Sebanyak 64 item atau buku ditemukan

Menapak jejak masa sejarah, Hindu, Budha dan Islam

lewat koleksi Museum Negeri Propinsi Jawa Tengah Ronggowarsito

Belum adanya negara - negara dengan ekonomi · maju di Indonesia memang
hanya didasarkan pada konsepsi bahwa ada suatu koreksi yang dekat antara
kemajuan ekonomi dan kemajuan peradaban . Kecuali mungkin di Jawa Barat
dan ...

Bengkulu dipandang dari sudut geografi, sejarah, dan kebudayaan

Zaman ini ditandai dengan banyaknya peradaban Barat memasuki Bengkulu ,
terutama ialah ; modal dan skill atau pengetahuan , ketrampilan teknik modern .
... Masyarakat Bengkulu itu suatu masyarakat Islam yang sebenarnya ( 12 , p .

MERDEKA BELAJAR

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut beliau, pembelajaran harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Beliau menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. Adapun konsep dari Merdeka Belajar adalah: 1) Dihapuskannya Ujian Nasional (UN) yang digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. 2) Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dikembalikan kepada pihak sekolah. 3) Membentuk siswa yang kompeten, cerdas untuk SDM bangsa, dan berbudi luhu

... Model-Model Pembelajaran Berbasis Digital, Perencanaan Sumberdaya Manusia, ... Media Pembelajaran Transformatif, Era Baru Manajemen Pendidikan, ...

Hadis Ahkam

Perkawinan, Nafkah, Hadanah, Waris, Wasiyat dan Peradilan

Hadis merupakan sumber hukum kedua sesudah Alquran yang merupakan pedoman hidup beragama, berumah tangga, bermasyarakat dan bahkan hadis sebagai sumber inspirasi bernegara. Nabi Muhammad saw bersabda: “ Aku tinggalkan untuk kamu dua pusaka yang seandainya berpegang teguh kepada keduanya, kamu tidak akan sesat selama-lamanya, yaitu Alquran dan sunnah (hadis) Rasulullah saw. Oleh sebab itu sebagai seorang muslim yang baik dan bijaksana sudah seharusnyalah bukan saja membaca Alquran saja, tetapi juga hadis-hadis Nabi saw. Jumlah hadis-hadis Nabi saw cukup banyak, ratusan dan bahkan ribuan yang tersebar dalam ratusan kitab hadis. Dalam buku ini penulis mengambil hadis-hadis yang berkaitan dengan masalah hukum perkawinan, nikah, talak, rujuk, nafkah, hadanah, radaʿah, waris, waiyat, hakim dan adab mengadili perkara dan lain-lain. Buku ini cocok untuk para mahasiswa jurusan hukum Islam dan dapat juga dibaca oleh semua kalangan, baik itu pelajar, mahasiswa, muballig dan orang-orang yang ingin mendalami hukum Islam melalui hadis Rasulullah saw.

Hadis merupakan sumber hukum kedua sesudah Alquran yang merupakan pedoman hidup beragama, berumah tangga, bermasyarakat dan bahkan hadis sebagai sumber inspirasi bernegara.

Pendidikan Kewarganegaraan

Mata kuliah ini membahas tentang masalah kontekstual Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan sikap positif dan menampilkan perilaku yang mendukung semangat kebangsaan dan cinta tanah air, Uang Poera, 1So, M. mengembangkan sikap positif dan menampilkan perilaku yang mendukung demokrasi berkeadaban, dan juga mengembangkan sikap positif dan menampilkan perilaku yang mendukung kesadaran hukum dan keragaman.

Mata kuliah ini membahas tentang masalah kontekstual Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan sikap positif dan menampilkan perilaku yang mendukung semangat kebangsaan dan cinta tanah air mengembangkan sikap positif dan menampilkan ...

Perencanaan Pembangunan Daerah: Pendekatan Pertumbuhan Ekonomi, Disparitas Pendapatan dan Kemiskinan

Buku ini merupakan ringkasan dari penelitian mengenai Determinan Pertumbuhan ekonomi, disparitas pendapatan dan kemiskinan di Kabuptan/Kota Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan hasil temuan beberapa hal yang digunakan untuk kepentingan praktis pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi yaitu: 1) Menjadikan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, diperlukan kebijakan yang mengatur besaran investasidan kegitan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur. Kebijakan pesebaran investasi selain untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi bari di Kabupaten/Kota juga akan mendorong terjadinya pemerataan pendapatan antar kabupaten/kota di Jawa Timur, 2). Secara subtansial penurunan jumlah penduduk miskin akan lebih cepat dikurangi jika kabupaten/kota mampu mendorong peretumbuhan ekonomi yang tinggi, memacu produktivitas sektor pertanian dan penggunaan tenaga kerja terdidik yang semakin berkualitas, 3). Mengingat perbedaan potensi dan kemampuan ekonomi antar daerah kabupaten/kota jawa timur, maka strategi pembangunan setidaknya diarahakan empat hal yaitu; Pertama, pada kabupaten/kota kategori sektor industri dan jasa. Kedua, pada daerah kabupatken/kota yang termasuk karakteristik maju tertekan, program pembangunan diarahkan pada pemecahan persoalan yang menyebabakan pertumbuhan daerah ini tertekan, misalnya melakukan perubahan aktifitas ekonomi atau mengubah komoditi unggulan pada daerah tersebut. Ketiga, pada kabupaten/kota yang masih dapat berkembang pesat, kebijakan pembangunan diarahkan pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dengan memanfataakanpotensi ekonomi serta menciptakan iklim investasi yang kondusif sehingga daya saing daerah menjadi meningkat, Keempat, pada kabupaten/kota yang termasuk kategori daerah tertinggal, prograkm pembangunan dan aktifitas ekonomi diarahkan pada upaya penyediaan lapangan kerja melalui pemanfaatan tekonologi padat karya yang berbasis pada sektor pertanian.

Buku ini merupakan ringkasan dari penelitian mengenai Determinan Pertumbuhan ekonomi, disparitas pendapatan dan kemiskinan di Kabuptan/Kota Provinsi Jawa Timur.