Sebanyak 140 item atau buku ditemukan

Mengungkap Filsafat Pendidikan di Balik Kurikulum Merdeka

Buku ini mencoba merangkum berbagai filsafat pendidikan dalam konteks Kurikulum Merdeka. Berbagai aliran filsafat pendidikan seperti vitalisme, eksistensialisme, dan humanisme, berperan penting dalam membentuk metode dan teknik pendidikan. Masing-masing aliran memberikan perspektif yang berbeda dalam menyampaikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik. Filsafat pendidikan juga berfungsi sebagai panduan untuk mengatasi masalah-masalah pendidikan dengan prinsip-prinsip filosofis. Secara umum, filsafat pendidikan dibagi menjadi dua: progresif, dipengaruhi oleh Dewey dan Rousseau, dan revolusioner, yang menyoroti hubungan sekolah dengan masyarakat dan kekuasaan dalam proses tersebut. Landasan filsafat pendidikan mencakup gagasan tentang hakikat manusia, pengetahuan, nilai-nilai, dan perilaku yang dianut oleh lembaga pendidikan.

Buku ini mencoba merangkum berbagai filsafat pendidikan dalam konteks Kurikulum Merdeka.

Hukum adat

hak menguasai negara atas sumber daya alam kehutanan dan perlindungan terhadap masyarakat hukum adat

On government regulations regarding management of natural resources by adat law communities in Indonesia.

On government regulations regarding management of natural resources by adat law communities in Indonesia.

Kewirausahaan

Mengandalkan pemerintah dalam menyiapkan lapangan kerja baru sangatlah berat. Begitu juga dengan mengandalkan para investor baik investor luar negeri dan dalam negeri untuk melakukan investasi di Indonesia membutuhkan waktu. Untuk itu, sektor pendidikan mempunyai peran yang strategis untuk mengubah pola pikir mahasiswa atau mindset mahasiswa agar berorientasi mencipatkan lapangan kerja atau job creator bukan sebagai pencari kerja atau job seeker. Sayangnya, lulusan perguruan tinggi banyak yang didoktrin oleh orang-orang terdekat setelah lulus dari bangku kuliah untuk menjadi pekerja pada instansi tertentu seperti menjadi PNS, pegawai bank, dan pegawai kantoran lainnya. Pilihan ini tidaklah salah. Namun bangsa kita membutuhkan orang-orang atau lulusan perguruan tinggi yang mempunyai skill tinggi dan tumbuh wirausahawan-wirausahawan muda yamg kreatif dan innovatif untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Itulah peran mendasar dalam penulisan buku ajar ini. Dalam kerangka itu, pihak universitas mempunyai peranan penting dalam mentransfortasi menjadi universitas berbudaya enterpreneur, yang terealisasi dalam bentuk penyediaan ruang dan kurikulum akademis sedemikian rupa sehingga ilmu dan semangat kewirausahaan pada kalangan mahasiswa tertanam dan berkembang kuat pada mindset masing-masing mahasiswa. Kami berharap buku ajar ini dapat mendukung terwujudnya visi tersebut dengan dipakai sebagai pedoman mahasiswa untuk mata kuliah kewirausahaan.

Kami berharap buku ajar ini dapat mendukung terwujudnya visi tersebut dengan dipakai sebagai pedoman mahasiswa untuk mata kuliah kewirausahaan.