Sebanyak 149 item atau buku ditemukan

The Humanisation of Global Politics

International Criminal Law, the Responsibility to Protect, and Drones

This book observes a growing humanisation of global politics relating to the appearance of individual human beings in discourses of global politics. It identifies a mismatch concerning International Relations theory and International Law and the study of the humanisation of global politics. To overcome this mismatch, Sassan Gholiagha proposes a novel theoretical framework based on feminist and constructivist International Relations theory and non-statist theories of International Law scholarship. The book applies this interdisciplinary framework together with an interpretative analytical framework to three cases: the discourse on prosecution, studying international criminal law and the work of the International Criminal Court; the discourse on protection, focusing on the Responsibility to Protect; and the use of drones in targeted killing operations. Drawing on these case studies and the frameworks, the book identifies how individual human beings as participants in global politics position themselves and are positioned by others in these various discourses.

This book observes a growing humanisation of global politics relating to the appearance of individual human beings in discourses of global politics.

AUDIT SISTEM INFORMASI: TEORI, FRAMEWORK DAN STUDI KASUS MENGGUNAKAN FRAMEWORK

Buku ini menyajikan konsep dasar teori tentang studi audit sistem informasi. Buku ini menampilkan uraian pandangan dari akademisi dan pakar lain yang telah mengaplikasikan penerapan standar dan panduan audit sistem informasi. Buku ini dapat menjadi referensi untuk mahasiswa atau khalayak umum yang memiliki minat bidang ilmu audit sistem informasi. Pembaca akan belajar bagaimana konsep tata kelola yang solid dan bertanggung jawab yang diadopsi dari hasil penelitian penulis, bagian berikutnya pembahasan prinsip dasar, standar dan panduan, serta perkembangannya dari audit sistem informasi. Bagian terakhir berfokus pada studi kasus bagaimana penerapan salah satu kerangka kerja dari audit TI/SI. Buku ini menyatukan sejumlah perspektif yang menarik dan berguna, dibahas secara sistematis berdasarkan rencana pemebelajaran semester pada perguruan tinggi sehingga dapat menunjang dalam pembelajaran audit SI. Adapun uraian pembahasan adalah sebagai barikut: – IT Governance: Konsep Dimensi Untuk Penilaian Kesadaran Tata Kelola Ti Yang Efektif – Prinsip Dasar Audit Sistem Informasi Dan Standar Panduan Audit Sistem Informasi – Kontrol Dan Audit Sistem Informasi – Ruang Lingkup Audit Sistem Informasi – Proses Audit Sistem Informasi – Teknik Audit Berbantuan Komputer – Pemeriksaan Terhadap Jaringan Komputer – Standar Dan Panduan Audit Sistem Informasi – Aspek-Aspek Manajemen Control – Framework – Control : Internal-Objective-Risk – Pengertian, Peran, Dan Keterkaitan Antara Management Framework Dan Application Control Framework – Aspek-Aspek Pada Application Control Framework – Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Audit Sistem Informasi – Studi Kasus Audit Sistem Informasi Menggunakan Framework Cobit

Buku ini menyatukan sejumlah perspektif yang menarik dan berguna, dibahas secara sistematis berdasarkan rencana pemebelajaran semester pada perguruan tinggi sehingga dapat menunjang dalam pembelajaran audit SI. Adapun uraian pembahasan ...

