Sebanyak 1409 item atau buku ditemukan

Citizenship in Indonesia

Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi

Kewarganegaraan hadir kembali di Indonesia. Orde Baru berupaya sebaik mungkin untuk mengebiri konsep ini dengan menggambarkannya semata sebagai kewajiban yang harus dipatuhi. Namun, demokrasi membuat orang awam menyadari bahwa mereka pun memiliki hak. Dalam buku ini, kami tidak akan melakukan 'pendidikan kewarganegaraan'. Alih-alih, kami ingin melihat bagaimana orang Indonesia biasa mempraktikkan kewarganegaraan dalam keseharian. Apa yang mereka lakukan? Apa yang mereka yakini? Berfokus pada kewarganegaraan adalah suatu perubahan dari menyalahkan atau memuji kaum elite untuk semua hal yang terjadi di negara ini. Pada kenyataannya, jika demokrasi berjalan dengan baik, maka hal itu terjadi karena warga negara-lah yang membuatnya berhasil. Sebaliknya, jika demokrasi memburuk, hal itu bisa terjadi warga negara tidak berbuat cukup untuk memprotes keegoisan para elite. Kami meyakini bahwa kewarganegaraan adalah cara yang bermanfaat untuk membahas tentang politik Indonesia pasca tahun 1998. Kewarganegaraan menyangkut cara-cara warga negara berinteraksi dengan lembaga-lembaga negara. Perlu dikaji secara empiris, tetapi pada sisi yang lain juga membuat kita berpikir tentang cita-cita bersama. Buku ini memperkenalkan suatu konsep kewarganegaraan yang disesuaikan, tanpa muatan asosiasi dunia Barat, untuk diterapkan di Indonesia. Buku Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi disusun berdasarkan tiga fitur kewarganegaraan, yaitu hak, identitas sosial, dan keikutsertaan politik. Kewarganegaraan relevan dengan serangkaian topik hangat - mulai dari hak atas tanah, layanan kesehatan bersubsidi, seks pranikah, hingga peran syariah dan keberadaan LGBT. Kami percaya bahwa gagasan tentang kewarganegaraan dapat menghasilkan energi baru untuk menangani ketidaksetaraan yang semakin meluas di Indonesia

Buku Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi disusun berdasarkan tiga fitur kewarganegaraan, yaitu hak, identitas sosial, dan keikutsertaan politik.

PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI

Psikologi industri dan organisasi memiliki peran yang penting dalam mengembangkan sumber daya manusia dan organisasi. Psikologi industri dan organisasi melakukan penilaian dan penyusunan hal-hal dibawah ini: rekrutmen dan releksi, sikap kerja, training dan pengembangan dan penilaian kinerja. Terdapat beberapa kajian yang berada dalam ruang lingkup psikologi industri dan organisasi, ini diantaranya psikologi industri dan organisasi sebagai ilmu, psikologi industri dan organisasi mempelajari perilaku manusia, perilaku manusia dalam perannya sebagai konsumen dan tenaga kerja, perilaku manusia dipelajari secara perorangan dan kelompok. Obyek kajian psikologi industri meliputi tiga komponen yaitu organisasi, kelompok dan individu. Kemudian aspek dari psikologi industri dan organisasi ini mengenai personel, organisasI dan faktor manusia. Dalam pendekatan psikologi industri dan organisasi terdapat dua pendekatan untuk mencapai tujuan psikologi industri dan organisasi. Pendekatan tersebut adalah industri dan organisasi. Pendekatan industri berfokus pada penentuan kompetensi yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan dan berhubungan dengan organisasi kepegawaian. Industri juga dimaksudkan pada kompetensi yang dimiliki karyawan dan bagaimana kompetensi karyawan dapat ditingkatkan melalui training. Pendekatan organisasi menciptakan struktur organisasi dan budaya yang memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaan. Organisasi juga memberi informasi yang diperlukan karyawan untuk untuk melakukan pekerjaan mereka. Organisasi juga memberikan situasi kerja yang aman. Manfaat dari psikologi industri dan organisasi yang berperan positif dan penting bagi organisasi. Psikologi industri dan organisasi bermanfaat untuk: • Membantu organisasi dan perusahaan dalam mencapai tujuan • Menjembatani kebutuhan individu dan kebutuhan organisasi • Meningkatkan kemampuan individu dalam setting kerja sehingga bukan saja • Meningkatkan kompetensi individu tapi juga mengembangkan perusahaan • Menjamin kesejahteraan tenaga kerja dengan memperhatikan kepuasan kerja

