Sebanyak 117 item atau buku ditemukan

Moïse et autres nouvelles inédites

Moïse et autres nouvelles inédites est son premier recueil de nouvelles. Des histoires tumultueuses autour de deux grandes sources d'inspiration : les chevaux et la mer. La tempête n'est jamais loin. Avec, toujours, une maison donnée pour point d'ancrage aux vies agitées, accidentées, et aux personnages au caractère bien trempé qui naissent sous sa plume.

Transaksi saham di pasar modal Indonesia perspektif hukum ekonomi Islam

Stock and bond trading in Indonesian stock market with references to Islamic economic law.

Niti Soemantri , “ Operasionalisasi Fiqh Mu'amalah Maliah di Indonesia " , Makalah disampaikan pada seminar Pengembangan Materi dan Metode Pengajaran Fiqh di Indonesia , Yogyakarta : Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga , 1996 .

Mbak Mega memang pantas

sepuluh argumen Mbak Mega layak jadi presiden

Political arguments on prospects of Megawati Soekarnoputri as the president of Indonesia.

Political arguments on prospects of Megawati Soekarnoputri as the president of Indonesia.

Kebakuan dan ketidakbakuan kalimat dalam bahasa Indonesia

The standard sentences of the Indonesian language.

Padahal , seharusnya hubungan itu secara langsung . Artinya , objek langsung mengikuti kata kerjanya . Oleh karena itu , kalimat ( 71b ) tidak baku . 72. a . la menulis surat ( baku ) . b . la tulis surat ( tidak baku ) .

TASAWUF SEBAGAI REVOLUSI SPIRITUAL DI ABAD GLOBAL

Tasawuf sebagai suatu disiplin ilmu yang mengandung banyak hikmah dan uswah serta qudwah yang dicontohkan para kaum sufi sehingga ilmu ini mampu mengantarkan seseorang kepada tingkatan kedekatan kepada Allah swt. Berbagai macam amaliah dan ajaran yang telah disusun-dipraktikkan kaum sufi dalam dunia tasawuf memberikan sebuah jalan bagi manusia untuk bisa meraih kedekatan sepenuhnya dengan Allah, untuk bisa mensucikan jiwanya, sehingga bisa meraih kebahagiaan sejati, kedamaian dan ketenangan yang kontinu. Akhirnya, menjadi manusia yang senantiasa berada di bawah ketataan dan kepatuhan kepada-Nya. Ini menjadi indikator bahwa tasawuf layak menyandang gelar sebagai ‘Revolusi Spiritual’ bagi manusia modern yang telah kehilangan ruh spiritualnya, mengalami krisis moral dan sosial yang membuatnya cenderung melakukan banyak penyimpangan. Untuk itu, penulis menyuguhkan sebuah karya agar bisa dijadikan masyarakat abad global sebagai referensi dalam menyelesaikan problematika kehidupannya, yang itu tidak bisa dipecahkan dengan akal, teknologi, dan sains. Oleh karenanya buku ini: “Tasawuf Sebagai Revolusi Spiritual di Abad Global”, dapat dijadikan referensi bagi para mahasiswa, kaum milenial, dan masyarakat post modern pada umumnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah sebagai langkah memupuk keimanan dan ketakwaan. Bila ini senantiasa dipupuk maka ruh spiritual tidak akan kering, dan manusia sebagai seorang hamba tidak akan jauh dengan sang Penciptanya. Cara memupuk keimanan dan ketakwaan inilah yang penulis ulas dalam bingkai tasawuf, untuk mengenalkan bahwa dunia tasawuf mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan dan menghidupan ruh spiritual seorang Muslim.. Akhirnya, mengantarkan manusia menjadi manusia yang utuh secara spiritual, moral dan sosial. Selamat membaca.

Tasawuf sebagai suatu disiplin ilmu yang mengandung banyak hikmah dan uswah serta qudwah yang dicontohkan para kaum sufi sehingga ilmu ini mampu mengantarkan seseorang kepada tingkatan kedekatan kepada Allah swt.

Membincang MALAYSIA Bersama Tun Dr. MAHATHIR MOHAMAD: Politik, Ekonomi, dan Masyarakat Tahun 2010 dan 2019

Buku ini disusun berdasarkan dua wawancara bersama Tun Dr. Mahathir Mohamad pada tahun 2010 dan 2019. Kedua wawancara tersebut sangatlah penting dalam konteks politik dan sosial bagi masyarakat Malaysia. Pertama, wawancara ini merupakan pengamatan Mahathir mengenai politik dan masyarakat Malaysia, ketika ia pensiun dari dunia politik pada tahun 2010, dan ketika kembali terjun sebagai Perdana Menteri pada tahun 2019. Kedua, wawancara pertama dilakukan kurang dari satu tahun setelah Perdana Menteri ketujuh Najib Tun Razak menjabat pada tahun 2009. Ketiga, dua wawancara ini bukanlah percakapan biasa dengan Mahathir. Sebaliknya, ini adalah percakapan intelektual dan pelik antara pewawancara dengan Mahathir, menjawab banyak masalah sulit/kritis yang berkaitan dengan politik dan masyarakat Malaysia.

Buku ini disusun berdasarkan dua wawancara bersama Tun Dr. Mahathir Mohamad pada tahun 2010 dan 2019.