Sebanyak 66 item atau buku ditemukan

Pendidikan Karakter

Proses penyusunan buku ini merupakan karya kolaborasi dari akademisi yang disiplin ilmunya merupakan bidang pendidikan dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di tanah air. Kolaborasi ini dimaksudkan agar memperkaya khazanah pengetahuan yang tertuang dalam buku ini sehingga konten dari buku ini dapat diterima oleh berbagai kalangan dari berbagai daerah di Indonesia. Adapun latar belakang dari penulisan buku ini merupakan refleksi kondisi dekadensi moral generasi muda pada saat ini yang sudah terseret jauh dari akar nilai budaya. Sering kali kita menemukan banyak perilaku yang tidak sesuai dengan nilai moral mulai dari tindakan pencurian, kenakalan remaja, pergaulan bebas, penggunaan obat-obat terlarang, maupun adab kesopanan yang mulai luntur, semua itu tidak hanya terjadi pada wilayah perkotaan yang notabenya merupakan daerah yang tingkat individualnya tinggi, namun juga terjadi di daerah pedesaan. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang menganut adat ketimuran yakni hidup bergotong-royong, penuh tanggung jawab, berani dalam melaksanakan kebaikan dengan penuh keberadaban, hidup berdampingan waluapun berbeda suku, ras, agama serta tetap menjaga etika sopan santun. Memperhatikan realita kehidupan dewasa sekarang ini, maka buku ini hadir untuk memberikan kontribusi berupa solusi konstruktif dari berbagai persoalan yang erat kaitannya dengan penanaman karakter terhadap anak-anak baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun di lingkungan tempat bermain mereka. Buku ini sangat relevan dimiliki oleh para akdemisi, praktisi pendidikan, orang tua, maupun pemerhati pendidikan karena isi dari buku ini mengulas tuntas pendidikan karakter mulai dari nilai moral, metodologi maupun implementasinya di era millennial dan yang terpenting sangat aplikatif.

melalui tingkah laku yang baik, jujur, bertanggung jawab, adil, menghormati orang lain, disiplin, dan karakter mulia lainnya (Lickona, 1992). 3. Kertajaya dalam Supriyatno mendefinsikan karakter adalah karakteristik yang melekat pada ...

Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi

Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses siklus mencari tahu tentang peserta didik dan merespons belajarnya berdasarkan perbedaan. Sehingga guru dituntut untuk terus belajar tentang keberagaman peserta didiknya, agar pembelajaran yang profesional, efisien, dan efektif dapat diwujudkan. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan proses siklus mencari tahu tentang peserta didik dan merespons belajarnya berdasarkan perbedaan. Sehingga guru dituntut untuk terus belajar tentang keberagaman peserta didiknya, agar pembelajaran yang profesional, efisien, dan efektif dapat diwujudkan. Melalui buku ini semoga semakin memperkaya wawasan dan kompetensi guru dalam mengajar serta dapat menjawab keberagaman peserta didik dalam belajar. Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi.

Komik perencanaan keuangan Mr Edu

Mr Edu adalah seorang financial planner muda. Kepandaian dan profeionalitasnya diakui tak cuma oleh para klien dan kolega, tapi juga oleh teman-teman arisan ibunya.

Mr Edu adalah seorang financial planner muda. Kepandaian dan profeionalitasnya diakui tak cuma oleh para klien dan kolega, tapi juga oleh teman-teman arisan ibunya.

Ngaji ngopi (maya mayapada)

Mayapada, tempat para manusia hidup dan tinggal. Sudah menjadi tanggung jawab dan kehormatan manusia untuk mengelola tempat tinggalnya dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana Tuhan Semesta Alam memberikan tugas kepadanya. Saling berhubungan dengan baik antara manusia satu sama lain. Para manusia itu membuat aturan-aturan sebagai bentuk tanggung jawabnya. Sayangnya aturan itu dibuat dengan kepentingan-kepentingan terselubung. Para penguasa yang berwenang atas sistem-sistem yang berlaku tak lagi peduli dengan tanggung jawabnya dan hilanglah kehormatannya. Bahkan, para manusia tak lagi peduli dengan satu sama lain, atau terlalu peduli hingga melupakan tanggung jawabnya sebagai penghuni mayapada. Repot mengurusi urusan manusia-manusia lain. mengira bahwa tiap-tiap manusia memiliki hak untuk melakukan apa pun sesuka hati, dan melupakan tanggung jawab untuk menghormati dan menjaga satu sama lain. para manusia itu sudah tak lagi berperikemanusiaan. Dibutakan oleh paradoks-paradoks kehidupan. Sudah seperti hewan, saling menyalahkan, berebut kekuasaan, memaksakan kehendaknya hingga berujung pada pertikaian, kekerasan bahkan pembunuhan. Bukan tabu lagi semua itu dilakukan. Para manusia sudah terbiasa. Beberapa mungkin sadar dan merasa teriris batinya dengan keadaan mayapada ini. namun beberapa orang itu tak sanggup mempengaruhi para manusia yang lebih banyak jumlah dan senjatanya agar kembali menjaga kehormatannya, yakni mayapada. Padahal jika mereka mau mawas diri, itu semua hanyalah kesemuan, maya.

... duyung dengan suara merdu lembut bagai angin laut Mendesahlah bagiku! Angin mendesah Selalu mendesah dengan ratapannya yang merdu Pada karya Rendra mari ...

Cara Efektif Penerapan Metode dan Model Pembelajaran

Proses pembelajaran yang baik adalah suatu proses yang memungkinkan terjalinnya suatu potensi peserta didik dengan optimal. Kemampuan guru sebagai salah satu usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang secara langsung dan aktif bersinanggungan dengan peserta didik. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan mengajar dengan menerapkan metode dan model pembelajaran yang tepat, efektif dan efesien. Untuk melaksanakan proses pembelajaran, guru perlu memikirkan penggunaan metode maupun model pembelajaran yang tepat. Metode dan model pembelajaran yang digunakan haruslah bervariasi dan sesuai kondisi guna untuk menghindari kejenuhan pada siswa. Dimasa pandemi seperti saat ini, guru sangat diwajibkan memilih metode maupun model pembelajaran daring yang cocok dan sesuai dengan keadaan siswanya. Di buku ini menyajikan 6 metode dan 39 model pembelajaran yang sangat tepat digunakan sebagai panduan para guru. Dari beberapa metode maupun model pembelajaran tersebut dapat diterapkan pada pembelajaran daring.

Kemampuan guru sebagai salah satu usaha meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang secara langsung dan aktif bersinanggungan dengan peserta didik.

Buku Ajar AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH

Laporan keuangan menurut PSAK no. 1 Tahun 2017 merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan. Pengguna dari laporan keuangan meliputi investor, karyawan, pemberi jaminan, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat. Selain itu, untuk membantu para pembaca baik di kalangan mahasiswa, kalangan bisnis dan pembaca lainnya dalam memahami bagaimana menyusun laporan keuangan, maka penulis memberanikan diri untuk menyusun buku dengan judul Akuntansi Keuangan Menengah. Buku ini sengaja disusun dalam bentuk menyeluruh agar pembaca dapat mengetahui dasar-dasar berinvestasi secara menyeluruh, walaupun sifatnya masih sederhana dan dasar.

Laporan keuangan menurut PSAK no. 1 Tahun 2017 merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan.