Sebanyak 38 item atau buku ditemukan

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani 2017 Implementasi Model Pembelajaran Penjas dan Modifikasi Alat Belajar

Pemilihan tema seminar tersebut dilandasi oleh ketidak sesuaian pemilihan dan penggunaan model pembelajaran dengan ketersediaan sarana dan prasarana belajar. Sebab tidak bisa dipungkiri, sarana dan prasarana yang ada dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif seringkali kurang mendukung, khususnya alat-alat olahraga. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya pendanaan dari pihak sekolah, dan guru olahraga yang kesulitan mengembangkan alat pembelajaran olahraga. Melalui pengembangan alat olahraga maka peserta didik akan merasa tertarik terhadap proses belajar mengajar dengan berbagai macam alat pembelajaran yang telah dimodifikasi. Maka dari itu untuk memaksimalkan keterbatasan alat pembelajaran, perlu adanya peningkatan wawasan guru olahraga sehingga menjadi lebih kreatif dan inovatif. Harapannya proses pembelajaran lebih efektif, kreatif, dan inovatif, tanpa harus memikirkan sarana dan prasarana yang kurang tersebut.

Pemilihan tema seminar tersebut dilandasi oleh ketidak sesuaian pemilihan dan penggunaan model pembelajaran dengan ketersediaan sarana dan prasarana belajar.

Manajemen Pelayanan Publik:

Peduli Inklusif Dan Kolaborasi

Setelah kurang lebih satu tahun buku ini diterbitkan, Alhamdullilah buku ini dicetak ulang. Penulis bersyukur bahwa gagasan yang disam­ paikan dalam buku ini memperoleh sambutan yang baik dari para maha­ siswa, pemerhati, dan pakar adrninistrasi publik. Ketika buku ini dicetak ulang penulis mencoba memperkaya pembahasan berbagai isu yang ada di Bab I Mengembangkan Sistim Pelayanan Publik Dalam Negara Kesa­ tuan Yang Desentralistik dan Bab V Manajemen Kolabatif: Kemitraan Antara Pemerintah dan Lembaga Non-Pemerintah. Sedangkan Bab-Bab lainnya tidak mengalami perubahan. Revisi Bab I dilakukan untuk memperkaya analisis penulis ten tang pembagian urusan pemerintahan terkait dengan peran pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Pembagian urusan pemerintahan sampai sekarang masih menjadi pekerjaan rumah yang belum dapat diselesaikan oleh pernerintah dalam mendukung pelaksanaan desentra­ lisasi dan otonorni daerah. Kerancuan pembagian urusan antara susunan pemerintahan menjadi salah satu sumber masalah dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang efisien, efektif, dan akuntabel. Perubahan dalam Bab ini dilakukan untuk memperjelas pendapat penulis mengenai bagai­ mana seharusnya pembagian urusan dalam penyelenggaraan pelayanan dilakukan antara pemerintah, provinsi, dan kabupaten/kota dilakukan. Perubahan juga dilakukan dalam diskusi ten tang standar pelayanan mini­ mal (SPM). Dalam revisi ini penulis menambahkan penjelasan tentang berbagai sumber kegagalan implementasi SPM dan bagaimana seharus­ nya perbaikan substansi dan strategi implementasi SPM dilakukan. Revisi Bab V dilakukan untuk menambah penjelasan ten tang pengembangan manajemen kolaboratif, yang didalam edisi yang pertama masih sangat minimal. Dalam edisi kedua ini penulis menambahkan penjelasan tentang bagaimana pemerintah dan manajer sektor publik seharusnya memilih mitra kerjasama.

Jumlah sekolah di daerah tertinggal sangat terbatas sehingga masyarakat di sana ... pendidikan Banyaknya sarana dan prasarana pendidikan yang sudah rusak, ...

Dakwah dan etika politik di Malaysia

Bab 18 Dakwah - Politik Abdul Rauf Ali Fansuri Al - Singkili Mohd Syukri Yeoh
Abdullah n KEMASUKAN Islam ke Nusantara telah membawa anjakan
paradigma dalam kehidupan masyarakat Melayu . Ajaran murni Islam telah
meningkatkan ...

Toward Our Reformation: From Legalism to Value-Oriented Islamic Law and Jurisprudence

It is the author’s contention that at the heart of the Muslim predicament lies ignorance and/or lack of commitment to core Islamic values, thus what is advocated throughout this work is a return to what is termed a “value-oriented” approach. We further learn that with the passage of time what we today consider to be the Shariah is in effect an original hub enveloped in a labyrinthine shroud of scholastic views and deductions hindering Muslim development, and to rely on fraudulent hadith and fallacious implementation of hudud law is not only to betray the spirit of the Qur’an and the Prophet’s message, but a disastrous exercise. Consequences being blatant abuse of the Muslim populace under cover of implementing a bogus Shariah. This abuse and misapplication is explored throughout the work.

He has challenged the validity of the classifications of Hadith and Hadith
collection methods as well. Dr. Farooq,s studies are very valuable for
contemporary Islamic scholars as well as the inquisitive reader. He has brilliantly
portrayed the ...

Islamic Law

He emphasized on the purpose of law . According to him , law cannot properly be
understood without reference to its specific purpose . Considering it as an
enterprise subjecting human conducts to the guidance of rules sees the general ...

Hukum perdata Islam di Indonesia

studi kritis perkembangan hukum Islam dari fikih, UU no. 1/1974, sampai KHI

Critics on Islamic civil law regarding with Muslim marriage in Indonesia.

13 Abdul Manan , Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan
Agama , ( Jakarta : Yayasan Al - Hikmah , 2001 ) . , h . 278 . 20 Ahmad Rafiq , op .
cit , h . 212 Hukum Perdata Islam di Indonesia.