Sebanyak 409 item atau buku ditemukan

Keputusan Pembelian Skincare Safi Berbasis Media Marketing

Pertumbuhan industri komestik dan skincare diduga disebabkan oleh beberapa faktor pemicu, seperti meningkatnya gaya hidup dan kesadaran masyarakat wanita untuk memperhatikan penampilan dan mempercantik diri. Berdasarkan hasil sensus penduduk, jumlah penduduk di Indonesia sekitar 270 juta jiwa, dengan demografi populasi wanita mencapai 134 juta jiwa dan sekitar 70% merupakan usia wanita produktif ini menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan bagi perusahaan kosmetik (Bisnis.com : Berita Terbaru Bisnis, Ekonomi, Investasi Indonesia, n.d.). Indonesia merupakan potential market bagi para pengusaha industri kecantikan baik dari luar maupun dalam negeri. Skincare sebagai salah satu kategori produk kosmetik saat ini banyak tersebar di Indonesia. Salah satu produk kecantikan yang ada di Indonesia dan kini sedang ramai diperbincangkan adalah produk merek Safi yaitu salah satu produk skincare dari Malaysia yang kini memasuki pasar Indonesia. Safi merupakan brand skincare kecantikan berlabel halal yang berasal dari Malaysia dan telah ada sejak tahun 1984. Produk Safi pun telah menjadi produk kecantikan untuk perawatan kulit unggulan di Malaysia yang pada umumnya diperuntukkan untuk perempuan yang ingin memakai kosmetik yang aman juga bersertifikasi halal. Rangkaian produk Safi dibuat oleh Safi Research Institute, institut halal pertama didunia dengan fasilitas riset berlokasi di Subang Jaya, Petaling Jaya, Malaysia. Sebelum memasuki pasar Indonesia, produk Safi juga melakukan penelitian terlebih dahulu selama dua tahun untuk memastikan produknya benar-benar sesuai dengan kebutuhan perempuan Indonesia. Dan akhirnya pada Maret 2018, Safi resmi memasuki pasar Indonesia. Alasan Safi memasuki pasar Indonesia karena dinilai dari jumlah banyaknya umat Muslim di Indonesia (Safi | Skincare Halal, Natural dan Teruji, n.d.). Produk Safi ini dijamin memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh para pesaingnya. Salah satu keunggulan dari Safi ini adalah bahan bahan yang digunakannya itu alami dan natural. Binatang juga tidak pernah menjadi bahan uji coba dari produk Safi ini. Safi ini menggunakan bahan vegan sehingga tidak akan adanya unsur-unsur dari binatang. Selain itu, Safi memiliki keunggulan tersendiri menghadapi kompetitor di Indonesia, terutama produk sejenis yang juga menawarkan konsep halal adalah halal, natural, dan teruji. Dengan dimilikinya sertifikasi halal dari dua (2) negara dapat membentuk sikap positif konsumen dalam melakukan kegiatan keputusan pembelian. Dilihat dari survey yang menunjukkan beberapa data penjualan Skincare Safi dari beberapa toko online yang terbesar di Indonesia (Sari, 2021).

Pertumbuhan industri komestik dan skincare diduga disebabkan oleh beberapa faktor pemicu, seperti meningkatnya gaya hidup dan kesadaran masyarakat wanita untuk memperhatikan penampilan dan mempercantik diri.

Tata Kelola Keuangan untuk Perguruan Tinggi dengan Sistem Informasi Realisasi Anggaran

Tata kelola yang baik (good governance) merupakan sistem nilai yang dirancang agar sebuah organisasi dapat menjalankan aktivitas operasi dan bisnisnya secara sehat. Tata kelola dibutuhkan untuk mengatur dan mengendalikan hubungan antara manajemen dengan para pemangku kepentingan yang ada dalam sebuah organisasi, yang pada akhirnya diharapkan tercipta transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan fairness dalam organisasi tersebut. Perguruan tinggi merupakan sebuah organisasi yang kompleks dalam pengelolaan keuangannya. Dana yang diperoleh melalui pemerintah atau masyarakat harus dikelola sedemikian rupa, dengan tujuan akhir meningkatkan kompetensi sumber daya insani sivitas akademika perguruan tinggi tersebut, melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan tridharma perguruan tinggi tersebut menuntut pengelolaan anggaran dengan tata kelola yang baik, agar mampu mencapai sasarannya. Dalam banyak praktik, pelaksanaan anggaran pada perguruan tinggi sering menyita waktu, apalagi jika pelaksanaannya masih bersifat manual. Buku ini berupaya untuk menawarkan praktik pelaksanaan anggaran di perguruan tinggi dengan bantuan aplikasi komputer secara online antar unit kerja. Dengan aplikasi yang diberi nama Sistem Informasi Realisasi Anggaran (SiReal) ini, diharapkan pengelolaan anggaran dapat memberikan kemudahan bagi pemakai, menciptakan keakuratan data dan informasi, sehingga pengambilan keputusan manajerial pimpinan perguruan tinggi dapat lebih efektif dan efisien.