Manajemen Pelaksanaan Anggaran

Selama beberapa dekade sebelum disahkannya peraturan perundang-undangan terkait penganggaran dan keuangan negara, Indonesia menggunakan sistem pengelolaan keuangan berdasarkan peraturan yang dibuat oleh pemerintah kolonial. Dengan perkembangan pelaksanaan keuangan pemerintah di berbagai negara dan tuntutan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan reformasi pengelolaan keuangan negara dengan penyusunan landasan hukum pengelolaan keuangan negara. Diterbitkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 merupakan komitmen bersama dalam memperbaiki sistem penganggaran negara. Pelaksanaan peraturan keuangan negara perlu didukung oleh sistem manajemen penganggaran dan perbendaharaan yang menunjang pelaksanaan tugas-tugas yang dibebankan oleh pemegang kekuasaan pengelola keuangan negara (presiden) baik kepada chief financial officer (CFO) sebagai Bendahara Umum Negara maupun chief operating officer (COO) sebagai pengguna anggaran. Sebagai tindak lanjut penerapan sistem manajemen penganggaran maka diluncurkan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) sebagai wadah dalam menerapkan sistem manajemen penganggaran dan perbendaharaan negara. Modernisasi pengelolaan keuangan pemerintah memerlukan dukungan sistem informasi yang handal dan terintegrasi, mulai dari perencanaan anggaran, perbendaharaan dan pelaksanaan anggaran, pengelolaan utang, maupun pelaporan dan pengawasan. Sebagai bagian dari reformasi di bidang keuangan sejak tahun 2004 Departemen Keuangan telah merencanakan untuk melakukan reformasi sistem informasi, khususnya di bidang perbendaharaan dan penganggaran. Rencana tersebut dibiayai dengan pinjaman dari Bank Dunia dalam payung Government Financial Management and Revenue Administration Project (GFMRAP) di Departemen Keuangan. Salah satu unsur utama dalam GFMRAP tersebut adalah proyek Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN). SPAN adalah proyek jangka panjang yang menempatkan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Anggaran sebagai leading institutions, meliputi pembangunan sistem perbendaharaan dan anggaran negara yang sesuai dengan best practices yang diharapkan, dengan didukung oleh sistem informasi yang modern, baik yang terkait dengan software maupun hardware, melibatkan dan menghubungkan sistem informasi perbendaharaan dan anggaran di beberapa Eselon I di Departemen Keuangan, lima kementrian/lembaga negara di pusat, DPR, seluruh KPPN dan institusi pemerintah lainnya yang ditetapkan. Sistem pelaksanaan anggaran harus memenuhi sasaran dari Public Expenditure Management (PEM) yaitu pengawasan pengeluaran secara menyeluruh, alokasi strategis dan efisiensi pelaksanaan. Dalam sistem pelaksanaan anggaran sebelumnya mengacu pada: fokus pada kepatuhan dan meyakinkan penerapan disiplin fiskal.

... yang pada umumnya di bawah departemen/unit anggaran dari MOF; ➢ Pejabat otorisasi pembayaran (ordonnateurs) yang menyetujui penerbitan perintah pembayaran kepada treasury dan akuntan publik (comptables publics) pada treasury.

Model Pembelajaran Inovatif II

uku ini menjelaskan konsep Pendekatan, strategi, metode dan model pembelajaran, model pembelajaran contextual teaching and learning, e-learning dalam konteks pendidikan, model pembelajaran berbasis penemuan, dan model pembelajaran group investigasi

uku ini menjelaskan konsep Pendekatan, strategi, metode dan model pembelajaran, model pembelajaran contextual teaching and learning, e-learning dalam konteks pendidikan, model pembelajaran berbasis penemuan, dan model pembelajaran group ...

Model Pembelajaran Inovatif

Konsep Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), Model Pembelajaran Berbasis E-Learning, Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri Dan Model Pembelajaran Peneltian Sosial

Konsep Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), Model Pembelajaran Berbasis E-Learning, Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri Dan Model Pembelajaran Peneltian ...

Model Pembelajaran E-Split Classroom untuk Melatih Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dan Kemandirian Belajar

Model pembelajaran e-split classroom merupakan salah satu model inovatif yang dikembangkan dengan mengadaptasi model flipped classroom. Model ini memiliki sasaran untuk melatihkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kemandirian belajar mahasiswa, di mana kedua aspek ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan mahasiswa di era 4.0 saat ini. Buku ini membahas tentang latar belakang pengembangan model, teori yang mendukung pengembangan model, proses pengembangan model, kualitas model, dan karakteristik model. Model ini memiliki 6 (enam) karakteristik antara lain: (1) menyempurnakan bagian yang menjadi kendala penggunaan model flipped classroom selama ini, (2) berbasis full online, (3) melatihkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa melalui beberapa aktivitas yang mendukung, (4) melatihkan kemandirian belajar mahasiswa melalui beberapa aktivitas yang mendukung, (5) perangkat pendukung model memiliki ciri khas tertentu, dan (6) memuat 4 (empat) jenis interaksi antara dosen, konten, dan mahasiswa.

Model pembelajaran e-split classroom merupakan salah satu model inovatif yang dikembangkan dengan mengadaptasi model flipped classroom.

Forward Lease Sukuk in Islamic Capital Markets

Structure and Governing Rules

This book focuses on forward lease sukuk, which is one of the most viable and dynamic Shari’ah-compliant instruments in the Islamic capital market. The idea of forward lease sukuk is to raise funds from non-existent assets whose subject matter does not exist at the time of the sukuk issuance. This book discusses the significant features of forward lease sukuk and demonstrates its vital contribution to project construction and manufacturing within the expanding field of Islamic finance.

This book focuses on forward lease sukuk, which is one of the most viable and dynamic Shari’ah-compliant instruments in the Islamic capital market.