Sebanyak 427 item atau buku ditemukan

Produk Kreatif dan Kewirausahaan Teknik Kendaraan Ringan SMK/MAK Kelas XII

Buku ini disusun dengan memperhatikan Struktur Kurikulum SMK berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi spektrum PMK 2018 dan jangkauan materi sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar untuk kelompok C3 Kompetensi Keahlian. Buku ini diharapkan memiliki presisi yang baik dalam pembelajaran dan menekankan pada pembentukan aspek penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Materi pembelajaran disajikan secara praktis, disertai soal-soal berupa tugas mandiri, tugas kelompok, uji kompetensi, dan penilaian akhir semester gasal dan genap. Buku ini disusun berdasarkan Pemendikbud No 34 tahun 2018 Tentang Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK, pada lampiran II tentang standar Isi, lampiran III tentang Standar Proses dan lampiran IV tentang Standar Penilaian. Acuan KI dan KD mengacu pada Peraturan Dirjen Pendidikan Dasar Dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan No: 464/D.D5/Kr/2018 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar. Berdasarkan hasil telaah ilmiah, buku ini sangat sistematis, bermakna, mudah dipelajari, dan mudah diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Ditinjau dari aspek isi, buku ini cukup membantu siswa dalam memperkaya dan mendalami materi. Pemakaian buku ini juga dapat menantang guru untuk berinovasi dalam pembelajaran sesuai konteks di kelas masing-masing.

Buku ini disusun dengan memperhatikan Struktur Kurikulum SMK berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi spektrum PMK 2018 dan jangkauan materi sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar untuk kelompok C3 Kompetensi Keahlian.

Microteaching

USA. Monograph on microteaching, a new teaching method developed at stanford university for teacher training in specific supervisory and teaching skills, based on group work and simulation techniques.

Konsep dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Rendah: Bintang Pustaka

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah masih jarang ditemui di lingkungan perguruan tinggi, khususnya pembelajaran di kelas rendah yakni kelas 1 sampai kelas 3. Materi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah msih bersifat umum, sehingga di dalam praktiknya mahasiswa menerapkan metode dan model sama dengan mata pelajaran yang lain. Dengan adanya kurikulum 2013 yang sekarang digunakan bahasa Indonesia menjadi penghubung mata pelajaran yang lain dengan menerapkan beberapa pendekatan dan menggabungkan empat keterampilan dalam berbahasa.

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah masih jarang ditemui di lingkungan perguruan tinggi, khususnya pembelajaran di kelas rendah yakni kelas 1 sampai kelas 3.

Hubungan industrial di Indonesia

Industrial relations and welfare in Indonesia; includes Indonesian law on labor union, presidential and ministrial decrees with reference to wages, hours of work, conditions of employment and labor disputes.

Industrial relations and welfare in Indonesia; includes Indonesian law on labor union, presidential and ministrial decrees with reference to wages, hours of work, conditions of employment and labor disputes.

Model-Model Kuantitatif untuk Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah: Konsep dan Aplikasi

Buku ini tidak saja membahas konsep dasar pemahaman berbagai metode kuantitatif tersebut tetapi juga dilengkapi dengan aplikasinya dalam proses perencanaan pembangunan ekonomi daerah. Aplikasi yang disajikan dalam buku ini benar-benar contoh kasus dari dunia nyata.

Buku ini tidak saja membahas konsep dasar pemahaman berbagai metode kuantitatif tersebut tetapi juga dilengkapi dengan aplikasinya dalam proses perencanaan pembangunan ekonomi daerah.

Manajemen Pembelajaran

Sistematika buku “Manajemen Pembelajaran” ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 11 Bab yang dibahas secara rinci dalam pembahasan mengenai konsep dasar manajemen pembelajaran, diantaranya: Pengantar Manajemen Pembelajaran, Teori Belajar, Paradigma Pembelajaran Bermakna, Perencanaan Pembelajaran, Pengorganisasian Pembelajaran, Motivasi Belajar, Kepemimpinan dalam Pembelajaran, Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran, Peningkatan Mutu dalam Pembelajaran, Manajemen Sarana dan Prasarana Pembelajaran, Model Pembelajaran Untuk Membangun Struktur Berpikir (Defragmentasi) Siswa.

