Sebanyak 184 item atau buku ditemukan

Metodologi Penelitian Pendidikan

Pengantar Ringkas

Secara umum, buku yang berada di hadapan pembaca berisi tentang seluk beluk penelitian pendidikan, serupa padu-padan konten materi metodologi penelitian pendidikan seperti yang telah ditegaskan oleh Lodico et al., Cohen et al., Best & Kahn (2006), Fraenkel et al., Ary et al., Creswell, Bogdan & Biklen, Sugiyono (2018), Arikunto (2015), Emzir (2013) dan sumber-sumber lain yang mendukung secara teori dan praksis empiris. Pada bagian pertama yang memuat pengantar, terdiri dari: pendekatan ilmiah dalam penelitian pendidikan, novelty – state of the arts, pendekatan dalam penelitian pendidikan, populasi dan sampel, instrumen penelitian, validitas dan reliabilitas, analisis data dan uji hipotesis. Adapun pada bagian kedua, penelitian kuantatif, memuat berbagai hal mengenai: penelitian korelasional, penelitian ex-post facto, dan penelitian eksperimental. Sedangkan di bagian ketiga: penelitian kualitatif, memuat penelitian deskriptif dan analisis isi, penelitian studi kasus, dan etnografi pembelajaran. Terakhir, pada bagian keempat: penelitian gabungan (mixed methods), di dalamnya terdiri dari materi mengenai penelitian tindakan kelas dan penelitian pengembangan (R&D). Penerbit Garudhawaca.

Secara umum, buku yang berada di hadapan pembaca berisi tentang seluk beluk penelitian pendidikan, serupa padu-padan konten materi metodologi penelitian pendidikan seperti yang telah ditegaskan oleh Lodico et al.

Pembiayaan Syariah Untuk Usaha Mikro di Indonesia

Pemaparan materi dalam buku ini diharapkan memberikan kontribusi keilmuan kepada para pelaku usaha ultra mikro dan mikro untuk memiliki pilihan akses modal sesuai dengan kondisi ekonominya. Pada tahap paling rendah para pelaku usaha ultra mikro yang masuk katagori orang yang berhak menerima zakat (mustahik) dapat memanfaatkan sumber modal dari lembaga zakat yaitu BAZNAS dan LAZ. Demikian pula Bank Wakaf Mikro dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha ultra mikro pada lapisan masyarakat bawah yang tidak punya asset untuk dijadikan agunan. Pada tingkat selanjutnya pembiayaan syariah di Koperasi Syariah bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang bergabung dan menjadi anggota koperasi. Selanjutnya Pergadaian syariah bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki asset yang bernilai rendah seperti sepeda motor untuk dijadikan agunan untuk pembiayaan murah. Pada level berikutnya, pelaku usaha mikro dapat naik kelas ke lembaga keuangan perbankan dengan mengakses Kredit Usaha Rakyat yang juga menyediakan skema syariah di Bank Syariah.

Pemaparan materi dalam buku ini diharapkan memberikan kontribusi keilmuan kepada para pelaku usaha ultra mikro dan mikro untuk memiliki pilihan akses modal sesuai dengan kondisi ekonominya.

Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan memberikan pengetahuan tentang hak dan kewajiban warga negara agar hidup sesuai aturan, tujuan dan cita-cita bangsa. Pendidikan kewarganegaraan ini mulai diajarkan sejak para peserta didik berusia dini sampai perguruan tinggi, hal ini dilakukan agar dihasilkan para penerus bangsa yang memiliki kompeten dan siap menjalankan hidupnya dengan Benar di masyarakat dan paham menjadi masyarakat yang beretika, berbudaya dan berbangsa. Selain itu, hakikat pendidikan kewarganegaraan yang diajarkan di sekolah dan instansi pendidikan tinggi yakni sebagai bentuk program pendidikan bernilai Pancasila yang dipelajari untuk dilestarikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini terdiri dari 10 (sepuluh) bab, yang terdiri dari: hakikat, fungsi, dan tujuan pendidikan kewarganegaraan; identitas dan integrasi nasional; negara dan konstitusi; model pembelajaran pendidikan kewarganegaraan; sistem pemerintahan di Indonesia; ketahanan nasional Indonesia; penegakan hukum di Indonesia; hubungan negara dengan warga negara; hak asasi manusia; demokrasi di Indonesia dan pendidikan demokrasi.

... Civic Education. Citizenship Foundation. (2003). Running a Mock Trial: A Guide and Materials for Teachers, Participants and Organisers. London: Citizenship Foundation. Citizenship Foundation. (2006). CPD Handbook, Section 3. Citizenship ...