JAHARUDDIN, Lahir di Pesagang, Pasir Pengarayan, Rokan Hulu, Riau tahun 1978 adalah Dosen Tetap Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Alumni Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) ...

KILAS BERKAS MENUJU PENTAS Antologi Cerita Guru SMP N 2 Maos

Judul : KILAS BERKAS MENUJU PENTAS Antologi Cerita Guru SMP N 2 Maos Penulis : Arie Lantyka Dewi, Siti Rokhani, Wigi Hartati, Susmiyati, Sunarti, Purwaningsih, Nunung Rokhani, Soetji Rokhjati, Daryanto, Harun Nuur Rosid, Nur Indah Amalia, Titie Sukesi, Mujinah, Tri Wahyuningsih, Yuni Hardiningsih, Sriyanti, Kurniyanti, Siti Rokhmah, Titin Suhartini, Shopyan Jepri Kurniawan, Mustofa, Teguh Cahyanto, Umi Ma’rifah, Rasino, Ima Riyana, Teguh Pramono, Tri Suparni, Mukhsonah, Ratna Tri Wardani, Fathurrohim, Andriyanto, Edy Sukamto, Faujiyah, Sugiono, Agustina Yanti TS, Dina Meksika Sari,Syaiful Bakhri. Ukuran : 17,5 x 25 cm Tebal : 140 Halaman No ISBN : 978-623-56870-9-4 Menulis merupakan bagian dari kehidupan kita. Menulis bagi guru adalah hal yang sudah seharusnya menjadi suatu kebutuhan. Menulis dan berliterasi bagi guru merupakan hal yang harus dilakukan dan dikuasai, karena dengan menulis, guru akan semakin kreatif dan terampil dalam berkomunikasi secara tertulis. Memulai dari menulis pengalaman, kegelisahan, dan seputar pendidikan di sekolah dapat ditulis oleh seorang guru. Bila setiap hari guru menuliskan semua pengalaman, metode pembelajaran hasil pembelajaran, dan ide/gagasan yang membawa kemajuan bagi dunia pendidikan, maka suatu saat pendidikan kita akan berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Kilas berkas menuju pentas, mempunyai makna dari yang “sekilas” nanti harapannya akan dapat “dipentaskan” melalui karya-karya tulis yang lebih profesional lagi, diwujudkan dalam bentuk karya-karya Solo (individu) dari guru-guru kita. Pertama memang harus dipaksakan untuk dapat meluangkan waktu kita untuk menulis, kemampuan untuk menyampaikan ide/gagasan, pengalaman kita, apa yang ada dalam pikiran kita, semua harus dimulai dengan semangat bahwa kita sedang memulai membuat sejarah kita dalam bentuk tulisan yang kita buat. Mengawali memang sulit, berat, tapi itulah tantangan bagi seorang guru untuk dapat memulai menulis. Lambat laun, jika kita terus konsisten menulis, maka kita akan merasakan bahwa menulis itu mudah. Seringnya berlatih, dan harus ada yang memotivasi guru, maka tersusunlah karya-karya guru yang ternyata dapat kita nikmati tulisan mereka sebagai hiburan, dan sebagai bagian dari gerakan literasi di sekolah. Dalam buku ini, kita dapat membaca berbagai pengalaman guru, yang dapat menghibur kita di sela-sela waktu luang kita. Para pembaca yang budiman, dan para guru di sekolah, buku ini penting bagi sekolah dan para guru karena dari buku ini pembaca akan dapatkan motivasi, dan semangat baru , bahwa kita semua pasti dapat menulis, selama ada niat, kemauan dan usaha yang sungguh-sungguh. Selamat Membaca dan berkarya. Semoga sukses.

Setiap anak, memiliki permasalahan yang berbeda, kita sebagai guru terkadang memang harus mau mendengarkan permasalahan mereka, sebab tidak semua siswa bisa menceritakan permasalahannya pada semua guru. Kadang permasalahan bisa ...

Desain Pelatihan untuk Guru Sekolah Bagaimana menjadi Pemimpin Pembelajaran

Buku ini merupakan hasil adaptasi dari modul-modul yang dikembangkan oleh penulis dalam berbagai kegiatan penyusun modul di lembaga nonprofit, USAID dan Tanoto Foundation dalam program DBE3, Prioritas, dan PINTAR. Materi yang ada di dalam buku ini merupakan materi esensial setelah melalui proses pemikiran mendalam berdasarkan situasi di lapangan dan kondisi peserta pelatihan.

Catatan untuk Fasilitator Komponen LK yang dikenalkan adalah ‟Informasi‟/‟Konteks Permasalahan‟ dan ‟Pertanyaan‟/‟Perintah‟ dengan ciri-ciri sbb: 1. Informasi/Konteks Permasalahan, hendaknya „menginspirasi‟ mahasiswa untuk ...

