengan profesinya sebagai seorang guru? Mengapa terdapat pertanyaan demikian? Hal ini sangat penting bagi seorang guru memiliki kebanggaan terhadap profesinya.
Pembelajaran matematika saat ini masih menjadi salah satu pembelajaran yang cukup sulit untuk dipahami oleh peserta didik. Hal ini disebabkan karena guru masih mengajarkan peserta didik secara konvensional dan masih memperkenalkan konsep abstrak di awal proses pembelajaran. Kesulitan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran matematika menyebabkan hasil belajar peserta didik juga menurun. Buku ini membahas: Bab 1 TIK dalam Pembelajaran Matematika Bab 2 Media Pembelajaran Matematika Berbasis TIK Bab 3 Model Pembelajaran Matematika Berbasis Blended Learning Bab 4 Model Flipped Classroom dalam Pembelajaran Matematika Bab 5 LMS-Google Classroom dalam Pembelajaran Matematika Berbasis TIK Bab 6 Desain Bahan Ajar Matematika Berbasis TIK
Permendikbud 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah menyebutkan pula bahwa sebuah bagian integral dari perencanaan pembelajaran berupa silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), penyusunan pembelajaran, ...
Process oriented: desain pembelajaran berdasarkan rencana pembelajaran dan alat atau perangkat yang digunakan untuk membantu pembelajaran tersebut. Keunggulan dari desain rancangan diukur untuk digunakan secara praktis oleh pengguna. c.
Kemampuan berpikir kreatif selalu menjadi tujuan pendidikan dari masa ke masa. Kreativitas seseorang itulah yang mengubah peradaban. Restorasi, revolusi, atau inovasi memerlukan kemampuan berpikir kreatif di luar kebiasaan. Seseorang perlu terbuka, berpikir independen, fleksibel dan imajinatif untuk mewujudkan perubahan yang orisinal dan “baru” tetapi tetap bermanfaat di bidangnya. Dalam belajar matematika, seorang siswa perlu dibekali tidak hanya pemahaman dan keterampilan matematika tetapi juga kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah matematika. Kebiasaan itu diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dewasa ini perkembangan teknologi seakan mengejar semua sistem kehidupan manusia, termasuk pendidikan matematika. Integrasi dalam kehidupan maupun pembelajaran tidak dapat dielakkan lagi. Sementara, guru belajar satu teknologi maka teknologi lain bermunculan yang lebih canggih, efektif, dan efisien. Adaptasi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran diperlukan terus menerus dan berkesinambungan. Peserta didik rata-rata dilahirkan dalam lingkungan teknologi yang canggih, sehingga adaptasi dan keterampilannya dalam berteknologi lebih baik. Agar pembelajaran tetap menarik dan memotivasi peserta didik, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kreatifnya, maka integrasi teknologi itu semakin diperlukan. Untuk itu perlu dikembangkan model intrgrasinya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa
Kompetensi professional guru seharusnya meliputi penguasaan materi (subject matter knowledge) dan kemampuan mendesain ... studi yang lebih baru telah mengalihkan fokus ke pengembangan pengetahuan guru mereka (Clark-Wilson, Robutti, ...
Buku hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi manfaat bagi dosen, mahasiswa dan pihak lainnya. Penulis menyadari buku ini masih memiliki kekurangan. Oleh karenanya, kritik dan saran tetap diharapkan dari seluruh rekan demi peningkatan kualitas buku ini di masa depan.