Studi Kelayakan Bisnis

Buku "Studi Kelayakan Bisnis" ini dirancang sebagai panduan komprehensif bagi siapa saja yang ingin memahami proses evaluasi dan analisis kelayakan sebuah usaha atau proyek bisnis. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, melakukan studi kelayakan sebelum memulai sebuah usaha adalah langkah krusial yang dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah bisnis. Buku ini membahas berbagai aspek penting dalam studi kelayakan, mulai dari analisis pasar, aspek teknis dan operasional, hingga aspek keuangan dan risiko. Pembaca akan diperkenalkan dengan metode dan teknik yang digunakan untuk mengevaluasi kelayakan bisnis, termasuk cara melakukan proyeksi keuangan, analisis SWOT, dan evaluasi risiko. Selain itu, buku ini juga menyediakan contoh-contoh kasus nyata yang memberikan gambaran praktis tentang bagaimana studi kelayakan diterapkan dalam berbagai jenis industri. Dengan penjelasan yang jelas dan disertai dengan contohcontoh yang relevan, buku ini membantu pembaca untuk membuat keputusan yang lebih baik dan lebih terinformasi dalam memulai atau mengembangkan bisnis. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang studi kelayakan bisnis, pembaca dapat meminimalisir risiko dan memaksimalkan potensi kesuksesan usaha.

Buku "Studi Kelayakan Bisnis" ini dirancang sebagai panduan komprehensif bagi siapa saja yang ingin memahami proses evaluasi dan analisis kelayakan sebuah usaha atau proyek bisnis.

Pendidikan Agama Islam Di Era Disrupsi

Pendidikan agama Islam di era disrupsi beserta dampaknya di Indonesia menjadi kajian menarik saat ini. Adanya pergeseran paradigma belajar dengan online learning serta munculnya generasi millenia menjadi perhatian tersendiri di dunia pendidikan.. Era disupsi dengan pemanfaatan teknologi dijadikan syarat dasar. Namun pondas utama dari pendidikan agama islam adalah keteladanan yang tidak dapat terganti dengan keanggihan teknologi manapun. Melalui buku ini, kajian mendasar mengenai pendidikan agama islam di era disrupsi dibahas dalam 9 bab, sehingga dapat menjadi panduan yang komprehensif baik bagi akademisi maupun praktisi. Diharapkan buku ini dapat menjadi sarana penting untuk mempertimbangkan tindakan-tindakan stategis apa yang sesuai dijadikan model, startegi, serta kebijakan dalam pengajaran pendidikan agama islam khususnya di era disrupsi saat ini.

Pendidikan agama Islam di era disrupsi beserta dampaknya di Indonesia menjadi kajian menarik saat ini.

PENGANTAR HUKUM ACARA PIDANA INDONESIA

Buku ini mendeskripsikan tentang berbagai referensi terkait Hukum Acara Pidana ditulis oleh para dosen dan praktisi yang pakar dibidang hukum pidana. Uraian materi yang dipaparkan dalam bab ini meliputi uraian umum, Konsep Dasar Hukum Acara Pidana, Proses Penyidikan, Penuntutan, Persidangan, Eksekusi Putusan Pengadilan, Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali, Mediasi dan Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana, Penerapan Teknologi, Etika dan Profesionalisme, Tantangan dan Inovasi dalam Hukum Acara Pidana.

... pidana 1 tahun penjara atau 360 unit denda harian . Penyelesaian kasus pidana antara pelaku dan korban melalui kompensasi ini dikenal dengan istilah Tater - Opfer - Ausgleich ( TOA ) . Apabila TOA telah dilakukan , maka penuntutan ...

Pendidikan Kewarganegaraan dan IPS dalam Dimensi Citizenship Transmission

Keterlibatan guru, serta perangkat lainnya di sekolah, meru­pakan refleksi yang dilakukan guna memberi bimbingan serta teladan bagi peserta didik, baik dalam proses pembelajaran di dalam kelas, maupun proses pembelajaran di luar kelas, yaitu di lingkungan sekolah. Ki Hadjar Dewantara (1962: 3), sejalan dengan kondisi ini menga­takan bahwa mendidik anak berarti mendidik rakyat. Keadaan hidup dan penghidupan kita zaman sekarang itulah buah pendidikan yang kita terima dari orang tua pada waktu kita masih kanak-kanak. Sebaliknya anak yang pada waktu ini kita didik, kelak akan menjadi warga negara kita. Pernyataan beliau menunjukkan bahwa pendidikan yang kita berikan pada peserta didik berpengaruh terhadap perilakunya di masa yang akan datang.

Keterlibatan guru, serta perangkat lainnya di sekolah, meru­pakan refleksi yang dilakukan guna memberi bimbingan serta teladan bagi peserta didik, baik dalam proses pembelajaran di dalam kelas, maupun proses pembelajaran di luar kelas, ...