... industri perlu memenuhi empat tantangan di abad 21 ini. Jelaskan mengenai empat tantangan tersebut! DAFTAR. PUSTAKA. Aamodt, M. G. (2010). Industrial Organizational Psychology: An Applied Approach (J.-D. Hague, T. Tom, R. Guzman, & R ...

Isme-Isme yang Mengguncang Dunia: Komunisme, Fasisme, Kapitalisme, Sosialisme

Buku ini berbicara tentang wakil-wakil utama dari masing-masing pihak – komunisme dan fasisme di pihak totaliter, kapitalisme dan sosialisme di pihak demokrasi. Dalam sebuah buku pendek, kiranya lebih baik memusatkan perhatian pada isme-isme yang membentuk nasib dunia daripada membicarakan secara terperinci sejumlah besar isme-isme penting lainnya, tapi tidak menentukan dalam perjuangan merebut pikiran umat manusia. Isme-isme yang kurang penting ini, apakah bersifat filosofis, politis, sosial maupun ekonomis, oleh karena itu dalam buku ini hanya disinggung sepanjang ada hubungannya dengan keempat isme yang besar. Dasar-dasar psikologis dari sistem totaliter dan demokrasi mendapat sorotan khusus dari dekat, karena adalah sukar untuk memahami kedua sistem apabila kita tidak mengerti sifat-sifat kepribadian dan alasan-alasan kejiwaan yang jadi daya tarik bagi masing-masing sistem itu.

Buku ini berbicara tentang wakil-wakil utama dari masing-masing pihak – komunisme dan fasisme di pihak totaliter, kapitalisme dan sosialisme di pihak demokrasi.

Pengantar Bisnis: Perspektif Ekonomi Global

Buku berjudul "Pengantar Bisnis: Perspektif Ekonomi Global" ini mengetengahkan berbagai fenomena peranan Bisnis dan Ekonomi, Bentuk Badan Usaha, Bentuk Badan Usaha, Kewirausahaan, Pengelolaan Sumber Daya Manusia perusahaan, Pemasaran Produk dan Jasa, Manajemen Produksi dan Operasi, Penyusunan Laporan Keuangan, Etika Bisnis, Coorporate Social Responsibelity, Sistem Informasi Manajemen, dan Bisnis Internasional. Ditulis oleh dosen dan praktisi dibidangnya, buku Pengantar Bisnis: Perspektif Ekonomi Global ini menjadi bacaan wajib bagi keilmuan ekonomi dan bisnis.

Buku berjudul "Pengantar Bisnis: Perspektif Ekonomi Global" ini mengetengahkan berbagai fenomena peranan Bisnis dan Ekonomi, Bentuk Badan Usaha, Bentuk Badan Usaha, Kewirausahaan, Pengelolaan Sumber Daya Manusia perusahaan, Pemasaran Produk ...

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM DUNIA INDUSTRI

Mempelajari Manajemen Sumber Daya Manusia membuka pintu untuk berbagai peluang karir yang menarik dan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang berharga dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif. Dalam dunia industri yang terus berubah, pemahaman tentang Manajemen SDM adalah aset yang berharga bagi kesuksesan organisasi dan kemajuan karir. Memahami Manajemen SDM dalam dunia industri itu sendiri akan memberikan sudut pandang terkait menyatukan kepentingan organisasi dengan kebutuhan dan aspirasi karyawan.

Mempelajari Manajemen Sumber Daya Manusia membuka pintu untuk berbagai peluang karir yang menarik dan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang berharga dalam mengelola sumber daya manusia secara efektif.

