Sebanyak 126 item atau buku ditemukan

Simulasi dan Komunikasi Digital SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi)

Buku yang berjudul Simulasi dan Komunikasi Digital SMK/MAK Kelas X ini hadir sebagai penunjang pembelajaran Sekolah Menengah Kejuruan pada semua Kompetensi Keahlian. Buku ini berisi materi pembelajaran yang membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan dalam dunia Komunikasi Digital. Materi yang dibahas dalam buku ini meliputi: • Logika algoritma dan metode peta minda • Software pengolah kata dan pengolah angka • Teknik membuat slide presentasi dan e-book • Kewargaan digital dan penelusuran informasi • Komunikasi sinkron dan asinkron • Perangkat lunak pembelajaran kolaboratif daring • Pembuatan produksi video Berdasarkan materi yang telah disajikan, para siswa diajak untuk melakukan aktivitas HOTS (Higher Order Thinking Skills) dengan cara menanya, mengeksplorasi, mengamati, mengasosiasikan, dan mengomunikasikan. Selain itu, info yang berkaitan dengan isi materi juga disajikan untuk menambah wawasan siswa. Untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami materi, buku ini juga dilengkapi dengan latihan soal berupa pilihan ganda, esai, dan tugas proyek. Melalui pemanfaatan dan penggunaan buku ini, kami berharap bahwa siswa dapat mencapai kompetensi yang diharapkan. Selain itu, kami juga berharap bahwa buku ini dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi yang cerdas dan tangguh di era digital ini.

Buku yang berjudul Simulasi dan Komunikasi Digital SMK/MAK Kelas X ini hadir sebagai penunjang pembelajaran Sekolah Menengah Kejuruan pada semua Kompetensi Keahlian.

Pancasila - Eksistensi dan Aktualisasi

Pancasila dirumuskan oleh para pendiri negara (the founding fathers and mothers) yang merupakan kristalisasi nilai-nilai sosial dan budaya nenek-moyang masyarakat dan bangsa Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka. Berbagai nilai positif dari seluruh aspek kehidupan masyarakat sebagai cikal bakal bangsa Indonesia terkristalisasi dalam rumusan Pancasila yang berisi nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila adalah hanya satu-satunya dan tidak ada pembanding atau tidak ada saingannya dalam negara. Dari dasar negara itu kemudian penyelenggaraan negara dan pemerintahan dijalankan sesuai dengan nilai dan jiwa yang dikandung dalam Pancasila. Demikian pula kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia diimplementasikan dari nilai-nilai dan jiwa Pancasila. Secara substansial, Pancasila sudah final sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang sudah selesai dibicarakan, didiskusikan, bahkan diperdebatkan pada saat penggalian dan perumusannya dalam sidang Badan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Penggunaan Pancasila sebagai dasar negara dianggap sebagai tindakan yang tepat, sehingga tidak mendirikan negara agama atau negara berdasarkan agama tertentu. Pancasila akan menaungi seluruh kepentingan masyarakat yang berbeda-beda dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penerapan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara akan menunjukkan bahwa masyarakat dan bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dalam pergaulan masyarakat dan bangsa Indonesia harus selalu dijiwai dan mencerminkan nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia harus memahami dengan baik nilai-nilai tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga eksistensi dan sekaligus melakukan aktualisasi nilai-nilai tersebut.

Pancasila dirumuskan oleh para pendiri negara (the founding fathers and mothers) yang merupakan kristalisasi nilai-nilai sosial dan budaya nenek-moyang masyarakat dan bangsa Indonesia jauh sebelum Indonesia merdeka.

Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia

Bentuk - bentuk tersebut berlainan dengan kompositum anak sungai , daya juang , lemah semangat , silang sengketa , dan sebagainya , yang dapat langsung menjadi kata majemuk . Oleh sebab itu , kita dapat membedakan kata majemuk kompleks ...

Building eCommerce Applications

This collection of articles and blog entries is representative of the full spectrum of commerce-related content we’ve published on PayPal’s Developer Network over the past year. You will find tutorials and quick reference pieces for developers. With the creation of x.commerce we have expanded our coverage to address the needs of eBay and Magento developers and you can expect to see more content focused on helping both the developer and merchant communities in the coming year. Our team has covered a wide variety of topics including building mobile shopping carts, QR codes, working with various PayPal APIs, including how to integrate PayPal with other technologies such as WordPress. Three main themes have emerged in the commerce world today: Mobile, Social, and Local. Expect to see more coverage of these in the coming months.