Buku ini terdiri atas 11 Bab yang dibahas secara rinci dalam pembahasan mengenai konsep dasar manajemen pembelajaran, diantaranya: Pengantar Manajemen Pembelajaran, Teori Belajar, Paradigma Pembelajaran Bermakna, Perencanaan Pembelajaran, ...

Manajemen Strategik

dijelaskan secara rinci dalam pembahasan mengenai: 1. Konsep Dasar Manajemen Strategik 2. Model Manajemen Strategik 3. Analisis Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan 4. Evaluasi Faktor Eksternal 5. Evaluasi Faktor Internal 6. Strategi Level Korporat, Bisnis, dan Fungsional 7. Analisis Strategi (SPACE, BCG, IE, GS, dan QSPM) 8. Implementasi Strategi 9. MSDM Strategik 10. Manajemen Strategik Pada Proses Operasional 11. Keuangan dan Pemasaran Strategik 12. Evaluasi dan Kontrol Strategi

dijelaskan secara rinci dalam pembahasan mengenai: 1. Konsep Dasar Manajemen Strategik 2. Model Manajemen Strategik 3. Analisis Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan 4. Evaluasi Faktor Eksternal 5. Evaluasi Faktor Internal 6.

Bimbingan Konseling di Sekolah

Bimbingan dan Konseling hari ini dalam kenyataannya belum menjadi keutamaan di sekolah-sekolah, terlebih pada sekolah-sekolah di daerah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur. Argumentasi utamanya adalah masih kurangnya tenaga Guru apalagi yang memiliki kualifikasi khusus untuk disiplin ilmu Bimbingan dan Konseling. Dalam pengalokasian waktupun, jelas terlihat tidak banyak sekolah yang menyiapkan jam untuk Bimbingan dan Konseling. Istilah yang bisa menjelaskan situasi ini adalah Bimbingan Konseling masih menjadi pelajaran kelas dua (Second cllass). Boro-boro menyiapkan konselor atau guru BK, untuk guru mata pelajaran saja masih kesulitan. Bukan hal yang mengejutkan jika di NTT kita masih menemukan di satu Sekolah Dasar dengan enam rombongan belajar hanya terdapat dua orang guru, termasuk Kepala sekolah. Tentu menyiapkan tenaga khusus untuk menengani Bimbingan dan Konseling dalam kondisi seperti ini, sangat jauh dari kenyataan.

Bimbingan dan Konseling hari ini dalam kenyataannya belum menjadi keutamaan di sekolah-sekolah, terlebih pada sekolah-sekolah di daerah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur.

Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar : Teori dan Aplikasi Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling Belajar.

Judul :Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar : Teori dan Aplikasi Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling Belajar. Penulis : Fuadi Totok Agus Suryanto, M.Si Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 185 Halaman ISBN : 978-623-68729-7-0 Bimbingan dan konseling belajar merupakan proses pemberian bantuan yang dilakukan via wawancara konseling oleh konselor kepada peserta didik, atau suatu interaksi atara konselor dan konseli secara face to face atau lainnya untuk membantu memahami, menganalisa dan mengatasi masalah sehingga kemudian konseli dapat berkembang secara optimal. Setiap manusia memiliki permasalahan-permasalahan pada dirinya, baik pribadi, kelompok, sosial, belajar maupun karier. Namun jamak manusia yang tidak dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut, sehingga diperlukan bantuan dari seorang di luar dirinya yang disebut konselor. Lebih khusus lagi, bimbingan dan konseling belajar merupakan proses pemberian bantuan terhadap peserta didik yang sedang mengalami gangguan atau permasalahan-permasalahan pada dirinya sehingga hal itu dapat menghambat terhadap proses pembelajaran secara maksimal. Sementara itu, tujuan bimbingan konseling secara umum, yaitu untuk membantu individu dalam mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan yang dimilikinya, berbagai latar belakang yang ada sesuai dengan tuntutan positif lingkungan. Tujuan bimbingan konseling secara khusus, yaitu penjabaran dari tujuan secara umum yang dikaitkan langsung dengan permasalahan yang dialami oleh peserta didik, dari aspek pribadi, sosial, belajar dan karier. Buku ini berusaha menggambarkan tentang bimbingan dan konseling belajar mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga pendidikan di Perguruan Tinggi, serta tidak luput juga bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus, dan yang terakhir e-counseling yang lagi ngetren akhir-kahir ini.

Judul :Memahami Bimbingan dan Konseling Belajar : Teori dan Aplikasi Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling Belajar.