ekonomi etrika suatu pendekatan aplikatif
- Judul : ekonomi etrika suatu pendekatan aplikatif
- Pengarang :
- Penerbit : Bumi Aksara
- Bahasa : Indonesia
- Tahun : 2024
- Halaman : 194
-
Ketersediaan :
| 009899 |
Tersedia di Library of UI BBC
|
| 009581 |
Tersedia di Library of UI BBC
|
| 009276 |
Tersedia di Library of UI BBC
|
On interest and usury from Islamic law viewpoint in Indonesia.
On interest and usury from Islamic law viewpoint in Indonesia.
Berubahnya peta perekonomian global menempatkan kreatifitas menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan global. Dalam konteks globalisasi, daya saing merupakan kunci utama untuk bisa sukses dan bertahan (Bahri, 2014). Daya saing ini muncul tidak hanya dalam bentuk produk dalam jumah banyak namun juga berkualitas. Kualitas produk tersebut dapat diperoleh melalui pencitraan ataupun menciptakan produk-produk inovatif yang berbeda dari wilayah lainnya, sehingga diperlukan kreativitas yang tinggi untuk dapat men- ciptakan produk-produk inovatif dan berdaya saing secara global. Berangkat dari poin inilah, ekonomi kreatif menemukan eksistensinya dan berkembang. Secara umum, ekonomi kreatif (creative economy) diartikan sebagai suatu konsep perekonomian di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas, dengan mengedepankan ide dan berbagai pengetahuan dari sumber daya manusia itu sendiri, sebagai faktor produksi yang paling utama. Dan menurut United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan aset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Jadi, pada dasarnya, konsep ekonomi kreatif ini lebih menge- depankan kreativitas, ide, dan pengetahuan manusia sebagai aset utama dalam menggerakkan ekonomi di suatu negara dan akhirnya bisa mendunia. Titik tekan dalam dunia ekonomi kreatif adalah ide, talenta dan kreatifitas yang menjadi unsur vitalnya (Puspitosarie, 2015). Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (2008) merumuskan ekonomi kreatif sebagai upaya pembangunan ekonomi secara berkelan- jutan melalui kreativitas dengan iklim perekonomian yang berdaya saing dan memiliki cadangan sumber daya yang terbarukan. Definisi yang lebih jelas disampaikan oleh UNDP (2008) yang merumuskan bahwa ekonomi kreatif merupakan bagian integratif dari pengetahuan yang bersifat inovatif, pemanfaatan teknologi secara kreatif dan budaya.
Berubahnya peta perekonomian global menempatkan kreatifitas menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan global.
| 009187 |
Tersedia di Library of UI BBC
|
| 009166 |
Tersedia di Library of UI BBC
|
Puji dan Syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas kehendaknya, penulis telah menyelesaikan buku bahan ajar untuk mata kuliah Metodologi Penelitian. Berfikir,dan aktivitas yang didasari iman kepada Allah dengan tujuan kemashlahatan sesama manusia mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Tujuan penerbitan buku ini adalah untuk memberikan acuan dasar dalam mekalukan penelitan dan penulisan karya ilmiah khususnya skripsi,tesis dan disertasi bagi mahasiswa di Perguruan Tinggi. Di samping itu juga sebagai upaya berpartisipasi dalam perbendaharaan referensi . Tentunya pada edisi pertama ini masih terdapat kekurangan, oleh karena itu saran dan pendapat dari seluruh pihak sangat diharapkan guna penyempurnaan penerbitan berikutnya. Akhir kata, terima kasih diucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu di dalam penerbitan buku ini. Insyaallah, buku ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa atau peneliti dalam membekali membuat karya ilmiah.
Raihan Farhana. 140 TEKNIK PENULISAN TESIS A. PenggunaanBahasa Bahasa yang dipakai dalam tesis adalah bahasa Indonesia sesuai dengan tata bahasa yang benar dan dalam menggunakan bahasa Inggris ( Cetak miring ) . Penggunaan istilah dalam ...
Buku ini berisi tentang pemikiran mengenai filsafat dan persoalan pendidikan dalam hubungannya dengan eksistensi kehidupan manusia. Oleh sebab itu, kajian pada buku ini lebih kepada filsafat pendidikan yang menjadi ciri khas dalam kehidupan manusia, pendidikan untuk manusia. Buku ini terdiri dari 15 bab, membahas mulai dari pengertian filsafat, definisi filsafat, subjek dan objek filsafat, dan pentingnya filsafat dalam kehidupan manusia, teori kebenaran, filsafat pancasila, etika, dan sebagainya. Oleh karena itu, buku ini memberikan paparan yang komprehensif dan mudah dipahami, sehingga dapat dibaca oleh siapa saja yang berminat dengan kajian filsafat dan filsafat pendidikan, mulai dari mahasiswa, dosen dan peminat filsafat pada umumnya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia
Oleh sebab itu, kajian pada buku ini lebih kepada filsafat pendidikan yang menjadi ciri khas dalam kehidupan manusia, pendidikan untuk manusia.