Sebanyak 5055 item atau buku ditemukan

Sejarah dan Kebudayaan Islam Periode Klasik (Abad VII-XIII M)

Abad ke-7 sampai ke-13 M merupakan momentum yang sangat bersejarah dalam lintasan sejarah kebudayaan dan peradaban Arab-Muslim. Islam mengalami kemajuan pesat. Hal ini ditandai dengan kekuasaan yang sangat luas serta penyatuan antarwilayah Islam. Daulah Abbasiyah di Baghdad (di belahan dunia Timur) dan Daulah Umayyah di Cordova, Andalusia/Spanyol (di belahan dunia Barat) memperlihatkan kemajuan sains, kebudayaan, dan peradaban yang sangat spektakuler. “The Golden Age of Islam” (Masa Keemasan Islam) benar-benar telah menghiasi panggung sejarah dunia pada Abad Klasik tersebut. Buku-buku ilmu pengetahuan Islam yang dihasilkan dan ditulis oleh para sarjana Muslim diterjemahkan secara besar-besaran ke dalam bahasa Barat-Latin. Intensitas persentuhan dan pergumulan Barat dengan peradaban Muslim pada gilirannya menggerakkan munculnya Era Renaissance di Barat pada abad ke-14 M. Era Renaissance pada gilirannya menggerakkan munculnya Era Reformasi dan Era Aufklarung (Pencerahan) pada abad ke-17 M yang kemudian mengantarkan bangsa-bangsa Barat menjadi bangsa yang sangat modern dan canggih di bidang sains dan teknologi. Robert Stephen Briffault, dalam buku terkenalnya yang berjudul The Making of Humanity mengapresiasi kontribusi besar para ilmuwan Muslim terhadap dunia modern. Briffault tanpa ragu mengatakan, “Ilmu pengetahuan adalah sumbangan peradaban Islam yang mahapenting kepada dunia modern. Utang ilmu pengetahuan kita kepada ilmu pengetahuan bangsa Arab tidak tergantung kepada penemuan-penemuan teori yang revolusioner: ilmu pengetahuan berutang besar sekali kepada kebudayaan Islam.”

Abad ke-7 sampai ke-13 M merupakan momentum yang sangat bersejarah dalam lintasan sejarah kebudayaan dan peradaban Arab-Muslim.

Sejarah Islam Asia Tenggara

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia, kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan Islam India, kawasan Afrika Selatan, Afrika Tengah, dan kawasan Asia Tenggara Kawasan Asia Tenggara terdiri dari sebelas negara dengan ibu kotanya (1) Indonesia: Jakarta; (2) Malaysia: Kuala Lumpur; (3) Thailand: Bangkok; (4) Vietnam: Hanoi; (5) Philipina: Manila; (6) Kamboja: Phomn Phen; (7) Singapura: Singapura; (8) Myanmar: Birma; (9) Laos: Vientiane; (10), Brunei Darussalam: Bandar Sri Begawan; (11) Timor Leste: Dili Hasil kajian dalam buku Sejarah Islam Asia Tenggara ini dapat diketahui bahwa perkembangan Islam di kawasan Asia Tenggara tidak merata; sebagian berpenduduk Asia Tenggara mayoritas Muslim, seperti Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia, sedangkan sebagian yang lainya berpenduduk minoritas Muslim, seperti Vietnam, Laos, Kamboja, Filipina, Thailand, Singapura, dan Timor Leste Kajian lain dalam buku ini diketahui bahwa agama yang pertama kali berkembang di Asia Tenggara adalah agama Budha pada masa kerajaan Melayu Sriwijaya di Sumatra sekitar abad ke-7–11 M Pengaruh kebudayaan Budha ke dalam bahasa dan budaya masyarakat Melayu begitu banyak Kemudian agama Hindu pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-13 dan ke-15) yang berpusat di Jawa juga punya andil besar dalam mengembangkan agama Hindu, sehingga mampu menyatukan wilayah Nusantara dalam satu kekuasaan Abad ke-13 M, mulai muncul persentuhan antara penduduk Asia Tenggara dengan pedagang Muslim Arab, Persia dan India, lalu terjadi proses Islamisasi berjalan dengan mulus, lewat beberapa saluran, antara lain, melalui pernikahan dan perdagangan, pada akhirnya lahirlah kerajaan Islam pertama, yaitu Kerajaan Samudra Pasai di Aceh Raja pertama kerajaan ini adalah al-Malikul Saleh, sedang rajanya yang terkenal adalah Sulthan Iskandar Muda dan Sulthan Iskandar Tsani Maka Islam mulai berkembang di Asia Tenggara mulai abad ke-13 M tersebar ke sebagian wilayah Nusantara setelah tumbangnya Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit Kemudian, Islam menjadi kekuatan politik di Nusantara sejak memasuki pada abad ke-15 M.

Agama Islam yang disampaikan oleh Allah Swt kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw, kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, ...

