Sebanyak 20 item atau buku ditemukan

Hadis Ahkam

Perkawinan, Nafkah, Hadanah, Waris, Wasiyat dan Peradilan

Hadis merupakan sumber hukum kedua sesudah Alquran yang merupakan pedoman hidup beragama, berumah tangga, bermasyarakat dan bahkan hadis sebagai sumber inspirasi bernegara. Nabi Muhammad saw bersabda: “ Aku tinggalkan untuk kamu dua pusaka yang seandainya berpegang teguh kepada keduanya, kamu tidak akan sesat selama-lamanya, yaitu Alquran dan sunnah (hadis) Rasulullah saw. Oleh sebab itu sebagai seorang muslim yang baik dan bijaksana sudah seharusnyalah bukan saja membaca Alquran saja, tetapi juga hadis-hadis Nabi saw. Jumlah hadis-hadis Nabi saw cukup banyak, ratusan dan bahkan ribuan yang tersebar dalam ratusan kitab hadis. Dalam buku ini penulis mengambil hadis-hadis yang berkaitan dengan masalah hukum perkawinan, nikah, talak, rujuk, nafkah, hadanah, radaʿah, waris, waiyat, hakim dan adab mengadili perkara dan lain-lain. Buku ini cocok untuk para mahasiswa jurusan hukum Islam dan dapat juga dibaca oleh semua kalangan, baik itu pelajar, mahasiswa, muballig dan orang-orang yang ingin mendalami hukum Islam melalui hadis Rasulullah saw.

Hadis merupakan sumber hukum kedua sesudah Alquran yang merupakan pedoman hidup beragama, berumah tangga, bermasyarakat dan bahkan hadis sebagai sumber inspirasi bernegara.

Ilmu Kalam (Khazanah Intelektual Pemikiran dalam Islam)

Ilmu Kalam merupakan salah satu mata kuliah penting yang diajarkan diseluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia. Kami sudah mengampu mata kuliah ini beberapa semester. Selama mengampu mata kuliah ini, banyak kritikan dari mahasiswa, khususnya mahasiswa yang kurang memiliki basis keagamaan. Banyak hal baru yang mereka temukan dalam mata kuliah ini, khususnya pemikiran-pemikiran kalam yang menurut mereka sangat aneh karena tidak rasional. Pertanyaan yang sering mereka ajukan adalah misalanya pemikiran ‘manzilah baina manzilataini’, ‘perbuatan mutlak manusia’, ‘manusia adalah boneka Tuhan’, ‘apa penting dan manfaatnya mata kuliah ini’ dan lain sebagainya. Memang diakui banyak para tokoh yang menganggap ‘Ilmu Kalam’ adalah sarat dengan pertentangan dan paling banyak mengandung perbedaan. Bahkan ada pula yang menyebutkan Ilmu Kalam tidak memuaskan orang pintar dan tidak memberi manfaat kepada orang bodoh, karena mereka belum menemukan intinya. Akan tetapi tidak sedikit pula para tokoh yang menyebutkan bahwa setiap orang yang ingin menyelami seluk-beluk agama perlu mempelajari teologi (Ilmu Kalam), karena ilmu ini sangat banyak manfaatnya. Oleh karena itu, dalam tulisan ini, kami menyebutkan beberapa manfaat dalam mempelajari Ilmu Kalam dan tidak lupa kami kemukakan sumber pembahasan serta hubungannya dengan ilmu lainnya. Agar dapat dipahami bahwa ilmu kalam juga sangat penting untuk dipelajari oleh para mahasiswa khususnya. Ilmu kalam memiliki beberapa nama, antara lain Ilmu Usuluddin (Ilmu yang mempelajari tentang pokok-pokok agama), IlmuTauhid (Ilmu yang mempelajari keesaan Allah), Fiqh Al-akbar (Pemahaman tentang agama) Ilmu Kalam, dan Teologi Islam. Adapun yang disepakati bahwa Ilmu Kalam dasarnya adalah al-Qur’an, al-Hadits. Menurut Harun Nasution, kemunculan persoalan kalam dipicu oleh persoalan politik yang menyangkut peristiwa pembunuhan Utsman bin Affan. Dari sanalah cikal bakal lahirnya tiga aliran teologi dalam Islam, yaitu aliran Khawarij (aliran yang keluar dari barisan Ali dan memisahkan diri), aliran Syi’ah (aliran yang tetap mendukung Ali), dan aliran Mu’tazilah. Setelah itu bermunculan pula faham Teologi yang lain yang terkenal, yaitu Jabariyah dan Qadariyah. Karena Mu’tazilah bercorak rasional, maka aliran ini mendapat tantangan besar dari golongan tradisional Islam, yaitu aliran Asy’ariyah dan aliran Al-Maturidiyah yang keduanya disebut ahlussunah wal jama’ah. Ilmu kalam sering menempatkan dirinya pada dua pendekatan dasar-dasar argumentasi yaitu Aqli dan Naqli. Oleh karena itulah, dari masa kemasa seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, maka pola pikir yang berbeda pun semakin banyak bermunculan. Demikian juga dengan ilmu kalam, pemikiran-pemikiran ilmu kalam dari pertama persoalan ilmu kalam itu muncul, masa modern, bahkan sampai masa kini terdapat perbedaan dalam doktrin-doktrin pemikirnya. Buku ini merupakan pengantar bagi mahasiswa/i yang ingin mendalami lebih jauh berkenaan dengan ilmu kalam. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi pembaca dan semoga ada berkah dan keridhaan Allah SWT, sehingga dapat memberikan kemanfaatan khususnya bagi kami penyusun, Amin ya Rabbal ‘aalamiin

Ilmu Kalam merupakan salah satu mata kuliah penting yang diajarkan diseluruh perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Melatih Berpikir Tingkat Tinggi dengan Model Pembelajaran GO CAR

Model pembelajaran GO CAR (Guided Orientation Challenge Analysis Review) sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Model pembelajaran GO CAR diharapkan mampu meningkatkan imajinasi berpikir serta meningkatkan daya ingat siswa yang bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Imajinasi berpikir dan daya ingat dapat dibentuk dengan cara menghubungkan pelajaran dengan kehidupan sehari-hari, sehingga tidak mudah dilupakan. Selain itu melalui aktivitas belajar siswa dengan bertukar pikiran, menjawab pertanyaan serta berani tampil menyatakan ide-ide dan pendapatnya.

Model pembelajaran GO CAR (Guided Orientation Challenge Analysis Review) sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.

PENDIDIKAN AL-QUR’AN

KH. Bustani Qadri

Nama KH. Bustani Qadri memang sangat mashur bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, sebagaimana ulama yang menjadi suri tauladan bagi umat. Walaupun dia telah tiada, namanya tetap terkenang bagi masyarakat Inhil. KH. Bustani Qadri, terlahir di Sapat Kecamatan Kuala Indragiri Tahun 1921. Sewaktu berumur 7 Tahun di bawa oleh orang tuanya ke tanah suci Mekah, ± 13 Tahun beliau mendalami Ilmu Agama di Mekah dan Tahun 1941 pulang ke Indragiri Hilir tepatnya di Sapat.

Nama KH. Bustani Qadri memang sangat mashur bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, sebagaimana ulama yang menjadi suri tauladan bagi umat.