Ketika meninggal 30 Oktober 2019 dalam usia 87 tahun, Prof. Dr. Henry Alexis Rudolf Tilaar (Prof Tilaar) meninggalkan warisan berharga untuk bangsa ini khususnya di bidang kependidikan. Ratusan doktor dan sarjana pendidikan, ribuan bahkan ratusan ribu, mungkin jutaan anak menjadi “orang” karena sentuhan tangannya sebagai pendidik (guru atau dosen). Puluhan buku—ketebalan umumnya minimal 300 halaman—terbit dari pengalaman, refleksi, pemikiran, komitmen dan kecintaannya sebagai guru di jenjang pendidikan dasar dan menengah, dosen dan guru besar di pendidikan tinggi. Terdukung jabatan-jabatan birokratisnya di Bappenas dan lembaga pendidikan tinggi Universitas Negeri Jakarta, warisan itu niscaya sangat berarti; tidak hanya warisan tentang masa lalu praksis pendidikan di negeri ini tetapi juga bahan belajar bagi banyak orang, utamanya para pengambil kebijakan pendidikan di masa sesudahnya.
Era baru dalam sejarah Indonesia tercipta ketika pada tanggal 17 Agustus 1945
bangsa ini memproklamasikan kemerdekaannya. Fase berikutnya yang muncul
yaitu era kembalinya Republik Indonesia setelah sempat terpecah akibat dari ...
Buku karya Britha Mikkelsen ini dapat dibaca sebagai mansukan alternatif mengenai metode penelitian model apa yang kiranya memadai dan dapat dipercaya dalam meneropong realitas masyarakat sedekat mungkin, yang pada gilirannya memberi arah pada kegiatan pembangunan masyarakat serta upaya-upaya pemberdayaannya secara tepat dan guna sasaran.Dari pengalaman beberapa dasawarsa terakhir menjadi nyatalah bahwa pendekatan kebijakan dari atas ke bawah (top-down policy) tidak selalu menggembirakan, penuh kebocoran, dan bias.Metode Penelitian Partisipatoris, yang merupakan konsep alternatif itu, kini makin menemukan momentumnya. Tetapi persetujuan kita pada metode ini, belum membuktikan apa-apa, sebab tanpa alat-alat analisis yang cukup dan indikator yang sahih, kita mudah jatuh lagi pada "kebiasaan lama".Pendidikan yang diterima para praktisi riset pembangunan tidak selalu mempersiapkan mereka dengan alat dan sasaran serta metode yang memadai untuk studi dan penelitian lapangan dimana mereka bekerja. Sering metode yang mereka pakai sudah ketinggalan, sehingga tidak cocok lagi. Perjalanan waktu menambah lagi pertanyaan-pertanyaan baru sehingga banyak metode penelitian tampaknya terus tercecer di belakang. Oleh karena itu, pendekatan partisipatoris yang dipaparkan secara cukup rinci di dalam buku ini semoga dapat memperkaya metode penelitian dalam masing-masing disiplin ilmiah yang sudah kita kenal. Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan.
Buku Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya Pemberdayaan: Panduan bagi Praktisi Lapangan sangat bermanfaat bagi pelbagai kelompok dan perorangan yang menaruh minat pada bidang penelitian dan pekerjaan lapangan dalam studi pembangunan ...
Kenyataan paling jelas adalah ko - eksistensi dari hukum pemerintah , adat , hukum adat dan hukum agama , terutama hukum Islam , tetapi juga terdapat
bentuk - bentuk regulasi hukum lokal yang baru ( ' unnamed law ' ) yang tidak
dapat ...
This book provides an overview of current international understanding of the psychology of gifted children. The psychological and social development of very able children is considered within the wider context of more general processes of child development.
Explores the relationship between the study of gifted children and matters relating to all children. The characteristics and behavioral traits of different types of gifted children are examined.
Social Movements in a Global Context focuses on interpreting the resurgence in popular protest for a growing audience of university students. Most of this new activity is either in response to or makes use of emerging global regimes -- hence, the book's emphasis on the global context as well as on strategies for trans-local mobilization. Equally important is the fact that the book adopts a Canadian perspective and highlights, where possible, Canadian case studies. The chapters are organized around an explanatory framework, such as class analysis, or a core analytical question. Some of the chapters deal with historical content, but all make links to the immediate present and attempt to engage students in ongoing debates and struggles. The author makes connections between movements and the state, focusing on the dynamic of co-optation/coercion. The author also pays attention to the spacial dimensions of movement formation and tactics, which are particularly relevant in the present era of globalization.
Most of this new activity is either in response to or makes use of emerging global regimes -- hence, the book's emphasis on the global context as well as on strategies for trans-local mobilization.