Sejarah Peradaban Islam

Agama yang disampaikan oleh Allah Swt. kepada manusia melalui Rasul-Nya Nabi Muhammad Saw., kini telah berusia lima belas abad yang tersebar luas dalam berbagai kawasan yaitu kawasan pengaruh kebudayaan Arab (Timur Tengah, Afrika Utara, dan Spanyol Islam), kawasan pengaruh kebudayaan Persia (Islam dan Negara-negara Islam di Asia Tenggara), kawasan pengaruh kebudayaan Turki, kawasan pengaruh kebudayaan India Islam, kawasan Asia Tenggara dan kawasan Afrika Selatan dan Afrika Tengah. Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas. Dalam buku ini, agar pembahasannya lebih terfokus akan dibatasi pada kawasan Arab, meliputi Timur Tengah, Afrika Utara dan Spanyol Islam dengan pendekatan periodisasi yaitu pada masa periode klasik dan periode pertengahan sedangkan dalam periode modern membutuhkan buku tersendiri. Maka kajian dalam buku ini dimulai membahas tentang sejarah peradaban bangsa Arab pra-Islam yang pada awalnya masih rendah kemudian Rasulullah berhasil mengangkat mereka menjadi masyarakat yang berperadaban tinggi berakhlak mulia dalam rentang waktu yang relatif singkat dilanjutkan dengan usaha khulafa’ al-Rasyidin memperluas wilayah Islam ke fron utara, barat dan timur teristimewa keberhasilan Umar ibn Khattab menghancurkan kerajaan adikuasa Persia di Timur digantikan dengan negara Islam menjadi salah satu negara adikuasa di masa itu bersama dengan kerajaan Romawi di Barat.

Tentu saja menjadi suatu keharusan bagi umat Islam, khususnya mahasiswa UIN, IAIN, dan STAIN untuk mengetahui Sejarah Peradaban Islam di berbagai kawasan tersebut di atas.

SEJARAH PERADABAN ISLAM

Buku ini merupakan sebuah upaya akademik dan spiritual dalam menelusuri kembali jejak-jejak agung perjalanan peradaban Islam, khususnya pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin. Masa-masa inilah yang menjadi fondasi penting dalam sejarah umat Islam masa di mana prinsip keadilan, kebijaksanaan, dan kepemimpinan yang bersumber dari wahyu ilahi dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan pengorbanan.

Buku ini merupakan sebuah upaya akademik dan spiritual dalam menelusuri kembali jejak-jejak agung perjalanan peradaban Islam, khususnya pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin.

Sejarah Peradaban Islam

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs. Endang Saepudin, M.Ag. Ukuran : 15,5 x 23 Tebal : 244 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN : 978-634-235-706-4 No. E-ISBN : 978-634-235-707-1 Terbitan : September 2025 SINOPSIS Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri jejak gemilang peradaban Islam dari masa pra-Islam hingga periode modern. Dimulai dengan gambaran kondisi Arab sebelum kedatangan Islam, pembaca diajak menyaksikan transformasi masyarakat oleh risalah Nabi Muhammad ﷺ dan kepemimpinan Khulafaur Rasyidin. Selanjutnya, buku ini mengulas perkembangan Islam pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, termasuk kejayaan Islam di Andalusia, serta munculnya dinasti-dinasti penting seperti Aghlabiyah, Fatimiyah, dan Ayyubiyah. Peristiwa penting seperti Perang Salib dan penyebaran Islam di Asia Tenggara juga menjadi fokus pembahasan, memberikan perspektif global tentang pengaruh peradaban Islam. Buku ini kemudian menyoroti kekuasaan Islam pada periode pertengahan, meliputi dinasti Mamluk di Mesir, kekhalifahan Utsmaniyah, peradaban bangsa Mongol dan Syafawi, serta Kesultanan Delhi. Di bagian akhir, pembaca diajak melihat perkembangan negara-negara Islam pada periode modern. Dengan cakupan yang luas, buku ini menyajikan pemahaman komprehensif tentang sejarah peradaban Islam sebagai landasan penting bagi studi keislaman.

Judul : Sejarah Peradaban Islam Penulis : Drs.