This collection of articles and blog entries is representative of the full spectrum of commerce-related content we’ve published on PayPal’s Developer Network over the past year.

Basic Management Skills

Basic Management Skills for managers, supervisors and team leaders is powerful and guaranteed method to become an effective modern leader and it gives you all the tools to get started and to stay on top of the pile.

Basic Management Skills for managers, supervisors and team leaders is powerful and guaranteed method to become an effective modern leader and it gives you all the tools to get started and to stay on top of the pile.

VARIASI PEMBELAJARAN ONLINE DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Buku ini merupaan karya mahasiswa IAIN Parepare pada kuliah Pengabdian Masyarakat, oleh karena itu proses penyelesaian buku ini tidak terlepas dari keseriusan mahasiswa KPM. Buku ini diterbitkan dengan menggunakan anggaran pengusulan ISBN perguruan tinggi IAIN Parepare Nusantara Press. Oleh karena itu, penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya, kami ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penulisan buku ini. Buku ini yang merupakan kumpulan tulisan mahasiswa KPM angkatan 2020

Tematik Posdaya Berbasis Asset Based Communities Development ( ABCD ) , Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Tahun 2017 . ... Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini , Volume 5 Issue 2 ( 2021 ) Pages 1138-1150 .

Maintaining Performance

Evidence-based Educational Facility Management Through a Decision-support Tool Leveraging Prior Empirical Research

Public institution facility operations and maintenance is a significant factor enabling an institution to achieve its stated objectives in the delivery of public service. To meet the societal need, Facility Directors must make increasingly complex decisions managing the demands of building infrastructure performance expectations with limited resources. The ability to effectively measure a return-on-investment, specific to facility maintenance indirect expenditures, has, therefore, become progressively more critical given the scale of public institutions, the collective age of existing facilities, and the role these institutions play in society. This research centers on understanding the method of prioritizing routine work in support of indirect institutional facility maintenance expense through the lens of K-12 public education in the state of Arizona. The methodology documented herein utilizes a mixed method approach to understand current facility maintenance practices and assess the influence of human behavior when prioritizing routine work. An evidence-based decision support tool, leveraging prior academic research, was developed to coalesce previously disparate academic studies. The resulting process provides a decision framework for prioritizing decision factors most frequently correlated with academic outcomes. A purposeful sample of K-12 unified districts, representing approximately one-third of the state's student population and spend, resulted in a moderate to a strong negative correlation between facility operations and student outcomes. Correlation results highlight an opportunity to improve decision making, specific to the academic needs of the student. This research documents a methodology for constructing, validation, and testing of a decision support tool for prioritizing routine work orders. Findings from a repeated measures crossover study suggest the decision support tool significantly influenced decision making specific to certain work orders as well as the Plumbing and Mechanical functional areas. However, the decision support tool was less effective when prioritizing Electrical and General Maintenance work orders. Moreover, as decision making transitioned away from subjective experience-based judgment, the prioritization of work orders became increasingly more consistent. The resulting prioritization, therefore, effectively leveraged prior empirical, evidence-based decision factors when utilizing the tool. The results provide a system for balancing the practical experience of the Facility Director with the objective guidance of the decision support tool.

Moreover, as decision making transitioned away from subjective experience-based judgment, the prioritization of work orders became increasingly more consistent.

Ilmu, Filsafat, & Agama

Setiap mahasiswa, kandidat sarja-na, sarjana dan cendeki­awan niscaya seharusnya terikat jiwa (committed) pada kebe­nar­an. Mereka tidak dapat terlepas dan melepaskan diri dari kebenaran. Terdapat tiga ins­titut kebenaran, yaitu: ilmu, filsafat, dan agama. Mendudukkan masalah ilmu, filsafat dan agama secara tepat teramat penting bagi mereka untuk ke­ten­teraman jiwa mereka dan untuk kemantapan mereka ber­gerak ke depan menghadapi pelbagai gejolak hidup dan per­go­lakan dunia. Buku Ilmu, Filsafat, dan Agama ini dapat di­per­gu­na­kan sebagai (1) Pengantar pada Ilmu Pengetahuan, (2) Peng­an­tar pada Filsafat, dan (3) Pengantar pada Agama. Selain bermanfaat bagi para mahasiswa pada khususnya, buku ini niscaya akan bermanfaat pula bagi khalayak umum yang mempunyai minat pada masalah ilmu, filsafat, dan agama.

Mereka tidak dapat terlepas dan melepaskan diri dari kebenaran. Terdapat tiga ins­titut kebenaran, yaitu: ilmu, filsafat, dan agama.