Kajian Permasalahan Pembelajaran Matematika

Pandemi Covid-19 berdampak di semua bidang, termasuk pendidikan. Aktivitas pembelajaran di sekolah yang tidak dapat dilaksanakan seperti biasanya, kendala pembelajaran jarak jauh, keterbatasan sarana dan prasaran penunjang, merupakan sebagian kecil dari permasalahan yang muncul akibat kejadian tersebut. Terlebih dalam pembelajaran matematika, adanya pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencapaian siswa di sekolah. Hal inilah yang mendasari penerbitan buku ini. Melalui tulisan di buku ini, diharapkan bisa memberikan gambaran tentang kajian berbagai permasalahan dalam pembelajaran matematika di era pandemi Covid-19 dan solusi-solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

pembelajaran yang dirancang guru juga mengalami perubahan, kondisi yang terjadi interaksi antara guru dan siswa pada saat ... Sumber Daya Manusia yang berinovasi dari berbagai solusi dari permasalahan yang dihadapi, upaya belajar dan ...

Kedudukan Komik dalam Pendidikan Sains dan Pertanyaan Penggerak untuk Memotivasi Minat Siswa

Handbook Pengajaran dan Pembelajaran Sains

Buku digital ini berjudul "Kedudukan Komik dalam Pendidikan Sains dan Pertanyaan Penggerak untuk Memotivasi Minat Siswa", merupakan buku yang berisi tentang "Pengajaran dan Pembelajaran Sains" yang dapat memberikan tambahan wawasan pengetahuan dan pencerahan bagi pembaca. Semangat untuk berbagi terutama dalam literasi khazanah pengetahuan pendidikan yang mendasari penerbit menghadirkan konten-konten di buku digital ini. Penerbit berdoa semoga buku digital yang diterbitkan ini bisa bermanfaat dan menjadi bahan pembelajaran serta panduan bagi siapapun juga.

PBS mengambil pendekatan penyelidikan terhadap kegiatan mengajar dan belajar sains . Di PBS , siswa menemukan solusi untuk pertanyaan yang bermakna melalui penyelidikan , kolaborasi dan penggunaan teknologi pembelajaran .

Sukses Menjadi Pendidik Profesional Abad 21

Buku Pengantar Pemasaran agribisnis yang ini berfungsi sebagai referensi dan bahan pengajaran di bangku kuliah. Dengan menggali dan menambah referensi lain yang ada, diharapkan buku ini akan banyak memberikan manfaat dan berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Buku ini membahas tentang : Bab 1 Sejarah Perkembangan Pertanian Bab 2 Karakteristik Komoditas Pertanian Bab 3 Definisi dan Konsep Agribisnis Bab 4 Ruang Lingkup Pemasaran Bab 5 Lembaga dan Saluran Pemasaran Agribisnis Bab 6 Konsep Pasar dan Pembentukan Harga Bab 7 Analisis Pasar Melalui Model Perilaku Konsumen Bab 8 Struktur Pasar Produk Agribisnis Bab 9 Segmentasi Pasar Bab 10 Strategi Pemasaran Bab 11 Efisiensi Pemasaran Buku ini disusun secara sederhana, mudah dipahami dan dipahami berdasarkan kebutuhan dalam proses belajar mengajar di perguruan tinggi dan pembaca umum.

Dalam buku ini juga berisikan bab demi bab yang sistematis dan dapat dijadikan tolok ukur pada era revolusi industri 4.0. dan era society 5.0.

Building Blocks of Modern Society

History, Information Ecosystems, and Infrastructures

"This book proposes a way to look at the history of information and to history as a whole that is simultaneously relevant to observers in other disciplines and familiar to historians of business, economics, sociology and technology. The author presents that advocacy in two ways: with theoretical and historiographical discussions of what information ecosystems and infrastructures are and their value for this kind of research, second, through a range of case studies applying those concepts"--

Christine L. Borgman, Scholarship in the Digital Age: Information, Infrastructure, ... Index AAS, at IBM, 209 ABA. See American Banking Akers, Information Ecosystems and Infrastructures and Lessons Learned 303.

The Palgrave Handbook of Teacher Education in Central and Eastern Europe

This handbook provides a comprehensive, scholarly overview of teacher education in Central and Eastern Europe (CEE), since the fall of communism in 1989. It looks closely at recent trends, emerging practices, and possible futures for teacher education in twenty-one CEE countries – reaching from the Balkans, through the Visegrad Group, to Eastern Europe and the Baltics. The contributing authors reflect on their own countries’ uphill battles and journeys towards modernising teacher education over the last three decades. Subsequently, contemporary teacher education policies, structures, and practices are explored in light of Bologna reforms, EU higher education policies, and globalisation processes. Each chapter also offers some predictions about likely future trajectories – with concrete suggestions on how to develop and improve teacher education systems in response to the growing pressures of neoliberal ideologies. The Palgrave Handbook of Teacher Education in Central and Eastern Europe provides a valuable reference that enriches the work of scholars, students, policymakers, and practitioners across CEE and beyond.

In contrast to initial (pre-service) education area, where the possibilities of educational institutions are relatively high, the number of relevant institu- tions and their capacity to provide continuous education for teaching staff ...