Muslim Family Law

Providing the English reader with an introductory guide to the major aspects of Islamic law, this text places particular emphasis on the tensions between Muslim and English law. It discusses the sources of Islamic law, family inheritance, and contract and commercial law

Providing the English reader with an introductory guide to the major aspects of Islamic law, this text places particular emphasis on the tensions between Muslim and English law.

HUKUM PERDATA

Manusia merupakan makhluk sosial, makhluk yang selalu berhubungan dengan manusia lainnya. Tentunya, dalam menjalani kehidupan sosial, menimbulkan suatu hukum untuk mengatur kehidupan itu. jenis hukum tersebut disebut hukum perdata. Hukum perdata juga sering disebut hukum sipil, karena kata 'sipil' umumnya merupakan lawan kata dari 'militer', maka istilah yang sering digunakan adalah 'perdata'. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hukum perdata, Hukum perdata di Indonesia sampai saat ini masih beraneka ragam (pluralistis). Di mana masing-masing golongan, penduduk mempunyai hukum perdata sendiri-sendiri kecuali bidang-bidang tertentu yang sudah ada unifikasi misalnya di bidang hukum perkawinan, hukum agraria. Tetapi apabila ditinjau lebih mendalam tampaklah bahwa unifikasi di bidang hukum tersebut belumlah tercapai 100 % (sepenuhnya). Dengan kata lain, bahwa tujuan mewujudkan unifikasi di bidang hukum perdata belum tercapai sepenuhnya (100%). Kondisi keanekaragaman tersebut telah berlangsung lama, bahkan sejak tahun 1900-an di mana pada waktu itu kaula Hindia Belanda di bagi menjadi tiga golongan berdasarkan Pasal 163 IS (Indische Staatsregeling) : golongan Eropa, golongan Bumi Putra, dan golongan Timur Asing. Pembagian golongan tersebut diikuti dengan pembagian kuasa hukum yang berlaku masing-masing golongan tersebut berdasarkan pasal 131 IS. Maka dari itu Hukum merupakan alat atau seperangkat kaidah. Perdata merupakan pengaturan hak, harta benda dan sesuatu yang berkaitan antara individu dengan badan hukum. Hukum perdata adalah ketentuan-ketentuan yang mengatur hak dan kewajiban seseorang dalam masyarakat. Hukum perdata ialah hukum yang mengatur hubungan hukum antara orang/badan hukum yang satu dengan orang/badan hukum yang lain di dalam masyarakat dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan (pribadi/badan hukum). Hukum perdatalah yang mengatur dan menentukan, agar dalam pergaulan masyarakat orang dapat saling mengetahui dan menghormati hak-hak dan kewajiban-kewajiban antar sesamanya sehingga kepentingan tiap-tiap orang dapat terjamin dan terpelihara dengan sebaik-baiknya.

... Keluarga Keluarga sedarah adalah pertalian kekeluargaan antara orang-orang di mana yang seorang adalah keturunan dan yang lain atau ... keluarga semenda dihitung dengan cara yang sama dengan derajat keluarga Pembagian Hukum Perdata | 35.

SEMUA BISA DIBELI LEWAT IBADAH

MERAIH SEGALA HAJAT DAN KEINGINAN DENGAN IBADAH

Ada kesalahan kecil sebenarnya tapi fatal yang sering kita lakukan hingga akhirnya kita sering berhujung pada kesusahan. Apa kesalahan fatalnya? Kita tidak melibatkan Allah di awal! Kebanyakan kita apalagi sedang jaya, wah... sama Allah nomor dua! Nomor dua! Maka kenalin dulu, tuh, Allah! Kenalin dulu Allah! Yakinin dulu, tuh, Allah! Termasuk yakinkan diri kita bahwa yang bisa mengabulkan keinginan kita bukanlah bank, bukan manusia, tapi Allah! Sehingga kemudian yang harus kita lakukan terhadap segala hajat dan keinginan kita adalah yang semestinya kita lakukan, yaitu mencari Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus!

Ada kesalahan kecil sebenarnya tapi fatal yang sering kita lakukan hingga akhirnya kita sering berhujung pada kesusahan.

Hukum acara pidana dari segi pembelaan

On criminal procedural law in Indonesia.

On criminal procedural law in Indonesia.