Sebanyak 120 item atau buku ditemukan

MANAJEMEN HUMAS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah terdapatnya kemampuan lembaga pendidikan dalam membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan lingkungan atau masyarakatnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan yang tidak dapat memanfaatkan dan melibatkan bidang hubungan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikannya, akan tertinggal karena tidak mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang strategis baik bagi institusi atapun bagi masyarakat lingkungannya (Public). Aktifitas Hubungan masyarakat pada lembaga pendidikan secara substasi dapat dimakani sebagai sarana komunikasi dua arah atau dikenal dengan istilah two way traffic communication antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam rangka menjalin simbiosis dan sinergi demi tercapainya proses pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, hubungan masyarakat juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk membangun hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya (Public), salah satunya dilakukan melalui proses pelibatan masyarakat (Public) dalam proses penyelenggaraan pendidikan, seperti dalam bentuk keterbukaan informasi publik, penerimaan saran dan kritik dan hal lain yang berkaitan dengan proses penyampaian informasi positif dari lembaga pendidikan kepada masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dengan demikian untuk menjembatani kepentingan kedua pihak tersebut diperlukan satu bidang khusus yang membidangi aktifitas hubungan masyarakat dikelola dengan baik, professional, efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi lembaga Pendidikan, dan yang paling strategis adalah terciptanya hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antar stakeholders, yang terdiri dari pimpinan lembaga pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

... akuntabilitas (Gregory, 2010). C. STUDI KASUS MANAJEMEN STRATEGIS HUMAS DI LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL “ABC” Sebagai contoh salah satu lembaga pendidikan “ABC” yang baru berusia tiga tahun memiliki sejumlah permasalahan yang terkait ...

Manajemen Pendidikan Aplikasi, Strategi, dan Inovasi

Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan penulis dari beberapa tema dan sasaran penelitian. Cakupan kajiannya tidak hanya seputar permasalahan dalam lingkup pendidikan formal di tingkat sekolah dan madrasah, tetapi juga Perguruan Tinggi (PT). Selain itu, juga dikaji permasalahan di lingkup pendidikan nonformal, yaitu pesantren dan homeschooling. Harapannya, buku ini dapat membuka cakrawala pengetahuan tentang masalah-masalah pendidikan, khususnya bidang manajemen pendidikan. Secara khusus, buku ini diperuntukkan bagi: 1) Mahasiswa dan dosen S-1, S-2, dan S-3 pada matakuliah Manajemen Pendidikan di Program Studi Manajemen Pendidikan; 2) Mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 pendidikan pada umumnya; 3) Penyelenggara dan pimpinan pendidikan di level dasar, menengah, dan tinggi; 4) Peneliti bidang kebijakan dan praksis pendidikan; 5) Pejabat pemerintah bidang pendidikan sebagai bahan pengambilan kebijakan Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup

Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan penulis dari beberapa tema dan sasaran penelitian.

Manajemen Pendidikan Teori, Kebijakan, dan Praktik

Buku ini mencoba memotret berbagai permasalahan pendidikan Islam di Indonesia dengan melacak kronologi transformasi sistem pendidikan di Bumi Nusantara dan berbagai isu penting yang muncul, berkembang, dan masih mendapatkan perhatian serius dari pada pakar pendidikan Islam. Dengan demikian, diharapkan akan ditemukan solusi dan terobosan untuk mengatasi akar permasalahan yang selama ini masih menjadi penghambat kemajuannya sekarang dan di masa mendatang. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Teori, Kebijakan, Dan Praktik Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, ...

Buku Referensi Perancangan Kurikulum Program Studi Dietisien

Buku referensi ini akan menjabarkan masing-masing capaian pembelajaran terkait 3 (tiga) bidang penekanan (emphasize area) yaitu gizi klinik, gizi komunitas dan manajemen penyelenggaraan makanan .Buku ini secara umum tersusun dengan menggunakan pendekatan konsep Nutritional Care Process (NCP) dimana pada setiap tahapan asuhan gizi harus melalui tahapan Pengkajian Status Gizi (Nutritional Assessment), Diagnosa Gizi (Nutritional Diagnosis), Intervensi Gizi (Nutrition Intervention), serta Monitoring dan Evaluasi (Monitoring and Evaluation). Namun untuk bidang Manajemen Penyelenggaraan Makanan penjabaran capaian pembelajaran berdasarkan pada sistem manajemen penyelenggaraan makanan. Buku referensi ini sangat bermanfaat untuk para pembimbing maupun peserta pendidikan dietisien dalam memahami tiap kompetensi yang harus dicapai maupun cara mencapainya. Manfaat bagi pembimbing adalah dapat menjadi pedoman untuk mengatur kegiatan pada tiap rotasi, penugasan yang diberikan kepada peserta pendidikan profesi maupun indikator untuk mencapai tiap tujuan pembelajaran. Adapun untuk peserta dapat dijadikan pedoman untuk mengetahui kompetensi dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai serta kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama pendidikan profesi maupun evaluasinya sehingga peserta dapat merencanakan pendidikannya dengan lebih baik dan terarah.

... feasibility mengembangkan business plan study di institusi rencana bisnis dan menganalisis penyelenggaraan untuk program , kelayakan usaha makanan proses Laporan Kampus semua menu Sekolah Sekolah dan / atau intervensi makanan Buku ...

Metodologi Penelitian Kualitatif

Paradigma, Metode, dan Aplikasi

Secara filosofis, metodologi penelitian merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana prosedur kerja mencari kebenaran.Prosedur kerja mencari kebenaran sebagai filsafat dikenal dengan sebutan epistimologi. Kualitas kebenaran yang diperoleh dalam berilmu pengetahuan terkait langsung dengan kualitas prosedur kerjanya. Berdasar uraian inilah sebelum mengulas lebih lanjut mengenai metodologi penelitian kualitatif, akan diuraikan terlebih dahulu dasar memahami paradigma penelitian yang beragam. Hal ini dimaksudkan agar peneliti lebih mudah memahami bahwa metodologi penelitian yang berbeda itu mendasarkan kepada filsafat ilmu yang berbeda, sehingga menuntut langkah kerja yang berbeda.

1 AIMRaD the hourglass “shape” ofgeneric scientific research article and key features highlighted by this shape Sumber: Cargill & O'connor ... Hal yang perlu peneliti perhatikan adalah struktur penulisan dari sebah artikel ilmiah.