TUNTUNAN PRAKTEK IBADAH

Praktik Ibadah tidak hanya bermakna sebagai bagian dari proses penyadaran fitrah kemanusiaan sebagai hamba Allah yang berkewajiban untuk komitmen terhadap ajaran Islam melalui ibadah mahdah (hablum minallah), tetapi juga sebagai proses pembentukan sikap dan perilaku “susila hasanah” yang kredibel. Praktik Ibadah termasuk proses pembentukan insan kamil yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT, serta sebagai terapi mentalitas keagamaan, yang pada hakikatnya mencakup bimbingan dan nasihat. Tujuan tuntunan Praktik Ibadah ini adalah untuk meningkatkan kualitas manusia dalam menguasai, menghayati pengetahuan ibadah, melaksanakannya, serta merefleksikan hidmah (pesan moral dan etik) ibadah ke dalam perilaku nyata dalam pergaulan sebagai al-insan (makhluk sosial), baik di dalam maupun di luar kampus. Substansinya merupakan bagian dari perwujudan tujuan Pendidikan Nasional. Dalam kerangka itu, buku “Tuntunan Praktik Ibadah” ini hadir dalam konteks mendukung peningkatan kualitas insani dalam menguasai, menghayati, melaksanakan, serta merefleksikan pesan moral dan etik ibadah ke dalam perilaku nyata dalam kehidupan sosial. Tidak hanya itu, substansinya juga menjadi bagian dari perwujudan tujuan Modernisasi Beragama. Awalnya, buku ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam memandu praktik ibadah mahasiswa S1 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, seiring dengan tugas penulis sebagai pembimbing akademik dan pembimbing praktik ibadah dari tahun 2013 sampai 2018, sebelum terjadi alih tugas. Maka, buku ini akan lebih bermakna jika diperuntukkan bagi: Jamaah Pengajian Majelis Ta’lim Al-Mishbah (Ibu-ibu, Bapak-bapak, dan para Remaja) dalam memahami konsep-konsep ibadah. Para Guru Muhitsab Al-Mishbah maupun para pengajar mata kuliah PKMB (Praktik Keagamaan Mahasiswa) dalam membimbing praktik ibadah selama masa belajar. Pembaca umum lainnya yang ingin memperdalam pengetahuan tentang praktik ibadah. Dalam perwujudannya, buku ini dimulai dari Bagian Pertama: Praktik Ibadah (Sebuah Pengantar), kemudian dilanjutkan secara berturut-turut dengan bahasan: Taharah, Azan dan Iqamah, Shalat, Khutbah, Pengurusan Jenazah, Penyembelihan Hewan, Puasa, Zakat, serta sekilas tentang Haji. Selain itu, untuk kelancaran, efektivitas, dan efisiensi dalam melakukan praktik ibadah, buku ini juga dilengkapi dengan model praktik bagi peserta yang akan mengikuti praktik ibadah. Penulis berharap kehadiran buku ini dapat memberikan inspirasi dan urunan pemikiran, turut serta memajukan, mencerdaskan, dan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan praktik ibadah. Semoga buku ini bermanfaat bagi kepentingan umat dan mendapat ridha Allah SWT. Amin. Bandung, 21 April 2019 Penulis

Praktik Ibadah tidak hanya bermakna sebagai bagian dari proses penyadaran fitrah kemanusiaan sebagai hamba Allah yang berkewajiban untuk komitmen terhadap ajaran Islam melalui ibadah mahdah (hablum minallah), tetapi juga sebagai proses ...

Beyond Economics: Refleksi Ekonomi, Bisnis dan Keuangan dalam Bingkai Al-Qur’an - Rajawali Pers

GDP itu mengukur segala hal, kecuali yang membuat hidup kita berarti,” kritik John F. Kennedy, Presiden AS ke-35. Hampir semua negara berlomba-lomba meningkatkan pertumbuhan ekonomi (GDP). Daya beli mereka memang meningkat, namun ada kecenderungan makna hidup dan kebahagiaan dikorbankan. Kennedy menandaskan, GDP tidak menghitung keharmonisan pernikahan, integritas pejabat negara, keberanian atau bakti kita kepada negara. Buku ini mengupas berbagai persoalan ekonomi, bisnis, keuangan dan sosial-politik dengan pendekatan yang berbeda. Mengkritisi mainstream ekonomi dengan Al-Qur’an sebagai inspirasi mengantarkan kita kepada banyak hal yang mungkin pernah diimpikan Kennedy.

GDP itu mengukur segala hal, kecuali yang membuat hidup kita berarti,â__ kritik John F. Kennedy, Presiden AS ke-35.

Psikologi Pendidikan

Psikologi Pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari interaksi antara proses psikologis dan proses Pendidikan, dan sebagai aplikasi psikologi yang digunakan untuk memahami bagaimana individu belajar, mengajar, dan berkembang dalam konteks pendidikan. Buku ini menjelaskan dari Pengantar psikologi pendidikan, teori pembelajaran, perkembangan kognitif dalam konteks pendidikan, motivasi dalam pembelajaran, strategi pengajaran efektif, kepribadian, evaluasi dalam pendidikan, masalah-masalah khusus dalam pendidikan, diversitas budaya dalam pembelajaran, pendidikan inklusif, perkembangan moral dan etika dalam pendidikan, hubungan antara psikologi pendidikan dan psikologi terapan. Dengan pendekatan yang komprehensif, buku ini menyajikan informasi yang dapat membantu pendidik, orang tua, dan para pembelajar untuk memahami dinamika kompleks yang terjadi dalam proses pendidikan. Diharapkan sinopsis ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kontribusi psikologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan panduan praktis bagi mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan.

Psikologi Pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang mempelajari interaksi antara proses psikologis dan proses Pendidikan, dan sebagai aplikasi psikologi yang digunakan untuk memahami bagaimana individu belajar, mengajar, dan berkembang ...