Sebanyak 46 item atau buku ditemukan

Aspek Hukum Obligasi dan Sukuk

Obligasi (bond) adalah surat yang berisi janji di mana salah satu pihaknya (principal atau penerbit) bisa berupa perusahaan maupun pemerintah. Janji di dalam obligasi merupakan janji untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu yaitu pada tanggal jatuh tempo yang telah ditentukan. Oleh karena itu dalam obligasi memuat janji bahwa dalam utang tersebut akan diberikan bunga yang bentuknya obligasi merupakan salah satu bentuk surat berharga yang saat ini sangat marak beredar dalam kegiatan pasar modal di Indonesia. Adapun Obligasi Syariah (Sukuk), yakni suatu surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan Emiten kepada pemegang Obligasi Syariah yang mewajibkan Emiten untuk membayar pendapatan kepada pemegang Obligasi Syariah berupa bagi hasil/margin/fee, serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo", (merujuk kepada Fatwa Dewan Syari'ah Nasional No: 32/DSN-MUI/IX/2022) Keistimewaan buku ini: - Uraian yang cerdas mengenai obligasi sebagai investasi pendanaan; jenis-jenis obligasi dan fungsinya; obligasi syariah (sukuk); obligasi dan implikasinya; pembiayaan pembangunan perkotaan melalui pemanfaatan obligasi daerah; dan obligasi di daerah Asia dan Eropa. - Konsep dan ide pemikiran yang brilian dari penulis dan para pakar. - Merujuk kepada peraturan perundang-undangan terkini dan kaidah hukum obligasi, sukuk, SBSN, dan pasar modal.

Obligasi (bond) adalah surat yang berisi janji di mana salah satu pihaknya (principal atau penerbit) bisa berupa perusahaan maupun pemerintah.

Contemporary Rationalist Islam in Turkey

The Religious Opposition to Sunni Revival

Nineteenth-century Istanbul was an intellectual hub of rich discussions about Islam, in which leading reformists had a significant role. Turkey today appears to be an intellectual vacuum to anyone searching for ongoing critical engagement with Islam. The main purpose of this book is to adjust this view of Turkey by showcasing the modern Turkish theologians who challenge mainstream Sunni interpretations of Islam. Labelling these theologians as 'rationalist' rather than 'reformist', the author reveals that their theology is inherently anti-establishment and thus a religiously-oriented challenge to the hegemony of the state-sanctioned Islam: for the rationalists, Turkey's problems have their origins in the Sunni interpretation of Islam. Contemporary Rationalist Islam in Turkey analyses nine prominent scholars of Islam who provide a religious opposition to the Sunni revival in Turkey: Hüseyin Atay, Yasar Nuri Öztürk, M. Hayri Kirbasoglu, Ilhami Güler, R. Ihsan Eliaçik, Ömer Özsoy, Mustafa Öztürk, Israfil Balci, and Mehmet Azimli. These scholars' writings are almost exclusively published in Turkish, so this book makes their ideas available in English for the first time. It also examines the scope, methodology and argumentation of the scholars' theology, categorizing their theological interpretations from 'historicist' to 'universalist' and from 'empiricist' to 'rationalist'. In identifying a new 'rationalist' school of Turkish theology and outlining its different manifestations, the book breaks new ground. It fills a significant gap in the literature on Islamic studies and reveals an understudied dimension of Turkey and Turkish Islam beyond the well-known ideas of the AKP and the Gulenists.

The main purpose of this book is to adjust this view of Turkey by showcasing the modern Turkish theologians who challenge mainstream Sunni interpretations of Islam.